Midnight Couple : War Between Two Worlds

Midnight Couple : War Between Two Worlds
Prelude to war in two world


__ADS_3

Satu hari setelah pemakaman Akito, Toshio dan Kyoko pergi ke kantor Akito untuk memeriksa kantor nya. Para pegawai yang tadinya anak buah Akito langsung memberi jalan bagi Toshio dan Kyoko yang di anggap sebagai pewaris Gonzo group. Begitu sampai di dalam kantor Akito, mereka langsung memeriksa semua berkas dan laptop yang ada di dalam ruangan.


“Pesan terakhir aniki, kita harus hentikan mereka, semua nya ada di kantor, tapi dimana ?”


“Kita cari dulu saja Toshi san, sedang coba membuka laptop nya.”


“Baik, aku akan coba mencari di brangkas dan di lemari lemari.”


“Nanti kalau aku sudah berhasil membuka laptopnya aku panggil ya….”


“Ok istri ku…”


Mereka terus mencari petunjuk sekecil apapun yang ada berada di kantor Akito. Tak lama kemudian Kyoko berhasil membuka password laptop yang ternyata adalah tanggal lahir Toshio dan mulai memeriksa isinya. Setelah menemukan apa yang dia cari, dia langsung memanggil Toshio,


“Toshi san, aku menemukan nya, file penelitian lengkap tentang pintu di hutan aoki gahara, penelitian tubuh dua demon terkuat yang ada di sana, data penggabungan dna manusia dan demon dengan teknologi clone, pengembangan virus mematikan sebagai senjata biologis ada semua di sini.”


“Bagus Kyoko, laptop nya akan kita bawa, sementara di backup saja dulu takut hilang.”


Kyoko terus memeriksa file file itu sambil mengcopy nya, kemudian dia menemukan satu folder yang tidak bisa di buka karena di beri password. Dia langsung mencopy nya untuk di backup dan meminta orang yang ahli untuk membuka folder itu di laptop. Setelah itu dia membuka folder terakhir dan dia terkejut melihat nya.


“Toshi san, sini, cepat lihat gambar ini…..”


Toshio langsung mendekati Kyoko dan berdiri di belakang nya sambil melihat laptop. Yang di buka Kyoko adalah foto ruangan bawah tanah di rumah Matsuoka yang pernah mereka lihat dan di sebelah nya foto yang sama di rumah Gonzo.


Keterangan yang di tulis di file terpisah menceritakan mengenai sejarah dua orang samurai mengalahkan dua orang manusia abadi yang dahulu kala membuat kacau dunia. Kedua manusia itu di namakan oleh manusia jaman dulu dengan nama yang ambil dari nama dewa dewi pencipta di  jepang, yaitu Izanagi dan Izanami karena dianggap mirip.


Kedua manusia itu di kurung di dua tempat di jepang, satu di pulau utama dan satunya di pulau ke tiga. Dua samurai yang menangkap mereka, di tugasi mengawasi mereka, nama mereka adalah Gonzo Hijiri dan Matsuoka Kyosei, kedua samurai ini tidak tertulis di dalam sejarah karena dianggap hanya dongeng dan legenda. Kedua samurai ini membawa mereka secara terpisah dan menugaskan  keluarga nya untuk menjaga dan mengurus nya secara turun temurun.


Jauh setelah kedua samurai itu meninggal, pada tahun 230 masehi, salah satu dari dua manusia abadi itu terlepas dan dia langsung melanglang buana ke seluruh dunia, selain untuk mencari pasangan nya, juga untuk menjalankan rencananya. Tahun 1949 manusia itu hilang dari peredaran dan kembali ke jepang tahun 1994 kemudian berhasil di tangkap dan di kurung kembali oleh keluarga Gonzo yang merupakan keturunan salah satu dari dua samurai yang menangkap mereka pada awal nya.


“Hmm waktu dia menghilang menurut catatan ini, berarti dia sedang di dunia demon, waktu nya juga pas setelah perang dunia ke 2 dan kita juga baru di buang ke sana…" Gumam Toshio.


“Benar dan kembali ke jepang 1994 berarti sekitar 10.000 tahun yang lalu di dunia demon, persis setelah kita mati dan Draco memusnahkan manusia. ” Balas Kyoko.


Mereka melanjutkan membacanya, Karena takut manusia itu terlepas lagi dan membuat kacau dunia, pemimpin keluarga Gonzo dan Matsuoka bertemu kemudian memutuskan untuk mengambil sedikit bagian tubuh dua manusia abadi itu untuk melakukan ritual yang bisa memindahkan separuh jiwa manusia ke dalam sebuah benda. Dari yang laki laki di ambil darah nya menggunakan pisau dan yang wanita di ambil rambut nya sedikit yang kemudian di bundel menjadi satu.


