
Setelah mereka kembali ke fasilitas, Riho dan Satsuki takjub karena mereka baru melihat fasilitas seperti itu. Haga dan Kureha sudah menunggu mereka di pintu. Toshio dan Sho pamit kepada Kyoko dan Suzu, kemudian mereka langsung menuju ruang rapat bersama Haga dan Kureha. Setelah di runag rapat,
“Gimana Kureha san, apa kamu bisa memperbaiki jantung ini ?” Tanya Toshio.
“Aku bisa mengerjakan nya, tim ku pun sudah siap, hanya saja aku butuh beberapa komponen yang ada di kantor pusat.”
“Oh begitu, kebetulan kantor pusat sudah kita hancurkan…aku ceritakan alasannya.”
Toshio kemudian meceritakan semuanya kepada Kureha. Setelah mendengar hal itu, Kureha langsung mengerti. Rupanya alasan kenapa Kureha melarikan diri dari Tatsumoto dan pindah ke Yokomura karena bos nya yaitu Genai, berniat mengembangkan AI yang mengatur segalanya dari satelit di luar angkasa. Hal yang di usulkan oleh Genai sebenarnya bagus dan beguna bagi kehidupan manusia, tapi dengan teknologi yang ada saat itu, hal itu tidak mungkin dan membutuhkan waktu yang lama. Kureha menentang karena menurut nya mereka belum kuat untuk membuat hal seperti itu. Dia berselisih paham dengan Genai dan memutuskan untuk keluar.
Setelah itu, Kureha mengusulkan untuk mengambil komponen nya di kantor cabangm dekat taman Nakajima. Toshio dan Sho bersedia mengantar Kureha. Kemudian mereka langsung mencari Kyoko dan Suzu untuk berpamitan. Setelah berpamitan, mereka langsung pergi menuju kantor cabang Tatsumoto. Sementara itu, Kyoko dan Suzu melanjutkan mengantar Riho dan Satsuki berkeliling. Mereka bertemu Mio dan Ryuji.
“Kyoko ne ne, Suzu ne ne, mau kemana ?” Sapa Mio.
“Eh Mio chan….lagi mengantar teman keliling saja, mau ikut ?” Kyoko langsung memeluk Mio.
“Wah mau Kyoko ne ne….” Jawab Mio yang langsung menggandeng Kyoko dan Suzu.
“Mio chan, Ryuji kun, kenalkan, yang di sebelah kiri Tanaka Riho dan yang di kanan Nakano Satsuki.” Suzu memperkenalkan Riho dan Satsuki.
“Salam kenal, nama ku Asakura Mio.” Mio menunduk memperkenalkan diri.
“Salam kenal Asakura chan……” Riho balas menunduk.
“Oh jangan panggil Asakura, panggil Mio saja ne san.”
“Baik Mio chan….panggil aku Riho saja ya, jangan ne san….”
“Eh…kita seumur ?” Tanya Mio.
“Iya Mio chan, kita seumur….panggil aku Satsuki juga ya….”
“Ok Riho chan, Satsuki chan…….”
Ryuji pun maju mendekati Kyoko dan Suzu. Dia langsung bertanya.
“Kyoko ne san, Suzu ne san…..Toshio ni san dan Sho ni san kemana ?”
“Oh mereka sedang pergi mengambil komponen di kantor cabang sama Kureha san. Kenapa Ryuji kun ? tumben kamu cari mereka.” Tanya Kyoko.
“Aku mau tanding…….” Jawab Ryuji singkat.
“Wah nanti saja kalau mereka kembali….tapi kayak nya sulit deh, mereka sibuk solanya, sama aku saja mau ?” Tanya Suzu.
“Wah ga mau ne san…maaf.” Jawab Ryuji singkat.
Tanpa sadar, Riho dan Satsuki memperhatikan Ryuji. Kemudian mereka bertanya kepada Mio.
“Mio chan, yang laki laki itu siapa ?”
“Dia adik ku Ryuji, dia cari ni ni karena mau mengajak nya bertanding. Aku sudah bilang kalau ni ni sibuk, dia malah tanya ne ne hahaha….”
“Kamu kok panggil Kyoko chan dan Suzu chan ne ne ?” Tanya Satsuki.
“Loh, mereka kan berumur 17 tahun, kalau Toshio ni ni dan Sho ni ni 18 tahun….kita kan baru 15 tahun, benar ga ?”
“Haaah…..” Teriak Riho dan Satsuki.
“Kok ga kelihatan seperti umur 17, malah terlihat seperti umur 14 atau 15 ?” Tanya Riho.
“Yah mereka awet muda hehehe…tapi panggil biasa saja, nanti kalau mereka tau aku ngomong begini, mereka marah dan aku bakal repot.”
