
Dari kejauhan, benua antartika sudah terlihat, Toshio melihat kondisi benua antartika yang sangat mengerikan, seperti benteng yang menutupi hutan kabel, pasukan robot bersiaga di setiap sudut benua. Monster monster lain datang dari segala arah mengitari benua itu. Toshio meminta Ryuji supaya para naga diam dulu di tempat dan tidak maju bergerak, biar monster monster raksasa membuka jalan untuk mereka.
Toshio, Kyoko, Sho, Suzu, Mio, Touma dan Yukine langsung berubah menjadi wujud demon mereka.
“Siap siap semuanya……hari kita tuntaskan semuanya….yoshaaaaaaa.” Toshio berteriak.
“Yoshaaaaaaaa.” Semuanya berteriak.
Mata mereka semua menatap tajam ke depan dengan penuh tekad. Senyuman tersunging di wajah Toshio dan Kyoko.
Monster monster yang terbang sudah mulai masuk ke dalam benua dan melakukan penyerangan, di susul oleh tembakan sinar dari mulut monster monster melata di darat, sekali tembakan langsung menghancurkan benteng, tapi langsung di tambal kembali dengan lempengan yang keluar dari kabel kabel di tanah.
Para raksasa yang berwujud seperti manusia yang sangat besar yang berjumlah ratusan langsung mengitari benteng dan mencabut lempengan lempengan itu dari tanah, ada yang mengoyak nya dan menghancurkan nya. Tank tank besar di dalam tembok mulai menembak dan menumbangkan banyak raksasa yang sedang mengoyak dinding pembatas benteng. Dari dalam tanah, pasukan cacing raksasa yang bejumlah sangat banyak langsung keluar di tengah tengah benteng dan membuat kocar kacir pasukan robot.
Melihat semua sudah maju mengepung dan menyerang, Toshio meminta naga naga besar maju ke depan mendekati benteng. Jormugand dan Orochi turun dan berubah menjadi wujud aslinya, mereka mengawali untuk masuk melalui jalan darat. Semua kepala Orochi menyemburkan sinar api merah dari mulutnya, tembakan nya mengarah kepada pasukan tank besar di belakang. Tembakan Orochi menimbulkan kerusakan yang cukup parah bagi musuh. Di susul oleh Jormugand yang langsung menembakkan sinar biru dari mulut nya. Sebuah tank musuh dan beberapa robot raksasa hancur karena nya.
Monster naga yang terbang mulai mendarat, Toshio, Kyoko, Sho, Suzu, Mio, Touma dan Yukina turun dan berjalan maju menuju kubus yang menjadi pusat benua antartika. Mereka menerobos dan menyerang pasukan robot yang menghadang mereka. Di belakang mereka, lima monster naga yang di pimpin Ryuji menyerang dengan menembakkan sinar mereka ke segala arah, menghancurkan semua pasukan pesawat tempur dan robot robot raksasa. Mereka terus maju mengikuti Toshio dan lainnya.
Selagi mereka bertempur, sebuah kabel yang sangat besar keluar dari dalam kubus,
“Awas……Jormugand….” Teriak Ryuji.
Terlambat, kabel itu langsung menusuk tubuh Jormugand dan mengubah nya menjadi separuh robot. Jormugand mengerang kesakitan, dia menoleh kepada Ryuji supaya membunuh nya. Ryuji yang melihat nya tidak mempunyai pilihan lain, dia langsung memerintahkan naga naga yang lainnya membunuh Jormugand, terlihat naga naga itu sedih melakukan nya, mereka mengoyak ngoyak tubuh Jormugand sampai dia menghembuskan nafas terakhir.
Kabel kabel mulai keluar dari dalam kubus dan menyerang ke segala arah, banyak monster yang di ubah menjadi separuh robot oleh nya. Seorang titan besar berlari ke arah kubus dan langsung terbelit oleh kabel kabel. Dia mengerang, otot di badan nya mulai menjadi serat serat besi, kulitnya mulai berubah menjadi besi. Dari matanya keluar sebuah cahaya merah dan sudah berubah menjadi sebuah lensa kamera berwarna merah. Kabel melepas titan itu dan titan itu langsung menyerang Orochi yang berada di depan. Pertarungan tidak terelakkan lagi, Orochi melawan dengan sengit, semua kepalanya menyerang dan menggigit tubuh titan itu.
Tiamat dan Zmey membantu Orochi yang kesulitan, tapi mereka tidak bisa maju lebih jauh karena di depan mereka ada beberapa monster lain yang mengalami nasib sama dengan titan itu. Di tengah tengah pertempuran itu, Toshio, Kyoko, Sho, Suzu, Touma dan Yukine menerobos masuk ke dalam kubus. Mio dan Ryuji berada di luar menghadang monster monster yang sudah menjadi separuh robot.
