Midnight Couple : War Between Two Worlds

Midnight Couple : War Between Two Worlds
Suspicion ended for each other


__ADS_3

Tiga hari setelah mereka bertunangan, pagi pagi sekali, Kyoko sudah menyiapkan bento untuk dirinya dan Toshio. Dia juga sudah membuat kan sarapan untuk dia sendiri dan Toshio. Kyoko pun mengetuk kamar Toshio untuk membangunkan nya, karena tidak ada jawaban dia pun masuk ke dalam dan langsung menghampiri Toshio.


“Toshio san, bangun……sudah pagi.”


“Ummm……huah…pagi Kyoko chan…..”


“Sarapan sudah siap ya….”


Kyoko pun keluar dari kamar Toshio. Tak lama kemudian Toshio juga langsung bangun dan keluar dari kamarnya, dia langsung menuju ke kamar mandi untuk membasuh wajah nya dan sikat gigi. Setelah dia kembali ke kamar dan memakai seragam nya, dia langsung menemui Kyoko di meja makan.


Setelah selesai makan, Kyoko memberikan bento Toshio yang langsung menyimpan nya di tas. Mereka pun langsung keluar dari apartemen berdua. Sesudah mengunci pintu mereka langsung masuk ke lift dan turun. Mereka berdua langsung berjalan ke sekolah.


Kyoko langsung ke kelas nya dan duduk. Karena duduk nya di sebelah jendela dia terus melihat keluar jendela. Tak lama kemudian guru pengajar pun masuk.


“Hari ini ada murid pindahan baru yang akan bergabung di kelas ini…silahkan masuk.”


Pintu  pun di buka, kemudian masuklah seorang siswa laki laki yang sedikit kurus dan memakai kacamata.


“Silahkan memperkenalkan diri kepada kelas….”


“Perkenalkan nama ku, Kirishima Yuuta, mohon kerja sama nya.”


“Sudah ? apa ada pertanyaan untuk Kirishima kun ?”


Seluruh kelas pun diam dan tidak menjawab.


“Baiklah, Kirishima kun silahkan duduk di baris kedua dari belakang di barisan ke tiga ya.”


“Baik sensei.”


Yuuta pun langsung berjalan menuju tempat yang di tunjuk oleh guru pengajar dan langsung duduk di sana. Dia duduk persis di sebelah Kyoko yang berada di baris kedua dari belakang barisan ke empat.


“Salam kenal ya…..mohon kerjasama nya.”


Yuuta langsung menyapa Kyoko yang ada di sebelah nya. Kyoko menengok dan menjawab nya.


“Salam kenal…mohon kerjasama nya.”


Kelas pun di mulai, guru pengajar mulai mengajarkan pelajaran nya di depan. Kyoko terus melihat keluar jendela. Di luar, siswa kelas 2-1 sedang pelajaran olah raga di lapangan. Dia melihat Toshio yang sendirian di bawah pohon sambil menunggu giliran.


Mata nya tidak lepas dari Toshio yang akhirnya mendapat giliran untuk berlari keliling lapangan. Setelah selesai, Toshio pun kembali ke tempat nya dan duduk sambil mengelap wajah nya dengan handuk. Para siswi teman sekelas Toshio pun mulai duduk di sebelah kanan dan kiri nya, mereka mengajak Toshio berbicara.


“Huh…….”


Wajah Kyoko pun berubah menjadi cemberut melihat nya. Karena tidak mau melihat lebih lanjut dia pun melihat ke depan dan akhirnya menyadari kalau Yuuta sedang melihat ke arah nya.


“Kenapa Kirishima kun ?”


Kyoko merasa risih karena di lihat oleh Yuuta.


“Tidak apa apa, aku hanya merasa kita pernah bertemu ya….”


“Aku tidak merasa apa apa tuh….”


Kyoko kembali melihat ke lapangan. Dia berpikir lebih baik melihat Toshio daripada orang di sebelah nya. Di lapangan Toshio pun melihat ke arah kelas Kyoko dan pandangan mereka bertemu.


