Midnight Couple : War Between Two Worlds

Midnight Couple : War Between Two Worlds
Awakening, Strike back the enemies


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Toshio dan Sho mulai siuman. Kyoko dan Suzu langsung bergegas masuk ke dalam ruangan perawatan. Ketika masuk, mereka melihat Toshio sudah duduk di ranjang nya dan Sho juga sudah duduk di ranjang nya. Kyoko dan Suzu pun terdiam di depan pintu melihat Toshio dan Sho yang sudah bangun. Mereka menangis tersedu sedu. Toshio yang melihat Kyoko menangis langsung berusaha turun dari ranjang nya. Tapi karena masih lemas, dia terjatuh dan berlutut di samping ranjang. Kyoko langsung berlari menghampiri nya dan langsung memeluk nya.


“Maafkan aku Toshi san….maafkan aku………” Kyoko menangis tersedu sedu sambil memeluk Toshio.


“Tidak ada yang perlu di maafkan Kyoko, kamu tidak salah, kalau kamu tidak maju waktu itu, aku pasti sudah mati….jadi jangan salahkan dirimu.”


“Tapi aku jadi menusuk mu……..aku ingat aku menusuk mu….dan kamu malah melindungi ku……maaf Toshi san…maaf…huaaaaaaa…”


“Hahaha tidak masalah kan….daripada di tusuk musuh, aku lebih senang di tusuk kamu Kyoko. Sudah jangan nangis lagi, aku tidak apa apa, aku janji kan tidak akan meninggalkan kamu.” Toshio memeluk Kyoko sambil mengelus rambutnya dan tersenyum.


 Kyoko pun mengangguk dan terus memeluk Toshio. Sementara di sebelah mereka, Suzu masih terdiam di depan pintu, Sho yang melihat nya langsung memaksakan diri untuk turun dan dia langsung bersujud di depan Suzu.


“Suzu chan, maafkan aku……aku terdiam di saat aku melihat Haruka…maafkan aku Suzu chan…aku mencintai kamu….” Sho langsung menempelkan kening nya ke lantai dengan keras.


Melihat itu, Suzu langsung menghampiri nya dan jongkok di depan nya. Dia langsung mendirikan badan Sho dan memeluk nya.


“Sho san, aku mengerti, tentunya kamu masih punya kenangan dengan nya, aku mengerti……..” Suzu menunduk dan menangis sambil memeluk Sho.


“Tidak Suzu chan, saat ini, sekarang ini, di depan Toshi, Kyoko chan dan di depan kamu Suzu chan, aku janji tidak akan terpengaruh lagi dengan Haruka. Yang aku cintai hanya kamu seorang Suzu chan…maaf, karena aku jadi kamu menderita. Terima kasih, kamu maju melawan dia menggantikan ku, lain kali biar aku yang melindungi mu.” Sho melepaskan pelukan Suzu dan menunduk di depan nya.


Mendengar Sho berkata seperti itu, Suzu langsung melompat dan memeluk Sho yang berada di depan nya. Suzu langsung menangis tersedu sedu dan meraung raung sambil memeluk Sho.


Toshio dan Kyoko yang melihat nya pun tersenyum sambil saling merangkul. Toshio juga menunduk dan menoleh kepada Kyoko.


“Maafkan aku juga Kyoko, ketika melihat Yuuta, aku juga sedikit goyang, itulah sebab nya aku terus menerobos maju tanpa perhitungan.”


“Aku tau Toshi san, bagi kamu dan Sho san, tentu berat berhadapan langsung dengan mereka, karena kalian berdua adalah teman masa kecil mereka…aku dan Suzu mengerti, itulah sebab nya kami berdua melakukan apa yang harus kami lakukan.” Kyoko memegang pipi Toshio sambil tersenyum.


“Suzu chan, ketika kamu bilang kalau kamu adalah istri ku di depan Haruka, aku senang sekali mendengarnya. Tapi tolong janji padaku, jangan seperti itu lagi, aku tidak bisa melihat kamu terluka seperti itu.”


“Aku janji, tapi Sho san juga janji….jangan sampai terpengaruh lagi….aku bisa mengerti, seperti yang Kyoko chan bilang, kalian berdua tentunya berat berhadapan langsung dengan mereka.”


Toshio dan Sho pun saling melihat satu sama lain, kemudian mereka berdua berdiri dan menggendong istri mereka.