__ADS_1
“Nini, nene, serahkan yang di luar pada kami berdua….hajar mereka yang di dalam ya…..”
“Toshio ni san, Sho ni san, Kyoko ne san, Suzu ne san, tenang saja, kami tidak akan membiarkan siapapun mengganggu kalian.”
Mereka berdua langsung terbang keluar lagi setelah Toshio dan lainnya masuk ke dalam kubus. Yukine menutup pintu nya dengan melapisi dengan es yang sangat tebal, sehingga pasukan robot di luar tidak bisa masuk ke dalam. Di luar, Ryuji berterbangan memerintahkan semua naga bertahan dan menjaga pintu masuk ke dalam kubus dan jangan membiarkan siapa pun masuk. Mio berdiri di depan gerbang sambil menembaki pasukan robot yang mendekat. Para cacing juga masih bertempur di depan pintu untuk menghabisi para robot yang terus mendekat dan tidak habis habis.
Mio melihat pasukan robot keluar dari sebuah tank besar yang masih tersisa.
“Ryuji, serang tank itu…..” Mio menunjuk ke tank yang masih kokoh berdiri.
Ryuji yang sedang terbang di atas Mio langsung menengok ke arah yang di tunjuk Mio. Dia bersama Tiamat langsung menuju ke tank itu. Tank itu memiliki besar yang sama dengan Tiamat. Zmey juga langsung maju menuju tank itu, tapi langkah nya terhenti karena ada monster behemoth yang menghadang nya, melihat itu Mio langsung membantu Zmey dengan menembaki tubuh behemoth yang sudah separuh robot dari atas. Pertempuran langsung terjadi.
Sementara Tiamat mulai menyerang tank dengan menabrak nya. Dia mencoba membalik tank itu, tangan nya terus mengoyak badan tank. Ryuji terus menembaki tank itu sambil terbang mengelilingi nya. Tank yang tidak bergerak, terus terdesak dan akhirnya mulai terbakar. Tiamat langsung menembakkan sinar lima elemen dari ke lima kepalanya ke badan tank yang terkoyak, sinar itu menembus masuk ke dalam tank dan menghancurkan nya dari dalam. Setelah tank hancur, Tiamat dan Ryuji menyerang pintu pintu di kubus yang mengeluarkan kabel, Ryuji dengan lincah menghindari kabel dan membalas dengan menghancurkan pintunya, kemudian dia terbang ke atas mengumpulkan energy di mulut nya, dia tidak sadar ada sebuah kabel yang mendekat dari belakang nya.
“Ryuji awas……” Mio berteriak.
“Mio ne saaaaaan…….”
Tubuh Mio perlahan mulai di ubah menjadi robot. Sayap nya mulai berubah menjadi besi, semua serat otot nya mulai muncul dan menjadi besi. Leher dan dada yang di hujam kabel sudah menghitam dan menyebar, tangannya berubah menjadi pisau dan kaki nya putus di gantikan roda.
“Mio ne san….mio ne san…..” Teriak Ryuji yang menghampiri Mio yang sedang tergantung di udara.
Mio mengangkat tangannya perlahan dan menggelengkan kepalanya, wajah nya tersenyum.
“Jangan Ryuji…..diam di sana…jangan maju lagi……tolong….bunuh aku….selagi aku masih sadar.” Ujar Mio lemas.
“Tidak…tidak….aku tidak bisa ne san….” Ryuji maju mendekati Mio.
__ADS_1
“Tolong…Ryuji…..aku masih bisa menahan nya sebentar lagi….tolong…Ryuji.” Wajah Mio sudah seluruh nya tertutup kabel selesai bicara.
“Uwaaaaah……..” Ryuji berteriak
Dia langsung menembakkan laser dari mulut nya kesegala arah dan memutuskan kabel kabel yang menhujam dada Mio dan mengikat tubuh. Tubuh Mio jatuh ke tanah, semua kabel yang menyelimuti tubuh nya terlepas, tapi tubuh nya sudah separuh di ubah menjadi robot. Ryuji langsung turun dan memapah tubuh Mio di tangannya. Dia menangis tersedu sedu.
“Mio ne san…….jangan tinggalkan aku, aku sama siapa kalau tidak ada ne san…..”
Mio membuka sebelah matanya yang masih belum di ubah, dia mengangkat tangan nya dan mengelus kepala Ryuji. Wajah nya tersenyum walau dia sudah tidak bisa bicara lagi karena leher nya sudah menjadi robot. Ryuji langsung memegang tangan Mio dan menempelkan nya di pipinya sambil menangis tersedu sedu. Mio hanya memandangi nya dengan mata sebelah nya.