“Hahaha ok Mio chan.” Balas Satsuki.
Mereka lalu meneruskan jalan jalan nya. Sore menjelang malam, Toshio dan Sho kembali bersama Kureha dan beberapa anak buah nya. Mereka langsung membawa komponen nya menuju ruangan tempat tabung di simpan. Kureha dan anak buah nya mulai mengerjakan jantung untuk menghidupkan kembali Touma. Toshio dan Sho pergi menjenguk Hide yang belum sadar. Izumi tetap menunggu nya dengan setia. Setelah itu mereka makan malam bersama Kyoko, Suzu, Mio, Ryuji, Riho dan Satsuki.
Tiba tiba alarm berbunyi. Toshio dan Sho langsung keluar dari ruang makan. Kyoko dan Suzu tetap di ruang makan dan berjaga jaga. Ternyata penyebab nya dari ruang tempat tabung di simpan. Toshio dan Sho langsung masuk, mereka melihat Touma sudah hidup dan keluar tabung sambil memegang kedua kepalanya.
“Siapa aku….aku Touma….aku Hideaki….siapa aku……..” Teriak nya.
Toshio dan Sho yang masuk langsung berdiri di depan Kureha dan anak buah nya untuk melindungi mereka.
“Apa yang sebenarnya terjadi Kureha san ?”
“Aku menggabungkan kedua jantung itu, karena kebetulan jantung yang rusak itu, komponen nya sama persis seperti jantung yang masih hidup dan di jantung yang masih hidup aku pasang komponen baru. Tapi aku mengerti kenapa Touma kun bingung.”
__ADS_1
“Kamu kenal Touma san, Kureha san ?” Tanya Sho.
“Kenal, dia anak bos dulu dan biasanya dia punya teman perempuan...namanya Izumi kalau ga salah, anak dari Natsuki san.”
“Berarti kamu kenal Hideaki san juga dong, Kureha san ?” Tanya Toshio.
“Hideaki ? siapa itu, anak bos cuma Touma…”
Mendengar perkataan Kureha, Toshio dan Sho langsung saling menoleh. Kemudian Sho langsung lari keluar menuju kamar Hide.
“Ada apa sebenarnya bos ?” Tanya Kureha bingung.
“Nanti kujelaskan, sekarang bagaimana cara menghentikan dia.”
Toshio pun bersiap siap untuk berubah. Tiba tiba pintu ruangan terbuka, Irene menerobos masuk dan langsung mendekap Touma.
“Yosh yosh..kamu Touma, kamu bukan Hideaki…..tenang ya….”
Touma langsung melihat wajah Irene. Dia mulai menurunkan tangan nya dan langsung memeluk Irene.
“Mama…….”
Medengar itu, Toshio langsung tertegun, mulut nya menganga karena kaget.
“Mama ? Irene bisa jelaskan ?” Tanya Toshio.
“Eh ada papa….ah hahaha……”
“Bukan hahaha kan jawab nya……” Tanya Toshio lagi.
Setelah Touma tenang, mereka langsung duduk. Toshio langsung menelpon Kyoko dan Suzu supaya datang ke ruang tempat tabung. Kemudian Sho dan Izumi pun masuk ruangan, Izumi langsung mendekati Touma dan memeluk nya dari belakang. Setelah meminta Touma tidur lagi di tabung, Irene pun menghampiri mereka.
“Ok aku jelaskan, papa, mama, Sho san, Suzu san…..”
Irene pun bercerita, kalau sekitar 15 tahun yang lalu, kalau di dunia demon berarti 5500 tahun yang lalu, dia menemukan mayat dua orang perempuan yang membawa dua bayi, satu laki laki dan satu perempuan yang tersasar di dunia demon. Dua bayi itu separuh manusia dan separuh yokai, karena kedua ibu mereka adalah ogre (oni) dan wanita salju. Irene mengasuh nya sampai mereka berumur 10 tahun. Kemudian mereka tiba tiba menghilang. Irene mencari mereka sampai ke dunia manusia. Saat itulah Irene baru mengetahui kalau dunia manusia itu ada. Irene akhirnya menemukan anak anak nya di Sapporo, mereka pulang ke keluarga nya dan terlihat bahagia. Karena kecewa, Irene kembali ke dunia demon dan sekitar 850 tahun kemudian Toshio datang bersama Kyoko ke dunia demon.
“Oh jadi begitu, sebelum kami datang kamu punya anak.” Ujar Kyoko.
“Iya mama, makanya waktu pertama kita bertemu, aku terlihat sangat kesepian kan, itu karena aku kehilangan mereka.”
“Kalau itu silahkan tanya Yukine…oh iya, nama kamu sekarang Izumi ya.” Irene langsung menoleh kepada Izumi.