“Kami berdua berjanji, mulai sekarang tidak akan terpengaruh lagi dengan dua manusia yang sudah mempermainkan kami selama ini.” Teriak keduanya.


Kyoko dan Suzu yang di gendong pun tersenyum dan tertawa kecil, mereka benar benar mengerti kalau bagi Toshio dan Sho, kedua musuh mereka pasti menyerang perasaan kedua suaminya itu. Jadi mereka tidak marah dan tetap mendukung kedua suaminya.


Setelah semuanya tenang, Mio, Ryuji dan Haga pun masuk ke dalam ruangan, mereka memberitahu situasi terkini, juga mengabarkan kalau Irene kembali dulu sementara ke istana nya karena ada yang harus dia kerjakan di sana. Tapi Irene akan secepat nya kembali ke fasilitas.


Toshio dan Sho pun langsung melihat Ryuji yang badannya kecil dan agak kurus walau berotot.


“Siapa pemuda ini ?” Tanya Toshio.


“Oh nama nya Ryuji, Tohsio ni ni. Dia adikku…dan anak dari jisan.” Jawab Mio.


Ryuji langsung mendekati Toshio yang sedang menggendong Kyoko.


“Oni chan, one chan….apa kabar…..terakhir ketemu di kota ya……”


Mendengar perkataan Ryuji, Toshio dan Kyoko pun kaget, mereka merasa tidak pernah bertemu dengan Ryuji sebelum nya.


“Ah…aku jelaskan semuanya…” Kemudian Haga menjelaskan kepada semuanya siapa Ryuji itu.


Kyoko dan Suzu yang sudah mengetahuinya tidak terlalu kaget, sedangkan Toshio dan Sho pun tebelalak.


“Jadi dia Draco ? eh maksudnya gabungan Draco dengan anak Haga san ?” Tanya Toshio kepada Kyoko.


“Iya benar, dia separuh Draco, Ryuji coba kamu berubah.” Kyoko meminta Ryuji menunjukkan perubahan nya pada Toshio dan Sho.


Ryuji pun menuruti nya dan langsung berubah menjadi wujud naga nya. Setelah itu window status nya keluar. Toshio dan Sho pun terkejut dan takjub melihat status Ryuji.

__ADS_1


“Dia lebih kuat dari aku jauh….hebat.” Gumam Sho.


“Iya Sho, lebih kuat dari ku juga….” Tambah Toshio.


“Kemarin dia yang menolong ku, Sho san dan Suzu san, dia juga menghalau musuh kemarin.” Mio menjelaskan.


“Eh tapi kok ada skill sibling bond ya ? maksudnya gimana ?” Kyoko menunjuk status Ryuji.


“Oh iya, karena dia menganggap aku one chan nya dan aku menganggap dia outoto ku, lihat status ku…..” Mio langsung membuka window nya.


Terlihat di status Mio juga ada penambahan sibling bond dan blessing of the goddess selain blessing of the demon god. Tapi yang mengejutkan mereka adalah level keduanya yaitu level 1500 dan tidak bisa naik lagi.


“Wow…kok bisa ?” Tanya Suzu.


“Aku sendiri tidak tahu….tapi ketika aku bangun dan bertemu Ryuji, aku melihat status ku berubah.”


“Hmm coba aku lihat status semuanya……” Toshio langsung membuka status nya.


Toshio, Kyoko, Sho dan Suzu pun kaget, ternyata level mereka semua sudah menjadi level 1500. Di status Toshio dan Kyoko, ada penambahan blessing of the goddess sedangkan blessing of the love goddessnya menghilang, memory bonding dan blessing of the gods tetap tidak berubah. Begitu juga di status Sho dan Suzu, tapi ada perubahan, skill mereka berubah dari bonding, menjadi lover bonding. Dan tetap mendapat blessing of the demon god.


Kemudian, Toshio, Kyoko, Sho, Suzu mencoba berubah dan perubahan mereka tetap tidak bertambah, mereka pun menjadi heran.


“Hmm bentuk ku tetap ya…..tapi aku merasa ada kekuatan lain mengalir di tubuh ku….” Toshio melihat tangannya dan mencoba mengepalkan nya.


“Sama, aku juga merasakan nya Toshi…….yoshaaaaa.” Teriak Sho sambil mengangkat tangannya.