“Ne san, ne san, kamu bisa sembuh ne san, kita pulang sama sama….”
Mio menggelengkan kepalanya, dia terus menatap Ryuji dan berusaha berbicara karena mulut nya bergetar sambil tersenyum. Tiba tiba tangan Mio melemas dan akhirnya jatuh, matanya terpejam dan Mio sudah tiada. Ryuji yang melihat Mio meninggal di depan nya langsung histeris dan memeluk tubuh Mio. Dia berteriak sekencang kencang nya, semua naga yang sedang bertarung menoleh kepadanya. Setelah itu, Ryuji meletakkan tubuh Mio di tanah dan melipat tangannya di dadanya. Ryuji berdiri dan berteriak,
“Dragon Transform, Bahamut.”
Tubuh Ryuji langsung berubah menjadi seekor naga yang lebih besar dari Tiamat dan lainnya, sisik nya menjadi hitam berkilat dan besar. Di dada nya muncul sisik silver menyerupai perisai. Dipunggung nya keluar duri duri tajam. Tangannya menjadi besar dan kekar di penuhi sisik, begitu juga kaki nya yang berbentuk kaki naga. Sayap nya melebar dan tajam.Wajah nya berubah menjadi naga dengan mata berwarna merah berapi dan memiliki tanduk di kanan kiri kepalanya.
“Groaaaaaaaaaaar………” Ryuji meraung kencang.
Raungan nya menimbulkan gelombang di udara dan angina yang kencang. Tanah begetar dan mengerikan. Ryuji langsung berbalik dan mengahdap kubus. Dia langsung memegang kubus dengan kedua tangannya, kemudian dia menembakkan sinar dari mulut nya ke kubus yang dia peluk. Kabel kabel menyelimuti nya, tapi Tiamat dan lainnya membantu menyingkirkan kabel kabel itu. Monster monster yang sudah di ubah menjadi robot, mundur karena melihat Ryuji. Mereka di serang monster monster lain yang masih maju menyerang.
Tiba tiba dari kanan dan kiri kubus, keluar dua buah tangan besar dan langsung menangkap tangan Ryuji dan mendorong nya. Ryuji menggenggam telapak tangan kubus itu dan mendorong nya, adu tenaga terjadi dan menimbulkan getaran. Tiamat, Orochi, Zmey dan Shenlong menggigit tangan kubus itu dengan kepalanya. Mereka juga menembakkan sinar milik mereka ke tangan itu. Tapi karena tangan itu lebih besar, serangan mereka tidak ada efek nya. Dari tangan itu keluar kabel kabel besar dan banyak yang kemudian langsung membelit mereka dan Ryuji. Setelah tubuh Ryuji dam lainnya terikat, dinding kubus di hadapan Ryuji terbuka dan di dalam nya ada meriam utama yang langsung mengisi tenaga dan siap menembak.
Ryuji langsung menembakkan lagi sinarnya, di bantu oleh naga lainnya ke dalam meriam itu. Meriam itu langsung meledak dan seluruh kubus meledak. Seluruh pasukan robot terhenti dan dengan mudah para monster menghabisi mereka. Monster yang sudah di ubah juga terhenti dan langsung di serang monster yang lainnya. Pasukan pesawat tempur dan drone berjatuhan. Semua kabel yang menyambung ke tanah putus dan kabel kabel tidak menyala lagi. Kubus yang melayang langsung terjatuh ke tanah dan timbul ledakan dari dalam nya.
Ryuji berbalik bersama semua monster naga itu, dia tidak menyadari meriam yang menghimpun energy itu menembak. Sinar yang di tembakkan itu berhasil menembus dada Ryuji dari belakang nya. Ryuji berbalik dan menembakkan sinar nya lagi sehingga meriam itu hancur berkeping keping. Setelah itu Ryuji terjatuh dan badannya berubah kembali seperti semula. Dia jatuh persis di sebelah tubuh Mio yang sudah kaku. Dengan merangkak dia memeluk tubuh Mio di depan nya, dia melihat wajah Mio dan mengelus pipi nya yang sudah menjadi mesin, kemudian dia menunduk dan menghembuskan nafas terakhirnya.
__ADS_1
Melihat kubus sudah hancur dan pasukan robot sudah berhenti bergerak, para monster berbalik dan berjalan kembali menuju tempat mereka datang. Tiamat, Zmey, Orochi dan Shenlong berubah menjadi demon, mereka langsung menghampiri tubuh Ryuji yang sedang memeluk Mio. Tiamat dan Orochi langsung menggendong tubuh Ryuji, Zmey dan Shenlong langsung menggendong tubuh Mio, mereka berjalan kembali menuju tempat mereka sebelum nya.