“Huh....dia melihat ke sini ngapain ?” Pikir Kyoko.


Toshio pun memberi kode dengan menunjuk kaos olah raga nya. Kyoko pun merasa heran, kemudian Toshio menunjuk nama yang ada di kaos olah raga yang dia pakai. Kyoko melihat nya dan ternyata kaos yang di pakai Toshio itu adalah kaos olah raga milik nya. Dia langsung buru buru membuka dan melihat isi tas nya, ternyata benar, kaos mereka tertukar, sedangkan habis ini kelas Kyoko juga ada pelajaran olah raga.


“Aduh…bagaimana ini ?”


Dia menoleh keluar lagi dan melihat Toshio santai saja memakai kaos nya. Dia hanya menunjukkan ke Kyoko kalau kaos mereka tertukar.


“Ya sudahlah….toh sudah bertunangan ini…” Pikir Kyoko


Pelajaran pun selesai, para siswi wanita langsung keluar menuju loker mereka untuk berganti pakaian. Kyoko pun membawa kaos milik Toshio dan langsung memakainya di loker. Kyoko langsung keluar dari ruang loker dan menuju lapangan. Di jalan dia bertemu Yuuta yang baru saja keluar kelas mau menuju lapangan. Yuuta langsung melihat nama yang tertera di kaos milik Kyoko. Kemudian dia menegur Kyoko.


“Um…kamu kenal dengan Yamishiki senpai ?”


Mendengar itu, Kyoko langsung menoleh melihat Yuuta.


“Iya, kenapa ? kaos kita tertukar tadi pagi….”


“Oh kamu tinggal bersama Yamishiki senpai ?”


“Iya….apa ada masalah ?”


“Ah tidak, aku juniornya waktu di sekolah lama, kita sama sama club karate, sampai senpai di tangkap polisi karena di tuduh membunuh.”


“Hmm begitu….”


“Berarti Yamishiki senpai bersekolah di sini dong ?”


“Iya benar, dia di sini, di kelas 2-1…kenapa ?”


“Tidak apa apa….terima kasih ya…oh iya aku belum tau nama mu ya….”


“Matsuoka Kyoko….salam kenal.”


“Iya salam kenal Matsuoka san…”


Mereka pun langsung pergi kelapangan dan keluar. Kelas langsung berbaris dan mulai berlari keliling lapangan. Setelah selesai, Kyoko pun duduk di bawah pohon besar di pinggir lapangan. Tiba tiba Yuuta mendekati nya dan duduk di sebelah nya.


“Matsuoka san, kalau boleh tau, apa hubungan nya dengan Gonz eh salah Yamishiki senpai ?”


“Kamu barusan bilang apa ?”


“Apa ya ?


“Barusan kamu bilang Gonzo ? Kok kamu tau kalau dia sebenarnya bernama Gonzo ?”


“Iya…aku tau, sebab aku juga teman dengan Sho senpai yang mati terbunuh dan yang di tuduh Yamishiki senpai.”


“Huh…? Kamu bisa ceritakan semuanya ?”


Kemudian Yuuta langsung menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, sewaktu masih satu sekolah dengan Toshio. Sama seperti Toshio yang menceritakan kejadian nya kepada Kyoko, Yuuta juga mengatakan hal yang sama, ada seorang wanita yang sebelum nya sudah menghisap habis darah Sho dan kemudian tanpa sengaja Toshio memukul nya pada saat latih tanding.


“Aku melihat nya sendiri sebab, sewaktu kejadian aku sedang bersama Sho senpai.”


“Hmm berarti benar dong Toshio san tidak salah….” Pikir Kyoko.

__ADS_1


“Terus Kirishima kun ? lanjutkan ceritanya.”


“Aku melihat wanita itu berpakaian serba hitam dan matanya berwarna merah, taring nya panjang sampai aku tidak bisa bergerak melihat nya karena takut, dia langsung mendekati Sho senpai yang saat itu melawan dan menggigit nya.”