Kyoko, Suzu, Mio langsung mengangkat tangannya dan berteriak. Semangat mereka menjadi pulih dan siap bertarung lagi. Setelah itu, Haga menjelaskan kepada semuanya kalau pulau bergerak ke timur dan tidak di ketahui apa tujuan nya. Mereka pun langsung keluar dari ruangan dan menuju ke ruang pertemuan di fasilitas. Haga langsung menerangkan, tempat yang di tuju oleh pulau itu adalah samudra pacific yang tidak ada apa apa nya selain samudra yang luas. Selagi mereka di rawat, Haga meminta beberapa anak buah Toshio dan Sho untuk memantau pulau yang pergi ke timur, karena di dunia demon pulau itu sudah tidak kelihatan lagi. Selain itu, Irene juga meminta beberapa pasukan motor nya untuk terbang ke segala penjuru untuk mencari keberadaan pulau itu di dunia demon.


“Apa yang akan mereka lakukan sekarang…..” Gumam Kyoko.


“Saat ini kita tidak tahu, tapi menurut laporan dari anak buah kita, mereka hanya melayang saja di sana dan tidak bergerak.” Haga menambahkan.


“Hmm…..begitu ya….Sho, sepertinya sudah saat nya kita menyerang balik mereka, saat ini, selagi mereka belum berbuat apa apa, lebih baik kita dahului…..”


“Siapa bilang perlu pasukan untuk menyerang mereka, cukup kita ber enam kan ?” Celetuk Mio.


“Ber enam ?” Tanya Toshio, Kyoko, Sho dan Suzu bersamaan.


“Iya ber enam, aku dan Ryuji ikut….aku juga harus membuat perhitungan dengan mereka.” Tambah Mio.


Semuanya pun langsung terdiam, perkataan Mio ada benarnya, tapi terlalu sembrono.


“Memang benar kekuatan kita sudah bertambah jauh dari sebelum nya dan kemarin kita kalah karena terguncang….tapi apa kamu yakin Mio, mau ikut kita ?” Tanya Toshio.


“Yakin ni ni, jangan lupa, begini begini aku juga anak dunia bawah…walau tidak seaktif kalian sih…..” Jawab Mio.


“Benar juga ya…..oi Toshi, kita di ajari papa mu gimana dulu, mata di bayar mata, kepala di bayar kepala, nyawa di bayar nyawa…mengerti tidak ?” Sho menyikut Toshio di sebelah nya.


“Hehe benar juga Sho san. Aku pun di ajari begitu dari kecil…..” Kyoko langsung melirik kepada Toshio.


“Grr tidak usah di ingatkan, kenapa kalian melihat ku begitu…….”


“Karena Toshio san terlalu baik hihihi…..” Suzu menambahkan.


“Ya sudah baiklah, terserah saja….aku setuju…..” Toshio pun melipat tangannya di dada dan membuang wajah nya ke samping.


“Nah gitu dong…….Mio chan, selamat bergabung kembali dengan Yokomaru group dan Ryuji kun juga ya…..” Sho menjulurkan lengan nya kepada Mio dan Ryuji.


Langsung saja Mio meletakkan tapak nya di atas tangan Sho, kemudian di susul Ryuji, Suzu dan Kyoko.


“Heeeiii….kamu masih ngambek Toshi san hehe…..ayo dong…kurang kamu saja nih….”

__ADS_1


“Huuuh…iya….ok….” Toshio langsung meletakkan tangannya di atas semuanya.


Mereka akan melakukan penyerangan besok dan hanya ber enam. Tak lama kemudian Irene pun datang dan langsung masuk ke dalam ruang pertemuan. Toshio dan lainnya langsung menerangkan semuanya kepada Irene tentang rencana penyerangan mereka. Irene pun mengerti dan dia akan siap kalau di butuhkan.


Keesokan harinya, mereka langsung keluar melalui pintu gunung fuji yang sekarang sudah tidak ada orang dan di jemput oleh heli yang sudah mereka atur sebelum nya. Toshio, Kyoko, Sho, Suzu, Mio dan Ryuji langsung naik ke dalam heli dan pergi menuju samudra pasifik. Irene dan Haga mengantar kepergian mereka.


“Pertarungan terakhir pun akan di mulai….aku berdoa supaya mereka berhasil dan langit akan menjadi cerah kembali.”


“Benar Haga san, demi dua dunia…….papa, mama berjuanglah, hanya kalian yang bisa memutar balikkan keadaan ini.”