Kemudian di lakukan ritual kedua agar seluruh kekuatan dua manusia itu berpindah ke kedua barang yang sudah ada separuh jiwa mereka di dalam nya. Setelah itu kedua benda itu di simpan di tempat terpisah. Untuk mengamankan daerah di sekitar kedua barang itu, kedua keluarga  tersebut  berusaha menjadi besar dan akhirnya menjadi dua keluarga yang berpengaruh di dunia Yakuza jepang.


“Berarti papa mu membeli tanah keluarga ku karena hal ini….”


“Iya benar dan Sharon mengerti maksud nya.........kelanjutan nya sudah tidak usah di bicarakan." Kyoko pun menjadi geram.


"Aku mengerti......" Toshio langsung merangkul Kyoko untuk menenangkan nya.


Setelah itu, Kyoko membuka file lanjutan nya dan di sana tertulis hasil laporan proses pemindahan otak dua manusia itu ke dalam tubuh bernama Kirishima Haruka dan Kirishima Yuuta ketika tubuh itu masih berumur 5 tahun sebagai percobaan awal sebelum pemindahan otak manusia ke clone yang di buat dari penggabungan dna manusia dan demon. Baru setelah nya tercatat laporan ,dengan kecanggihan teknologi, mereka berhasil membuat clone tanpa memindahkan otak melainkan memindahkan ingatan ke otak buatan.


Lalu di sana juga tercantum pemeriksaan kesehatan rutin Haruka dan Yuuta sampai mereka berumur 15 tahun. Di laporan itu juga tertulis, peneliti sedang berusaha membuat salinan tubuh kedua demon terkuat untuk di jadikan wadah bagi jiwa dan pikiran Haruka dan Yuuta,  penelitian itu sudah berhasil.


Untuk proses pemindahkan nya masih terhambat, karena sesuai permintaan dari Haruka dan Yuuta, mereka mau pindah ke tubuh itu dalam keadaan utuh dan untuk itu di butuhkan kedua benda tadi untuk di teliti.


Setelah membaca semuanya, Toshio dan Kyoko pun tertegun, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka baca di laptop milik Akito, mereka pun tidak berani membayangkan yang tidak tidak.


"Mereka benar benar Haruka dan Yuuta.......dan kenapa mereka bisa terlepas tidak tertulis di sini."


"Iya benar Toshi san, mereka orang yang sama dengan yang tinggal di sebelah apartemen kita...."


"Aku dan Sho besar bersama mereka.......huuuuh....dan aniki juga jadi korban mereka."


"Toshi san.....aku mengerti perasaan mu......tapi kamu harus fokus pada saat ini, fokus pada ku."


"Aku tau Kyoko....aku tau......Terima kasih kamu selalu di samping ku." Toshio menggenggam tangan Kyoko yang gemetar.


Mereka berdua pun langsung terdiam. Toshio dan Kyoko menyadari kalau musuh mereka ini bukan musuh sembarangan dan mereka sudah merancang matang matang semua tindakan mereka sejak lama.

__ADS_1


Selain itu, mereka juga baru saja mengetahui kalau benda yang mereka temukan itu adalah kunci untuk menyelesaikan ambisi musuh mereka dan betapa gawat nya kalau musuh mereka berhasil.


“Pisau dan rambut itu, untung kita tinggal di istana Irene….semoga tidak terjadi apa apa,”


“Iya benar suami ku, di istana harus nya kedua benda itu aman, bayangkan mereka masuk ke tubuh kita dengan kekuatan penuh mereka, jujur saja hal itu sangat mengerikan, Kita harus melindungi Irene."


"Kamu benar Istri ku, kita harus memastikan kedua benda itu aman. Jangan sampai Irene menjadi celaka karena benda benda itu."


"Benar suami ku, kita harus memastikan hal itu, demi Irene chan....kita harus kembali ke sana."


"Ya...kita akan kesana."


Selain mereka khawatir dengan Irene, mereka juga khawatir ada penyusup yang berhasil mengambil kedua benda tersebut dan memberikan nya kepada musuh mereka. Karena sekarang mereka tau betapa penting nya kedua benda itu.


“Aku khawatir selain Sharon dan Goro ossan adalagi anak buah mereka yang menyusup ke sini, untuk itu aku akan membubarkan group ini dan mengabungkan nya dengan group kita setelah di seleksi tentunya.”


“Kita bicarakan ini sama Sho san dan Suzu chan dulu….ayo kita kembali ke Kyushu. Kita harus beritahu mereka temuan kita ini.”


Mereka pun terdiam. Setelah semua berhasil di salin dan di pindahkan untuk di buat backup nya, mereka mengambil laptop itu dan membawanya. Setelah itu mereka terbang kembali ke Kyushu.


