
Cerita ini adalah cerita tentang Komamura Haga, ilmuwan inti yang menjadi tiang bagi penelitian di group Akito dulu. Pada saat Toshio dan Kyoko mengamuk di dalam fasilitas dan akhirnya di selamatkan oleh Sho dan Suzu, Haga melihat sedikit harapan. Dia sebenarnya tidak setuju dengan penelitian yang di lakukan di dalam faslilitas gunung fuji karena dia sudah mengetahui rencana Akito dan dua manusia abadi itu, walau dia sendiri sebenarnya tertarik untuk mempelajari dunia demon dari sudut pandang ilmuwan, tapi dia tidak bisa berbuat apa apa karena dia juga tidak berani menentang Ryota yang saat itu masih menjadi kepala penelitian. Dia sangat dendam dengan Ryota karena telah membunuh istri dan anak nya demi supaya dia bekerja di fasilitas. Dengan kata lain, Haga sebenarnya terpaksa bekerja di sana.
Suatu hari, tidak lama setelah kejadian di fasilitas, dia pulang ke rumah ibunya dan kebetulan melihat ibunya sedang keluar dari rumah, dia mengikuti ibunya. Ternyata ibunya pergi ke sebuah apartemen yang sudah tua dekat rumah nya. Kemudian dia langsung masuk kedalam dan melihat ibunya sedang bersama dengan Mio. Karena sudah ketahuan, Ibunya pun bercerita kepadanya kalau Mio adalah anak dari kakak perempuannya dengan anak dari keluarga Asakura 15 tahun silam. Lalu ibunya juga bercerita kenapa identitas Mio di sembunyikan. Haga yang mempunyai dendam dengan Ryota pun menjadi geram dan berjanji akan menolong Mio dan menganggap Mio adalah anak nya. Dia langung menemui Mio di kamarnya dan mengambil rambut juga sedikit darah nya.
Setelah itu Haga terus mengelabui Ryota kalau Mio sudah mati, dia juga bilang kalau tubuh Ryota yang asli masih aman di fasilitas, walau sebenarnya tubuh Ryota saat itu sudah hancur oleh tindakan Toshio dan Kyoko. Kemudian, secara diam diam dia juga mengembangkan 5 salinan tubuh yang di campur oleh dna demon yaitu untuk dirinya sendiri, istri nya, anak nya yang bernama Komamura Reiji, kakak nya dan Mio. Hanya tubuh anak nya yang tidak di campur dengan dna dari demon.
3 tahun setelah nya, dia mendengar kalau Ryota di bunuh oleh Yokomaru group yang berada di Kyushu karena berita itu sangat menggemparkan fasilitas. Dia langsung melarikan diri dari fasilitas yang saat itu sedang dalam keadaan kacau dan langsung menjemput Mio di sekolah yang saat itu berumur 17 tahun, Mio yang mengenal Haga pun percaya padanya. Mereka langsung pergi menuju Okinawa dengan maksud mengambil alih bisnis Asakura dan melepaskan diri dari Gonzo. Tapi rencana nya ketahuan oleh Akito yang langsung menyuruh anak buah nya mengikuti dia ke Okinawa. Disana baru dia bertemu dengan Toshio dan lainnya, kemudian di selamatkan mereka. Kemudian bersama Toshio dan lainnya menolong Mio yang pergi belakangan ke Okinawa karena Haga tau dia di ikuti.
Ketika dia di bawa kembali ke dunia demon, dia bersama Mio tinggal di sana dan membantu penelitian Irene. Kemudian dia mengambil sebuah sisik milik Draco dengan ijin Irene untuk menghidupkan nya kembali. Lalu dia kembali ke faslitas yang saat itu sudah di ambil alih oleh pemerintah. Dia langsung masuk ruang rahasia milik nya dan memulai penelitian untuk menghidupkan Draco kembali. Dia mengurung diri di fasilitasnya dan sesekali keluar, meninggalkan Mio sendiri di istana.
Setelah itu penyerangan besar besaran pun terjadi, Haga yang bersembunyi di dalam fasilitas tidak berani keluar karena banyak nya zombie dan tentara musuh yang melewati nya keluar dari pintu. Setelah keadaan sudah tenang, dia mengambil sebuah heli yang ada di sana dan terbang menuju istana, kemudian dia mencari Mio dan akhirnya menemukan Mio tergantung di garasi di dalam kuil. Sedih dan kecewa memutuskan dia mengambil otak Mio setelah di makamkan oleh Shod an Suzu. Dia langsung membawanya ke fasilitas yang ketika itu sudah kosong.
