
Setelah tenang dan cukup beristirahat, Toshio dan Kyoko melanjutkan perjalanan menuju utara. Daerah utara ternyata sebuah padang rumput yang luas membentang dan tidak tahu ujung nya. Di bawah banyak sekali binatang binatang berlarian. Mereka berdua cukup senang melihat semuanya, sebab jaman mereka dulu semua tandus dan api menjalar kemana mana, seperti neraka yang turun ke dunia. Setelah beberapa jam perjalanan, mereka tiba di sebuah hutan dan ada sebuah gunung berselimutkan salju di atas nya. Gunung yang berada di depan mereka mirip dengan gunung Fuji yang ada di jepang. Dan hutan yang luas mengingatkan mereka pada sebuah hutan yang biasa di pakai untuk bunuh diri di jepang.
“Kyoko, sepertinya tujuan kita adalah gunung itu….”
“Kalau menurut buku yang ada di perpustakaan kemarin sepertinya iya….benar benar mirip…..setau ku dulu ini gunung berapi kan…”
“Ya dan tidak ada hutan, padang rumput yang kita lewati tadi adalah tanah tandus dan kering.”
“Jujur saja, aku senang melihat dunia ini sekarang…..tapi busuk….sama seperti dunia kita….”
Toshio pun diam dan tidak menjawab lagi, dia hanya terbang mendekat kepada Kyoko dan merangkul pinggang nya.
“Haaaah coba Sho bisa lihat ini…dia bakal bilang apa ya hahaha……”
“Hehe iya, coba Suzu chan, Haruka san, Yuuta kun bisa lihat ini….ada gunung fuji di isekai……hahaha..haha…”
Mereka saling menoleh dan melihat satu sama lain sambil tersenyum sedih. Kemudian mereka mempercepat laju terbang nya. Akhirnya mereka pun sampai di kaki gunung itu. Mereka melihat jalan yang sepertinya bekas di lalui kendaran seperti mobil. Mereka langsung turun dan berjalan menelusuri jalan itu. Setelah berjalan lumayan jauh, mereka melihat sebuah perkemahan besar seperti milik militer. Mereka langsung sembunyi di dalam hutan sambil mengamati perkemahan itu. Di dalam perkemahan itu banyak sekali orang yang sedang berkerja dan terlihat pemimpin nya sedang mengatur orang orang yang berkerja.
“Lihat Toshi san…..yang berdiri di tengah itu, si botak kan ?”
“Ya benar, si botak…..huh dia ada dimana mana ya…..”
“Tidak juga…lihat itu…..”
Ternyata ada seorang lagi pria yang sama persis menghampiri si botak. Seperti anak kembar yang sangat identik, mereka sama sekali tidak bisa di bedakan.
“Hmm…..” Keduanya bergumam.
“Berarti yang kamu bunuh sebanyak 2x itu semua si botak juga, dia bukan abadi, tapi dia ada banyak.”
“Ya benar, tapi kok bisa ya ? kage bunshin no jutsu ? seperti serial anime yang terkenal itu loh…..”
“Haaaaaa iya aku tau, tolong jangan di samakan….pasti ada penjelasan lebih logis dari itu….”
“Cuma ada satu cara mengetahuinya…..maju ?”
“Yah seperti nya itu satu satunya cara….ayo Kyoko kita maju.”
Kemudian keduanya keluar dan langsung terbang, kemudian mereka turun di depan si botak dan kembaran nya. Semua pekerja dan gangster yang ada di sana langsung lari tunggang langgang melihat Toshio dan Kyoko.
“Halooooooo……masih ingat…..?” Tanya Kyoko.
“Ka..ka…kamu…..kenapa ada di sini…” Kedua pria botak itu menjawab.
“Wow bisa bersamaan ya bicaranya…..”
“Hmm tes yah….”
Toshio langsung menhujam perut salah satu pria botak itu. Pria yang di hujam oleh Toshio langsung muntah darah karena perut nya tertembus. Pria yang satunya diam saja dan tidak bereaksi apa apa, dia malah menodongkan pistolnya keToshio yang tangannya masih bersarang di perut kembaran nya.
“Hmm aneh…kembarannya tidak bereaksi…malah berani menembaki…seperti tidak punya jiwa..”
“Iya benar aneh Toshi san, dan kalau di lihat yang kamu bunuh ini manusia loh…”
“Masa dia clone ? bukannya teknologi itu di larang ya ? dan lagipula rasanya ga pernah ada percobaan pakai manusia.”
“Yah di bikin simpel aja, ketemu bunuh…hehe…aku ga mau pusing pusing.”