Setelah sampai mereka langsung ke kantor dan menemui Sho dan Suzu. Mereka meceritakan temuan nya dan memperlihatkan semuanya kepada Sho dan Suzu, kemudian Sho memanggil teknisi IT dan hacker untuk membuka folder yang di kunci itu. Setelah itu mereka pun duduk dan berdiskusi.


“Berarti benar benar mereka ya……”


“Iya Sho…..mereka benar benar Haruka dan Yuuta.”


Semua pun terdiam mendengarnya, Kyoko dan Suzu cemas melihat suami mereka masing masing yang memang mempunyai kenangan dari kecil dengan keduanya. Toshio dan Sho sadar akan kecemasan istri istri mereka. Toshio langsung mendekati Kyoko dan merangkul nya, begitu juga Sho yang langsung mendekati Suzu dan merangkul nya.


“Kyoko, kamu tidak usah khawatir, kenangan ku bersama mu, jauh lebih banyak daripada kenangan ku dengan mereka, kita sudah melewati beberapa jaman kan ?”


“Iya aku mengerti Toshi san, tapi biar bagaimana pun kamu pasti sakit hati sekali melihat semua ini…”


“Kalau sakit hati mungkin tidak, kalau kesal dan marah jelas iya…benarkan Sho ?” Toshio langsung menoleh kepada Sho yang sedang memeluk Suzu.


Kyoko dan Suzu pun lega mendengar jawaban suami suami mereka.


“Lagipula Kyoko, tidak usah khawatir, selamanya kita akan bersama dan lihat lagi blessing kita, hidup selamanya kan, berarti kita selamanya bahagia setelah ini.”


“Hehe kamu benar suami ku…..”


“Oi oi….kami juga kan….walau blessing berbeda tapi kata kata itu juga ada di keterangan nya, benar tidak Suzu chan….”


“Hehe iya suami ku…kita ber empat juga manusia setengah demon yang abadi……sama seperti dua manusia itu.”


“Makanya kita yakin semua akan baik baik saja, benar kan Suzu chan…” Tambah Sho.


“Iya benar….Sho san, suami ku….”


Kemudian wajah Toshio berubah menjadi serius,


“Sho, untuk bisnis keluarga ku di Tokyo, rencana ku akan ku lebur dengan perusahaan kita dan menjadi satu bendera, tapi aku berencana menyeleksi semuanya, jangan sampai kita kemasukan mata mata seperti Goro dan Sharon lagi.”


“Ok, untuk masalah itu aku ikut keputusan mu, sebab aku tidak mau ikut campur soal keluarga mu.”


“Dan satu hal lagi Sho, aku minta tolong kamu sementara urus dulu semua di sini, aku dan Kyoko akan pergi ke dunia demon untuk mengecek keadaan di sana dan memperkuat penjagaan istana, karena barang kunci yang mereka butuhkan ada di tangan kita. Sekaligus memastikan tidak ada mata mata yang masuk ke sana.”


“Baik, aku setuju, sudah berapa kali ku bilang, jangan sungkan terhadap ku dan Suzu, kita ber empat sudah menjadi keluarga….”


“Ya kamu benar Sho. Oh dan ini, aku membawakan kamu cermin, kita bisa saling berhubungan selagi aku dan Kyoko berada di sana, ini ciptaan Irene dan ternyata bisa di gunakan di sini.”


“Hmm begitu ya, baiklah, ku taruh di laci meja ku. Tapi kalau di buat lebih kecil supaya bisa di taruh di meja, bisa ?”


“Haaa baiklah, kamu pakai punya ku saja, ini…..”  Toshio mengambil sebuah cermin sebesar tablet 7 inch dari tas nya.

__ADS_1


“Nah kalau ini kan lebih gampang, thanks Toshi……”


Sho langsung memasang nya di meja kerja nya dan di hadapkan langsung ke kursi nya. Setelah itu dia kembali duduk di sebelah Suzu.


“Mereka pasti akan bergerak sekarang, saat ini kita tidak tahu apa yang akan mereka perbuat.”


“Ya benar, tapi saat ini kita di dukung pemerintah, mereka mendirikan fasilitas sendiri di gunung fuji dan tindakan mu memasang tembok di benua itu benar benar tepat Toshi, jadi bisa melindungi kedua belah pihak.”


“Semoga bisa terus begitu Sho. Saat ini aku yakin kita tidak punya celah untuk mereka masuk.”


“Dan kalau mereka tidak bisa masuk, mereka akan menyerang dengan frontal, hanya saja kita tidak tau kekuatan mereka seberapa besar.”


“Mudah mudahan masih bisa di atasi. Oh Kyoko tertidur……”


“Loh…dia sambil menggigit tangan mu ?”


“Hehe sudah biasa kalau ini…..dia menghisap darah ku.”