Karena dia merasa berhutang nyawa dan budi kepada Toshio dan lainnya, dia meminta ijin untuk menghidupkan kembali Mio. Setelah Kyoko memberinya ijin dia langsung menghidupkan Mio yang otaknya sudah di pindahkan sebelum nya. Mio pun membuka matanya,
“Aku dimana…….bukan kah aku sudah mati ?” Tanya Mio bingung.
“Mio san, kamu aku pindahkan ke dalam salinan tubuh mu yang ada di fasilitas gunung fuji.” Haga langsung menjelaskan semuanya.
Kemudian setelah mendengar cerita Haga, Mio melihat kembali dan mengamati tubuh nya dengan melihat tangan dan meraba wajah nya. Dia kembali menjadi berumur 15 tahun, sewaktu Haga pertama kali bertemu dengan nya. Karena salinan yang di siapkan Haga berdasarkan ingatan nya pada waktu dia bertemu pertama kali dengan Mio dan mengambil darah nya.
“Kok aku menjadi seperti ini lagi ?”
“Maaf aku membuat salinan ini ketika pertama kali kita bertemu, maafkan aku….”
Mio pun melihat sekeliling dan dia melihat beberapa tabung berisi tubuh tubuh manusia.
“Ini ruangan apa Haga san….kenapa banyak salinan salinan lain ? Dan apakah itu mama ?”
Haga pun terdiam mendengar pertanyaan Mio. Dia merasa bersalah karena dengan seenak nya membuat salinan kakak nya.
“I..iya maafkan aku Mio san………”
Mio pun langsung bangkit dari ranjang dan mencabut semua kabel yang menempel padanya, dia pun marah kepada Haga karena membuat salinan mama nya tanpa sepengatahuan dirinya.
“Haga san, siapa kamu sebenarnya, dulu juga waktu kamu ke apartemen kamu tidak pernah bilang apa apa, kamu hanya bilang kamu teman papa, waktu di apartemen basan juga menyuruh aku ke kamar…siapa kamu sebenarnya Haga san…..” Mio memukulkan tangannya ke tabung mama nya.
“Baiklah Mio san, aku ceritakan semuanya……”
__ADS_1
Kemudian Haga menceritakan kalau dia adalah adik dari mama nya dan semua kejadian yang menimpa dirinya dan kakak nya waktu itu. Dia juga bilang kalau semua salinan itu gagal karena istri, anak dan kakak nya sudah terlalu lama mati, dia hanya bisa membuat salinan berdasarkan dna dan tidak bisa menghidupkan nya.
“Berarti Haga san…..adalah jisan (paman) ku ? Kenapa tidak bilang dari dulu.”
“Maaf Mio san, karena aku terlibat dengan Asakura waktu itu, aku tidak mau membahayakan dirimu dan ibu……”
Mio pun terdiam, dia merasakan penderitaan Haga yang di akibatkan ulah Ryota dan Akito, sedangkan Ryota juga membuat dirinya menderita yang menyebabkan dia tidak bisa bebas dan harus sembunyi. Dia juga berterima kasih kepada Haga yang menarik nya keluar dari persembunyian waktu itu dan sekarang menghidupkan dia kembali.
Kemudian Mio menoleh dan melihat sebuah sisik di dalam sebuah tabung kecil yang ada di meja kerja milik Haga.
“Kalau ini apa jisan (paman) ?” Tanya Mio sambil mengamati tabung nya.
“Itu sisik milik naga legendaris bernama Draconia, Irene san minta aku membantu dia untuk menghidupkan nya kembali, karena kekuatannya di butuhkan saat ini.” Jawab Haga.
“Lalu ? belum berhasil ?” Tanya Mio sambil menoleh ke Haga.
“Belum, karena sulit untuk menciptakan tubuh nya…aku tidak tau anatomi seekor naga…..”
“Hmmm……” Mio pun berjalan keliling ruangan dan melihat empat tabung besar di sebelah nya.
“Kenapa tidak di gabung di tubuh tubuh yang gagal ini saja jisan ? Tapi jangan pakai tubuh mama ya…..”
“Kamu…memaafkan aku Mio san ?” Tanya nya.
“Yah apa boleh buat kan, semua sudah terjadi dan jisan juga bilang gagal kan, tidak ada alasan bagiku untuk marah, aku malah berterima kasih aku bisa hidup kembali.”
“Sebenarnya apa yang terjadi kemarin Mio san ?” Tanya Haga.