Haga dan Irene terus memandangi heli yang terbang menjauh. Sementara di dalam heli, mereka melihat beberapa pesawat tempur menuju ke arah yang sama dengan mereka, di bawah mereka melihat banyak sekali kapal induk dari segala arah menuju pulau yang melayang di atas samudra pasifik.


“Lihat Toshi, dunia bergerak menyerang mereka……”


“Ya, seluruh dunia begerak, mereka memiliki keinginan yang sama dengan kita….”


“Tapi apa tidak berbahaya ? pasti akan menelan banyak korban…..aku jadi khawatir Toshi san….” Kyoko merebahkan kepalanya di pundak Toshio.


“Benar, tapi kita tidak bisa mencegah mereka, sebab mereka pun sama seperti kita…” Balas Toshio.


“Kyoko chan, kita akan secepat nya membunuh keduanya jadi mereka tidak akan terlibat….” Tambah Suzu.


“Suzu chan benar, kita akan dahului mereka untuk sampai ke pulau…..” Sho menambahkan dan merangkul Suzu.


Mio dan Ryuji terlihat bersemangat dan antusias. Mereka saling bergandengan tangan. Ke enam nya saling melihat dan mengangguk. Kemudian Toshio membuka pintu nya.


“Pak pilot, silahkan memutar dan kembali, kami ber 6 turun di sini…….”


“Eh…tapi….bos….ini masih di atas lautan….”


Toshio dan lainnya langsung berubah.


“Tidak masalah…..” Jawab Toshio dengan suara mengerikan.


“Ba..baik bos….hati hati dan semoga berhasil……”


“Terima kasih….”


Kemudian ke enam nya langsung keluar dan terbang dengan kecepatan tinggi mendahului semua pesawat tempur dan kapal induk di lautan. Pilot pilot pesawat tempur yang dilewati mereka pun kaget dan melihat mereka terbang dengan cepat. Seluruh pasukan melihat Toshio, Kyoko, Sho, Suzu, Mio dan Ryuji, terbang melintas melewati mereka di udara dengan kecepatan tinggi. Bagi pasukan yang mengenal mereka langsung memberi hormat, yang tidak mengenal mereka langsung melapor ke markas.


Sementara di pulau terbang yang melayang di atas samudra pasifik, di sebuah bangunan tinggi di tengah pulau. Seorang anak buah dengan tergesa gesa masuk ke dalam ruangan Haruka dan Yuuta.


“Bos, mereka datang…..”


Kemudian Yuuta menekan remote nya dan layar pun turun di depan mereka. Di layar langsung menampilkan gambar dari satelit, Toshio yang lainnya sedang terbang menuju pulau.


“Mereka datang ne san……”


“Ya outoto ku…mereka datang hehe……”


“Hei, langsung jalan kan tahap 1 sampai tahap 3….sekarang…” Perintah Yuuta kepada anak buah nya.


“Baik bos….” Anak buah itu langsung keluar dari ruangan.


“Padahal tinggal 20% lagi penggabungan akan selesai…..terpaksa di jalankan dulu rencana berikut nya.”


“Ya ne san, kita hanya mengulur waktu….senpai dan lainnya silahkan datang ke sini hehe…..”


Langsung saja sebuah gempa besar kembali melanda dunia, Toshio dan lainnya yang sedang terbang di atas lautan pun berhenti, mereka melihat ada gelombang tsunami besar di samudra pasifik. Tiba tiba sebuah daratan luas seperti sebuah benua muncul dari dalam laut. Kapal kapal induk yang sudah mendekat pun menjadi terdampar di daratan itu.


Toshio, Kyoko, Sho, Suzu, Mio dan Ryuji yang melihat nya seakan akan tidak percaya, mereka langsung menyebar dan memperingati semua kapal induk juga pesawat tempur untuk berhenti dan tidak mendekat. Banyak kapal kapal induk yang terhantam gelombang tsunami dan terdampar di daratan. Banyak sekali korban yang tersapu gelombang tsunami dan yang kapal nya meledak karena menabrak daratan yang muncul. Ke enam nya hanya bisa melihat dan menggertakkan gigi karena geram.

__ADS_1


Setelah gempa selesai, Toshio dan lainnya melihat kalau di bawah mereka bukan lagi samudra, melainkan daratan berlumpur dan di atas mereka awan hitam bergumpal dengan petir petir menyambar di langit berwarna ungu.


“Apa lagi ini……..” Teriak ke enam nya.


__ADS_2