“Hm kenapa ciri ciri nya sama dengan ku……” Pikir Kyoko.


“Waktu itu aku mengatakan kepada sensei kalau senpai tidak salah bahkan aku bersaksi waktu senpai di adili, tapi tidak ada yang percaya padaku.Beberapa kali aku mengunjungi senpai di tahanan sampai akhirnya dia di tusuk oleh teman satu sel nya dan meninggal. Tapi kemudian aku mengetahui kalau dia koma dan di rawat di rumah sakit, sejak itu aku tau kalau dia berganti nama dari Gonzo ke Yamishiki. Kalau boleh tau apa hubungan Matsuoka san dengan senpai ? karena aku risih bercerita hal ini.”


“Um….aku baru jadi tunangannya tiga hari yang lalu…..”


“Hah begitu rupanya, pantas kaos kalian tertukar hahah….”


“Apa kamu mengenal keluarganya ?”


“Iya, aku beberapa kali main ke rumah senpai dulu bersama dengan Sho senpai.”


“Hmm begitu ya…apa ada yang aneh di keluarga nya, misal bisa berubah jadi makhluk besar warna merah gitu ?”


“Ah tidak ada hal hal seperti itu kok Matsuoka san, normal normal saja…..”


“Begitu ya….”


Kyoko pun berpikir kalau mungkin Toshio tidak ada hubungan nya dengan kematian ibu nya.


“Oh ya, aneki ku juga pindah ke sini bersama aku, dia juga kenal dengan Yamishiki senpai. Tapi hari ini dia tidak masuk karena mengurus pindahan di apartemen.”


“Kamu ada one chan ? kelas berapa ?”


“Dia kelas 2 sma, mungkin sekelas sama Yamishiki senpai hehe.”


“Wah seru dong hehe.”


Kelas olah raga akhirnya selesai, Kyoko dan teman sekelas nya menuju ruang loker dan berganti pakaian. Dalam hatinya dia mulai percaya kalau mungkin bukan Toshio pelaku pembunuhan ibunya. Dengan santai, Kyoko keluar dari ruang loker menuju kelas nya.


Jam makan siang, Kyoko naik ke lantai empat menuju kelas Toshio. Ketika sampai di depan kelas, dia melihat Toshio sedang berbincang bincang dengan seorang siswi perempuan berpenampilan yankee yang memakai banyak anting di telinga nya. Wajah nya cantik dan rambut nya di cat pirang, sama seperti Toshio.


“Huh…..enak enakan…..”


Dengan wajah cemberut Kyoko langsung masuk, dia langsung menarik meja di sebelah Toshio dan merapatkan ke meja Toshio. Dia langsung duduk di sebelah Toshio sambil menaruh bento nya di meja.


“Kyoko chan….kenapa wajah mu begitu ?”


“Tidak apa apa…..”


“Loh siapa ini Yamishiki kun ?”


“Um…dia ….”


Belum selesai Toshio bicara, Kyoko langsung menjawab nya dengan sedikit berteriak.


“Aku tunangan nya…..”


Seluruh kelas pun langsung menoleh ke arah Kyoko dan Toshio.


“Loh loh Kyoko chan….kenapa kamu malah pengumuman begitu….?”


“Biarin…..”


Kyoko terlihat ngambek sambil melipat tangan nya di dada dan membuang wajah nya ke samping,


“Kyoko chan, kenalkan, dia Kirishima Haruka…dia teman lama di sekolah lama dulu.”


“Oh….Kirishima ? berarti adik kamu…?


“Wah ternyata kamu sekelas Yuuta kun ya….iya dia adik ku…salam kenal ya.”


“Uh…iya salam kenal….”


“Hahaha tenang Matsuoka chan….calon suami mu aman….”


“Uh…….”


Wajah Kyoko pun langsung menjadi sangat merah dan dia menutup wajah nya dengan kedua tangannya.