“Ok ok…..”
Kemudian Kyoko langsung menghantam yang seorang lagi dan membunuh nya.
Setelah itu mereka pergi kebelakang perkemahan dan melihat sebuah gua yang sangat besar. Lebar dan tinggu gua itu cukup untuk 1 truk container masuk. Dengan perlahan mereka masuk ke dalam. Setelah berjalan cukup dalam, mereka melihat sebuah pintu kaca dan di sebelah nya ada sebuah pintu garasi yang besarnya sama dengan gua itu. Toshio dan Kyoko mengintip di pintu kaca itu untuk melihat ada apa di dalam.
“Wow di dalam ternyata ada lab….dan pintu nya ada di sebelah sana, wah wah ini proyek besar nih….”
“Gimana ? kita masuk Toshi san ?”
“Ya, tapi diam diam dulu….”
“Okay…..”
Kemudian mereka membuka perlahan pintu kaca itu dan berubah menjadi manusia. Mereka masuk secara diam diam dan setiap ada orang atau penjaga mereka sembunyi. Mereka memeriksa setiap ruangan dan akhirnya mereka menemukan 2 set pakaian lab dan mereka langsung memakainya. Untuk menutupi wajah, mereka memakai cap dan masker. Setelah itu mereka dengan yakin nya berbaur dan masuk ke ruangan demi ruangan untuk mencari petunjuk. Setelah lama berkeliling, mereka sampai pada sebuah ruangan yang terletak paling belakang. Mereka langsung masuk ke dalam. Begitu masuk, mereka sangat kaget.
“Toshi san, ini dia….tubuh asli si botak….”
“Dan bukan cuma si botak….teman satu sel ku, dan musuh kita lainnya….pantas mereka bisa membawa pasukan menyerang ibukota.”
Ruangan itu seperti sebuah ruangan besar, berbentuk kotak dan di dalam ruangan yang luas itu ada ratusan tabung yang berisikan manusia yang sedang tidur. Mereka di tidurkan supaya bisa di buatkan salinan dirinya. Toshio dan Kyoko mengintip jendela yang berada di dinding ruangan itu. Di dalam nya terdapat beberapa tabung untuk menciptakan salinan yang di butuhkan dari orang orang yang tertidur di ruangan besar itu dengan di tambah dna demon. Toshio dan Kyoko berjalan jalan di antara tabung itu. Mereka berpisah dan bekeliling. Tiba tiba Toshio berhenti di sebuah tabung kosong.
__ADS_1
“Mitora Shouichi ? Sho ? dia di sini ?”
Sama seperti Toshio, Kyoko juga berhenti di sebuah tabung yang berada di barisan belakang. Tabung itu sudah kosong.
“Amagami Suzuno ? Suzu chan………kenapa ada tabung bertuliskan nama Suzu chan di sini ?”
Toshio dan Kyoko langsung berkumpul di tengah.
“Kyoko, aku menemukan sebuah tabung kosong bertuliskan nama Sho di sana….”
“Dan aku menemukan tabung bertuliskan nama Suzu chan di paling ujung sana….”
Keduanya pun terdiam. Mereka melihat sekeliling. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuka tabung pria botak itu. Toshio merubah bagian tangan nya menjadi demon dan langsung meninju tabung berisi pria botak yang selalu muncul itu. “Praaak..” Tabuh pun berlubang, air yang berada di dalam pun keluar. Secara perlahan, pria botak yang mengenakan pakaian khusus untuk berada di dalam tabung itu membuka matanya. Ketika penglihatan nya sudah jelas dia sangat kaget melihat Toshio dan Kyoko di depan nya. Langsung saja Kyoko merubah sebelah tangannya menjadi demon dan mengeluarkan pedang dari punggung lengan nya. Kyoko langsung memenggal kepala pria botak itu.
“Sekarang kita hancurkan semuanya……”
“Baik, aku sebelah kanan Toshi san…..karena di sana ada tabung Suzu walau sudah kosong.”
Mereka pun berubah menjadi wujud demon mereka dan langsung berpencar. Toshio langsung lompat ke bagian kiri dan menghancurkan beberapa tabung. Kyoko yang di bagian kanan berlarian sambil menusukkan pedang nya ke setiap tabung yang dia lewati. Setelah 1 jam, mereka pun selesai dan berkumpul di tengah kembali. “Teeeet…..teeet….teeeet.” Alarm mendadak berbunyi dan ruangan menjadi gelap kemudian lampu darurat menyala.
“Sepertinya kita ketahuan Toshi san…..”
“Iya…saat nya kita mengamuk…..aku cinta kamu Kyoko…..”