Kemudian Mio menceritakan kenapa dia bisa di kuil itu. Waktu itu, Irene yang berjaga sendirian di istana bersama dengan dia mengatakan kalau sebaiknya Mio pindah ke dunia manusia karena disana tidak aman melihat banyak nya zombie demon yang mengelilingi kota dan istana. Kemudian Mio menyetujui nya, setelah itu dia langsung mengambil satu motor dan pergi menuju pintu di kuil. Setelah sampai, dia bertemu dengan anak buah Toshio dan Sho yang berjaga di sana, kemudian dia terus berada di sana bersama anak buah Toshio dan Sho. Kemudian dia melihat seorang wanita berjalan masuk ke dalam komplek kuil dan anak buah Sho menembaki nya. Wanita itu tenang saja dan tertawa, kemudian dengan cepat dia membunuh semua anak buah Toshio dan Sho di sana. Ketika melihat itu, Mio langsung menyembunyikan diri di garasi. Tiba tiba pintu garasi di buka.
“Nah ketemu……” Wanita itu melihat Mio yang sedang sembunyi.
Mio berusaha melarikan diri tapi langsung tertangkap dan kemudian dia di suntik oleh sebuah cairan yang membuat nya kaku dan mati rasa. Kemudian wanita itu mengulitinya dan membunuh nya.
Haga yang mendengar cerita Mio pun menangis dan melepas kacamatanya. Tapi Mio tidak mau melihat Haga menangis.
“Jisan, sekarang aku bisa menuntut balas, jadi aku bersyukur kepada jisan…..terima kasih jisan.” Mio pun memeluk Haga.
__ADS_1
“Sama sama Mio san…..aku akan mafaatkan tubuh tubuh ini untuk membangkitkan Draco.”
“Iya, aku yakin jisan pasti bisa…..”
Kemudian Haga langsung berdiri dan mengambil kertas dan menuliskan sesuatu di atas kertas itu. Mio hanya melihat nya saja dan membantu menyediakan minuman untuk Haga. Kemudian Haga mulai memindahkan tabung kecil di mejanya ke sebelah tabung besar yang berisi kan tubuh anak nya yang tidak memiliki dna demon. Haga pun membuka tabung nya dan dia mulai menyambungkan beberapa kabel ke tubuh itu, kemudian dia menutup nya kembali. Kemudian dia membuka tabung kecil itu dan memasangkan kabel kabel di sisik Draco yang masih mengandung kulit dan darah nya di belakang nya walau sudah kering. Mio melihat tubuh yang di buka oleh Haga.
“Dia siapa jisan ?”
“Dia anak ku…..yang di bunuh oleh Ryota waktu itu, dia hanya berbeda 1 tahun lebih muda dari kamu Mio san.”
“Oh berarti adik ku dong…..”
“Benar…kalau dia masih hidup dia adik mu, tapi kalau kita masukkan Draco ke dia aku tidak tahu nanti dia jadi siapa, apa masih anakku atau Draco.”
“Hmm……begitu, lalu kenapa kamu bisa mendapatkan dna anak mu jisan ?”
“Dari abu nya…..yang ku taruh di altar rumah bersama dengan abu istri ku….”
“Baiklah, aku tidak mau bertanya lagi…..” Mio tidak mau membayangkan apa apa.
Tiba tiba sebuah gempa besar terjadi, seluruh fasilitas pun terkena dampak gempa, Haga dan Mio langsung berlari keluar gua dan langsung ke dinding perbatasan. Setelah gempa selesai, mereka pun melihat dari kejauhan sebuah pulau besar sedang terbang sedang terbang melintasi kerajaan milik Raja Aries.
“Mio, sekarang juga kamu pergi dan bantu Toshio san, mereka semua ke dunia manusia…….ide kamu bagus tadi mengenai memakai tubuh yang sudah ada untuk menghidupkan Draco kembali. Serahkan padaku semuanya dan pergilah…….”
“Baik jisan…..”
Mio pun langsung berubah, pertama kali dia bingung karena dia melihat window status terbuka di depan nya.
“Ini apa ji san ?” Tanya nya.
“Aku tidak lihat apa apa…cepat…bantu mereka….musuh sudah bergerak.”
“Baik Jisan…aku pergi.”
Kemudian Mio pun langsung melesat pergi dengan terbang secepat kilat menuju kuil. Begitu sudah keluar dari gua, Mio langsung menuju rumah kecil milik Suzu. Dia langsung membuka pintu dan berteriak,
“Tunggu, aku ikut…..”
__ADS_1
Toshio dan lainnya pun menoleh. Dan kemudian mereka pergi ke tujuan nya masing masing.