“Oh ya…Toshio kun, tangan mu kenapa di perban ?”


“Ini ? aku habis terbentur pintu kemarin hahaha.”


Perban itu sebenarnya untuk menutupi bekas gigitan Kyoko supaya tidak terlihat oleh orang lain.


Melihat perban di tangan Toshio, Kyoko pun tersenyum senyum sendiri karena malu dan wajahnya bertambah menjadi sangat merah.


“Kirishima san, tadi kata adiknya kamu tidak masuk ?”


“Iya, tapi ternyata paket nya sudah datang semua, jadi aku langsung berangkat ke sekolah karena dekat.”


“Begitu ya…..berarti kelasnya di sini dong…”


“Iya aku sekelas dengan Toshio kun….kenapa ? kan sudah kubilang santai saja, calon suami mu aman hahaha.”


“Uh iya….”


“Jangan ledek dia terus Haru chan….”


“Hahah kamu sendiri juga jadi merah ya hahaha……senang aku jadinya pindah ke sini.”


“Haru chan…?” Pikir Kyoko.


“Toshio kun, kamu masih suka ke makam Sho ?”


“Iya, aku kadang kesana.”


“Aku sudah lama ga ke sana…..aku masih ga percaya dia sudah tidak ada.”


Haruka pun menunduk mengenang Sho yang katanya di bunuh oleh Toshio.


“Maaf, kalau saja waktu itu aku menolak sensei untuk berlatih tanding dengan nya….”


“Bukan salah mu Toshio kun, lagipula di saat kejadian Yuuta kun ada di dekat nya kan, mereka berdua kan lagi menunggu ku untuk makan siang bersama di atap.”


Toshio pun terdiam dan menunduk. Kyoko melihat semuanya itu dan di hatinya sekarang dia menjadi yakin kalau Toshio bukan pelaku pembunuhan ibunya. Tapi di lain sisi dia juga takut karena ciri ciri wanita yang membunuh sahabatnya mirip dengan dirinya.

__ADS_1


“Um…Haruka san, apa yang terbunuh itu lebih dari teman buat Haruka san ?”


“Iya Matsuoka san, dia kekasih ku…waktu itu aku memang janjian sama dia makan di atap karena kita kan tidak sekelas, Yuuta membawakan bekal ku juga yang tertinggal di rumah, makanya dia ikut ada di atas.”


“Aku tadi berbicara dengan Kirishima kun, menurut dia wanita itu memakai pakaian serba hitam, bertaring panjang, bersayap kelelawar dan bermata merah. Apa itu benar ?”


“Iya benar, bukan cuma Yuuta yang melihat nya, ada beberapa anak kelas lain yang bukan club karate melihat nya karena mereka juga di atap.”


Kyoko pun terdiam, kepalanya tertunduk. Wajah nya tiba tiba berubah menjadi sangat cemas dan bingung.


Toshio melihat Kyoko,


“Haru chan permisi ya…..Kyoko chan…bisa bicara di luar sebentar ?”


“Iya silahkan….”


Kyoko hanya mengangguk. Kemudian mereka pun keluar meninggalkan Haruka.


Toshio mengajak Kyoko ke atap yang tidak ada siapa siapa. Begitu sampai di atap,


“Kyoko chan, coba berubah….”


Kyoko langsung kaget mendengar permintaan Toshio dan mundur dengan wajah khawatir.


“Aku bukan mau apa apa, coba saja berubah….”


Karena tidak mengerti dan akhirnya dia merasa kalau Toshio mau melampiaskan kepadanya tidak masalah. Dia mencoba berubah.


Kyoko langsung heran karena dia tidak bisa berubah, kemudian dia melihat kedua tangannya dan masih berwujud sama seperti sebelum nya.


“Kok aku tidak bisa berubah ?”


“Nah benar, berarti yang membunuh teman ku dan keluarga ku bukan kamu Kyoko chan.”


“Hah…kenapa kamu yakin seperti itu ?”