“Aku juga cinta kamu Toshi kun…..”
Mereka lalu berciuman. Mereka tau kalau mereka keluar sekarang belum tentu mereka menang, ada kemungkinan mereka akan kalah dan mati. Tapi mereka sudah menyiapkan hati jauh sebelum nya. Mereka bergandengan tangan dan siap keluar pintu. Tiba tiba pundak Toshio dan Kyoko di pegang oleh seseorang dari belakang. Karena kaget, Toshio dan Kyoko langsung berbalik melihat siapa yang memegang nya. Mereka melihat seorang pria kekar, yang kira kira tinggi nya hampir sama dengan Toshio memakai baju seragam pekerja dan memakai topi berikut masker sehingga wajah nya tidak terlihat.
“Jangan gegabah…ikut aku……kita keluar dari sini….”
“Siapa kamu….?” Tanya Toshio.
“Nanti aku jelaskan….cepat sekarang ikut aku dan kita semua keluar dulu dari sini.”
Toshio dan Kyoko pun saling menoleh dan mengangguk, mereka langsung berubah menjadi wujud manusianya dan mengikuti orang itu. Mereka langsung menuju pintu darurat yang berada di ujung. Dari kejauhan terlihat seorang wanita dengan pakaian yang sama dengan pria yang menuntun mereka membukakan pintu dari dalam.
“Cepat…cepat….” Ujar wanita itu.
Mereka semua langsung masuk ke dalam ruangan itu. Lalu wanita itu membuka pintu di sebelah nya dan melihat keluar.
“Aman…ayo cepat….” Bisik wanita itu.
Toshio dan Kyoko yang tidak punya pilihan langsung mengikuti keduanya berjalan di lorong yang gelap dan di terangi lampu darurat. Mereka ber empat terus menelusuri lorong sampai akhirnya mereka tiba di sebuah tangga yang naik ke atas. Begitu Toshio dan Kyoko melihat ke atas, mereka melihat sebuah cahaya dari atas,
“Ayo naik….cepat….” Wanita itu langsung naik.
“Kalian naik duluan, aku belakangan.” Pria itu berjaga di bawah.
Toshio dan Kyoko pun langsung menaiki tangga mengikuti wanita yang sudah naik lebih dulu. Setelah keduanya naik, pria di bawah pun langsung ikut naik ke atas. Setelah sampai atas, wanita itu menjulurkan kepalanya dan langsung naik ke atas, kemudian dia membantu Kyoko yang lebih dulu naik dari Toshio dan langsung membantu Toshio dan terakhir membantu pria itu.
Toshio dan Kyoko melihat sekitar nya. Mereka ternyata keluar dari sebuah sumur tua yang berada di tengah hutan lebat.
“Ayo kalian ikut aku…cepat…kita belum aman…” Ajak pria itu.
“Iya percayalah sama kami….” Ajak wanita itu yang langsung menggandeng tangan pria di depan nya.
Toshio dan Kyoko pun bingung, mereka mengikuti pria dan wanita yang berlari itu dari belakang dengan bingung dan bertanya tanya. Mereka terus masuk ke dalam hutan dan akhirnya mereka tiba di sebuah sungai dengan air terjun di dekat nya. Pria dan wanita itu langsung masuk ke belakang air terjun, kemudian mereka melambai agar Toshio dan Kyoko ikut masuk ke dalam nya. Setelah Toshio dan Kyoko masuk ke dalam nya, mereka menemukan sebuah kabin yang ada di dalam gua air terjun itu. Pria dan wanita itu langsung berjalan menuju kabin sambil bercanda. Pria itu langsung membuka pintu utama dan masuk bersama wanita itu. Toshio dan Kyoko pun menunggu di luar, mereka masih bingung dan bertanya tanya siapa pria dan wanita itu.
Karena Toshio dan Kyoko tidak masuk, kedua orang di dalam kabin pun keluar lagi.
“Kenapa kalian di situ ? ayo masuk….” Ajak pria itu.
“Iya, aku sediakan teh dan cemilan di dalam.” Tambah wanita itu.
“Siapa kalian sebenarnya ?” Tanya Toshio.
“Kami tidak akan bergerak sebelum kalian katakan siapa kalian.” Tambah Kyoko.
Kedua orang itu menoleh dan saling melihat, kemudian mereka tertawa kecil.
“Baiklah, tapi jangan kaget ya…..”
“Hihi…..mana mungkin ga kaget.”
Mereka pun langsung membuka topi dan masker mereka. Toshio dan Kyoko langsung kaget dan menutup mulut mereka.