Izumi yang sedang memeluk Touma langsung berdiri dan menghadap Toshio dan lainnya yang bingung.
“Maaf kan aku yang berbohong selama ini…….” Izumi langsung membungkuk di hadapan Toshio dan lainnya.
Kemudian dia langsung memeluk Irene dan menangis tersedu sedu. Karena selain kangen dia juga merasa bersalah karena menghilang. Setelah Izumi tenang kembali, dia langsung bercerita apa yang terjadi. Rupanya sewaktu berumur 10 tahun dia tersasar ke dunia manusia melalui pintu di bawah gunung moiwa bersama Touma. Karena bingung, mereka berdua tersasar sampai ke kota. Kemudian mereka bertemu dengan Natsuki Iwao. Begitu melihat Yukine, Iwao langsung memeluk nya karena dia adalah anak nya yang hilang. Kemudian dia menyembunyikan keduanya selama 1 tahun dan mengajari nya macam macam. Iwao tahu kalau Touma adalah anak dari Genai bos nya yang memang membenci ibunya karena dianggap selingkuh melihat Touma yang separuh oni sewaktu lahir.
Karena istri bos nya adalah sahabat istrinya, Genai juga mengincarnya. Akhirnya Iwao membantu keduanya dengan membawanya ke hutan. Tapi kemudian mereka ketahuan dan di bunuh. Iwao sangat dendam kepada bos nya karena istri nya ikut terbunuh. Dia mengetahui kalau istri bos nya sebenarnya adalah oni dan istrinya adalah wanita salju. Itulah sebab nya dia menyembunyikan Touma dan Yukine. Lalu bos nya mengetahui keberadaan Touma dan dia langsung membawa pulang Touma kerumah nya. Iwao akhirnya membawa pulang Yukine ke rumah nya dan mengganti namanya menjadi Izumi. Iwao sengaja membiarkan Izumi bermain dengan Touma waktu itu bahkan membuat mereka bertunangan. Tak lama setelah itu, Genai memberi tugas kepada Iwao yang akhirnya membuat nya terbunuh.
“Hmm benar, waktu itu bos memang tiba tiba membawa Touma dan memperkenalkan nya kepada kita semua. Saat itu aku baru bekerja di sana. Lalu Natsuki san juga bilang kalau anak nya, Izumi adalah tunangan Touma di saat yang sama bos memperkenalkan anak nya ke kita. Beberapa hari setelah nya, Natsuki san meninggal karena di tembak.” Kureha menegaskan cerita Izumi.
“Kalau begitu siapa Hideaki ?” Tanya Toshio.
“Hideaki adalah Touma yang di ganti namanya oleh orang tua itu. Waktu itu Touma sempat menghilang selama 1 tahun, anak buah orang tua itu bilang padaku kalau Touma bersekolah di luar negeri. Tiba tiba dia muncul dan menjadi Hideaki yang kalian semua temui. Aku heran, sifat nya berubah, dia jadi kasar kepadaku. Waktu Toshio san dan lainnya membawa tabung itu, aku kaget dan langsung tahu kalau dia Touma yang asli. Aku berbohong karena takut kalau aku bercerita yang sebenarnya kalian akan membunuh Touma dan lebih percaya Hideaki. Aku menunggu Hideaki bangun karena ingin memastikan kalau dia tidak bicara macam macam soal Touma. Dan sampai sekarang dia tidak bangun bangun.”
Tiba tiba pintu ruangan terbuka, Haga masuk bersama dengan Mio dan Ryuji. Mereka langsung duduk.
“Memang tidak akan bangun lagi, karena sebenarnya tubuh itu adalah salinan yang tidak sempurna, otak nya bukan otak manusia, melainkan ini…..” Haga mengeluarkan sebuah chip dari kantong nya.
“Huh…berarti waktu kita di basement melihat banyak tubuh Hideaki di dalam tabung karena memang belum sempurna.” Gumam Sho.
“Benar dan tidak ada yang namanya pengisian energy, yang ada adalah pemindahan chip ke tubuh baru. Itulah sebab nya tubuh itu mati sekarang. Untuk Touma, aku akan memberikan jantung buatan yang aku bawa sebagai cadangan. Tapi maaf, untuk separuh tubuh nya yang sudah menjadi mesin aku tidak bisa berbuat apa apa untuk mengembalikan nya menjadi normal.”
“Berarti Touma bisa memiliki jantung normal lagi Haga san ?” Tanya Irene.
“Jantung buatan, tapi bekerja seperti jantung normal.” Jawab Haga.
Irene terus memeluk Touma yang tertidur dan Izumi di sebelah nya. Toshio, Kyoko, Sho dan Suzu akhirnya mengerti kenapa ada sedikit rambut berwarna biru di rambut Izumi yang hanya sampai sebahu seperti sebuah garis biru di antara hitam.