“Hahaha benar juga…..”


“Lalu…..kenapa Suzu chan  kamu tutupi matanya ?


“Karena seperti ikan, dia kalau tidur matanya tidak tertutup….hehe…”


“Hahaha ternyata begitu.”


Akhirnya mereka berdua tidak bisa bergerak karena kebiasaan tidur istri istri mereka.


Keesokan harinya, Toshio dan Kyoko pergi ke dunia demon dan memastikan keamanan di sana, sedangkan Sho dan Suzu mengurus perpindahan bisnis dan seleksi semua anak buah keluarga Toshio ke dalam group mereka.


Beberapa hari kemudian, Sho dan Suzu sedang berada di Tokyo untuk mengurus semuanya. Sho duduk di kantor Akito dan memeriksa semua berkas berkas di sana di bantu oleh Suzu. Lalu dia memanggil semua pimpinan bisnis yang setia kepada Akito untuk di tanya apakah ingin bergabung atau tidak, kalau mereka tidak mau bergabung maka semua pendanaan dan jaminan keamanan di cabut. Hampir separuh bisnis bisnis yang tadinya di bawah naungan Akito  memecahkan diri dan tidak mau bergabung. Sho melapor kepada Toshio mengenai hal ini dan Toshio tidak mempermasalahkan nya dan menyerahkan semuanya kepada Sho. Sebab Toshio sendiri sedang sibuk mengurus penjagaan  untuk kedua barang kunci yang di butuhkan musuh dan keamanan di gerbang fasilitas perbatasan dua dunia.


Setelah semua selesai, Sho menyalakan televisi di kantor dan duduk bersama Suzu di sofa untuk menonton nya. Tiba tiba sebuah berita darurat masuk,


“Berita darurat, hari ini pukul 3 sore, awan gelap berwarna ungu menyelimuti seluruh kota Tokyo, fenomena ini tidak hanya terjadi di Tokyo tapi di seluruh kota besar yang ada di dunia, para penduduk di harapkan tidak keluar rumah dan diam di dalam rumah, pemerintah masih menyelidiki penyebab fenomena ini. Sekian berita darurat.”


Sho dan Suzu langsung berdiri dan berjalan ke jendela untuk  melihat keluar, ternyata benar, di atas mereka di selimuti awan tebal dan gelap berwarna ungu. Tiba tiba mereka mendengar teriakan dari bawah, Sho dan Suzu langsung melihat ke bawah, ternyata di bawah banyak orang yang sudah berubah menjadi zombie dan memangsa orang orang sekitarnya yang berlarian. Tiba tiba ada berita susulan di televisi.


“Berita darurat, kota Tokyo di landa kepanikan, banyak orang kehilangan kesadaran dan langsung menyerang orang lain, kami mendapatkan info kalau di seluruh kota besar di dunia hal serupa terjadi, penduduk yang tidak punya kepentingan di himbau tidak keluar rumah, pemerintah masih mencari penyebab kejadian ini, sekian berita darurat.”


Sho dan Suzu saling menoleh dan melihat satu sama lain. Tiba tiba cermin di meja bergetar.


“Toshi…kamu lihat ini…..”


Sho menunjukkan keadaan di luar jendela, dari awan berwarna ungu dan zombie yang memangsa orang orang di sekitarnya.


“Ya Sho……kamu juga lihat kondisi di sini….”


Toshio pun menunjukkan kondisi dari balkon istana nya. Dari cermin terlihat kalau di dunia demon juga di selimuti awan gelap berwarna ungu dan banyak demon yang memangsa demon lainnya di luar istana.


“Serangan mereka sudah di mulai Sho…..”


“Benar Toshi…ini awal nya…dan terjadi di dua dunia…..”


“Sho, tolong atasi di dunia sana……”


“Toshi, tolong atasi di dunia sana….”


“Kita mulai…..” Kata keduanya


Setelah memerintahkan prajurit istana untuk mengevakuasi warga dan mengubungi raja Aries untuk memastikan keadaan di sana juga memerintahkan raja supaya mengevakuasi rakyat yang selamat masuk ke dalam istana, Toshio dan Kyoko terus melihat keadaan di bawah bersama dengan Irene dari balkon istana mereka sambil saling merangkul.


Sementara di Tokyo, setelah memerintahkan anak buah yang berada di Kyuhu siap siaga menolong yang selamat dan memerintahkan membuka gedung untuk orang orang yang selamat supaya masuk ke dalam di Tokyo, Sho dan Suzu melihat keadaan di jalan dari jendela kantor mereka sambil saling merangkul.

__ADS_1


Wajah Toshio, Kyoko, Sho, Suzu terlihat tegang dan marah. Perang yang menentukan nasib dua dunia pun di mulai.


__ADS_2