“Sho….? Apa aku mimpi ?” Tanya Toshio kaget.
“Haha mana pipi mu, sini aku tes.” Balas Sho.
__ADS_1
“Suzu chan…? Kok bisa ? kenapa ?” Tanya Kyoko kaget.
“Hehe apa kabar Kyoko chan….” Jawab Suzu.
Melihat Sho dan Suzu di depan nya, air mata Toshio dan Kyoko pun berlinang.
“Oi oi Toshi…..tolong jangan menangis, wajah mu benar benar mengerikan kalau menangis hehehe.”
“Sho…..awas kamu…..masih saja meledek ku hehehe.” Toshio menghapus air matanya.
Kyoko langsung berlari memeluk Suzu. Setelah semua tenang, mereka pun masuk ke dalam kabin. Sho dan Suzu duduk di depan mereka sambil bergandengan tangan. Melihat Sho dan Suzu bergandengan tangan, Toshio dan Kyoko pun bingung. Akhirnya mereka memberanikan diri bertanya.
“Sho, aku tanya ya….kalian kenapa bergandengan tangan ?”
Sho dan Suzu saling melihat dan tersenyum satu sama lain.
“Kami berdua sudah menikah….maksudnya sudah terdaftar menikah.” Sho menjawab pertanyaan Toshio.
“Haaaaaaaaaaa….” Teriak Toshio dan Kyoko.
“Kok bisa ?” Tanya Kyoko.
“Wah kalian pasti lupa ya…..kita kan mendaftar bareng, Yoshioka san….hahahaha…” Tambah Suzu
“Haaaaaaaa…” Teriak Toshio dan Kyoko lagi.
“Kapan ? Memang bareng ?” Tanya Toshio.
“Sebelum kalian ada pasangan yang di sebut kan, siapa coba ?” Tanya Suzu.
“Amatora ?” Jawab keduanya.
“Yap, Amagami di tambah Mitora hahahaha….”
Toshio langsung berdiri dan mendekati Sho, kemudian dia langsung merangkul leher Sho sambil tersenyum lebar.
“Awas kamu ya hahahha…..”
“Waaaa ampun….”
Kyoko dan Suzu pun tertawa sambil bergandengan tangan. Malam itu mereka berempat menginap di dalam kabin kecil itu. Toshio dan Kyoko tersenyum lebar melihat kedua sahabat mereka masih hidup. Tapi masih banyak misteri yang menyelimuti semuanya, jadi mereka langsung bertanya kepada Sho dan Suzu, apa yang terjadi.
“Toshi, aku tau kamu berniat menutup penghubung dunia ini dengan dunia lain, tapi itu tidak mungkin, karena mereka berada di balik dunia kita saat ini.”
“Maksud kamu Sho ? aku tidak mengerti.”
“Maksud ku adalah, kita berada dunia demon itu adalah yang kita kenal dengan dunia orang mati (Yomi). Dan dunia orang mati menempel pada dunia kehidupan.”
“Aku masih tidak mengerti…”
“Aaaah…gini saja deh, kamu di sana lihat gunung fuji ga ?”
“Iya lihat….lalu ?”
“Ya artinya apa yang ada di sini, ada juga di sana paham ?”
“Jadi maksudnya pintu itu adalah gunung fuji ?”
“Ya dan gerbang nya hutan aoki gahara…tampat kita berada sekarang. Kamu juga lihat kan di sana ada ?”
“Loh kita di jepang ?”
“Silahkan cek hp mu….”
Toshio langsung mengecek hp nya dan memasang gps nya, ternyata benar, dia sudah kembali ke jepang. Toshio dan Kyoko pun saling menoleh.
“Ah payah kalian, padahal kami sudah mengirim pesan pada kalian lewat line waktu itu….”
“Iya benar…ngomong ngomong Kyoko chan, kamu ketemu kan rahasia keluarga mu ?” Tanya Suzu kepada Kyoko.
Kyoko langsung mengambil kotak musik nya dari tasnya.
“Maksud kamu ini Suzu chan ?” Tanya Kyoko.
“Iya benar Kyoko chan, rambut dan pisau yang ada di dalam tidak boleh jatuh ke tangan musuh.”
Toshio dan Kyoko pun merenung. Mereka bingung karena baru beberapa hari saja kedua teman nya ini bisa mengetahui sejauh ini dan kenapa mereka hidup kembali. Wajah mereka terlihat bingung. Sho dan Suzu melihat nya.
“Begini saja, aku ceritakan semua dari awal…….” Ujar Sho yang melihat teman teman nya bingung.
__ADS_1