“Benar benar cerita yang membuat aku mati rasa….” Gumam Toshio.
“Haha benar Toshi san…..aku juga merasakan hal yang sama.” Tambah Kyoko.
“Maaf ya papa, mama, aku baru cerita sekarang….”
__ADS_1
“Tidak apa apa Irene chan, aku bisa mengerti…..” Balas Kyoko.
“Umm mama, kok mama panggil teman teman ku papa dan mama ?” Tanya Izumi yang heran.
“Iya sebab mereka adalah papa mama ku, berarti ba…..” Belum selesai Irene berbicara. Toshio dan Kyoko langsung berteriak bersamaan.
“Stooooop….jangan katakan.”
Sho dan Suzu tertawa terbahak bahak sampai saling berpelukan, Mio juga tertawa terbahak bahak. Ryuji yang tidak begitu mengerti diam saja. Haga dan Kureha menahan tawa mereka.
“Oh ya papa, mama, pintu di fasilitas ini berada di gunung sewaktu aku di asingkan oleh Lock. Jadi masih di benua hitam tempat istana kita.”
“Berarti gunung yang kamu ceritakan itu adalah gunung moiwa ?” Tanya Toshio.
“Benar, gunung yang sama.” Jawab Irene.
Mereka langsung terdiam, mereka sekarang mengerti kalau dunia demon yang mereka kenal, baru sebagian saja dan belum semuanya. Toshio dan Kyoko sadar, masih banyak yang mereka harus pelajari di dunia demon walau mereka yang menciptakan nya. Setelah itu, mereka membawa Touma ke kamarnya, Izumi menemani Touma di kamarnya. Mereka semua pun beristirahat.
Keesokan harinya, Touma menjalani operasi pencangkokan jantung. Izumi menunggu di depan kamar operasi dengan cemas bersama dengan Irene. Toshio dan Kyoko juga menemani mereka. Ketika operasi sedang berlangsung, di depan pintu muncul sebuah window status.
Race Oni (Ogre)
Class Earth king
Lv 1000
Str 100.000
Mag 30.000
Skill Armor Form, Eartquake, Stomp, Stone bullet
Passive Super strengh, martial arts mastery, Earth walk, Earth skin.
Add Bleesing of Demon God, Blessing of the Goddess, childhood bonding.
Weak None
Toshio dan Kyoko yang membaca ada skill childhood bonding langsung menengok kepada Izumi. Ternyata di depan Izumi juga keluar window status nya. Izumi terlihat bingung dan bertanya kepada Irene.
Race Snow woman (Yuki onna)
Class Snow Queen
Lv 1000
Str 30000
Mag 100000
Skill Freeze, Blizzard, Ice neddle, Ice sword
Passive Fast caster, Snow armor, Two Hand Sword Mastery, Floating
Add Bleesing of Demon God, Blessing of the Goddess, childhood bonding.
Weak None
Melihat status Izumi, wajah Toshio dan Kyoko mejadi ceria, mereka langsung menghampiri Izumi dan Irene.
“Izumi chan, untuk kedepannya tolong bantu kami ya….”
Toshio dan Kyoko langsung menceritakan penyerangan ke sekolah oleh robot dan air raksa yang bisa mengubah manusia menjadi robot. Pada saat terjadi, Izumi tidak ada di sekolah.
“Baiklah, Toshio san, Kyoko san, aku dan Touma akan membantu, aku punya permintaan, mulai sekarang, nama ku Yukine dan yang sedang operasi Touma, jadi saat ini tidak ada lagi Hideaki dan Izumi.”
“Aku mengerti, selamat bergabung Yukine chan.” Toshio menjulurkan lengannya.
“Senang bisa membantu….” Yukine langsung menjabat tangan Toshio.
"Coba tujukkan wujud asli mu Yukine..." Irene memegang pundak Yukine.
Kemudian Yukine pun berdiri dan langsung berubah. Badannya seperi memakai armor berwarna silver berkilat. Dada, punggung, perut, lengan, kaki semua tertutup armor. Dari punggung nya keluar sebuah pedang besar bernama claymore. Rambut dan mata nya menjadi berwarna biru. Tangannya seperti memakai sarung tangan berwarna hitam dan di kaki nya seperti memakai boots high heels. dari pinggang nya keluar dua buah selendang di kiri dan kanan yang melambai lambai. Dia tidak meyentuh tanah, melayang di udara.
Toshio dan Kyoko yang melihat perubahan Yukine bertepuk tangan kecil. Irene pun mengelus kepala Yukine yang melayang. Sebab wujud itulah yang dia kenal dan dia besarkan sampai berumur 10 tahun. Kemudian Yukine berubah menjadi manusia kembali dan duduk di depan ruang operasi.
__ADS_1