“Tadi Haru chan bilang kalau dia janji makan siang dengan Sho di atap kan, jadi kalau kamu pelaku nya berarti kamu bisa berubah di siang hari.”


“Begitu ya…..”


Wajah Kyoko sedikit terlihat lebih tenang dari sebelum nya.


“Kalau Toshio san bisa berubah ga ?”


Toshio pun langsung mencoba nya dan dia tidak bisa berubah ke wujud demon nya.


“Aku juga tidak bisa…..”


“Huh….” Pikir Kyoko.


Dia langsung membaca lagi surat yang di berikan nenek nya di depan Toshio. Ternyata setelah di abaca lebih teliti, kalau ibunya di bunuh pada siang hari pada waktu tiba di bandara.


“Syukurlah…..”


Kyoko pun langsung menangis tersedu sedu begitu memastikan kalau bukan Toshio yang membunuh ibu nya. Melihat Kyoko menangis Toshio pun bingung, akhirnya dia menghampiri Kyoko dan memeluk nya. Kyoko langsung memeluk tubuh Toshio dan terus menangis. Toshio pun lega, karena Kyoko bukan lah pembunuh sahabat dan keluarga nya.


“Berarti…siapa pelaku nya…..” Pikir kedua nya.


Setelah tenang, Toshio pun duduk bersama Kyoko di samping nya.


“Kok Toshio san bisa tau kalau aku tidak bisa berubah siang hari ?”


“Baca lagi deskripsi Blessing of the Demon God…..”


Kyoko langsung membuka status nya dan membaca deskripsi nya.


“Ternyata ini…..”


“Ya benar…kita berdua hanya bisa memakai kekuatan kita di malam hari.”


“Aku mengerti sekarang…..”


“Lalu….kenapa kamu menangis…..”


Di tanya seperti itu oleh Toshio, Kyoko pun terdiam dan tidak menjawab.


“Ya sudah kalau tidak mau cerita, tapi sekarang aku jadi lega, kalau bukan kamu yang membunuh sahabat dan keluarga ku….”


Toshio melihat ke atas sambil menarik nafas panjang dan menghembuskan nya. Di wajah nya terlihat senyuman.


Kyoko yang melihat Toshio pun langsung melihat ke atas dan menarik nafas panjang.


“Sama aku juga lega…..”


“Maksud mu ?”


“Aku lega kalau bukan Toshio san yang membunuh ibu ku…..”


“Hah…kamu berpikir begitu selama ini ?”


“Nih baca…..”


Kyoko memberikan surat nya kepada Toshio, langsung saja Toshio membaca nya.


“Aku mengerti sekarang….tapi kenapa kamu mencurigai aku ?”


“Sekarang begini, yang bisa menandingi ku cuma kamu kan Toshio san….dan yang paling memungkin kan membunuh vampire ya kamu dong….”


Mereka berdua pun langsung terdiam.


“Benar juga ya……dan kalau membaca surat ini, sepertinya bukan ibu kamu juga yang membunuh keluarga ku, karena ada jarak di waktu terjadinya….ibu mu meninggal lebih dulu.”


“Iya benar…..”


“Dan di surat ini tertulis kalau ibu mu orang asing ?”


“Separuh asing….nenek pernah cerita kalau mama itu separuh inggris separuh jepang….”


Kemudian Toshio langsung mengamati Kyoko. Dia memperhatikan secara detail bentuk wajah dan tubuh Kyoko.


“Kok ga kelihatan di kamu ya……hanya bagian itu nya saja yang sepertinya berasal dari inggris karena aku dengar di sana besar besar….”

__ADS_1


“Haaaaaah maksud nya apa Toshio san…….”


Kyoko langsung memukul mukul Toshio yang tertawa. Setelah itu mereka mulai bercanda dan bersenda gurau sampai istirahat makan siang selesai. Walau begitu, di benak keduanya masih menyisakan pertanyaan, siapa pelaku sebenarnya dan kenapa.


__ADS_2