Midnight Couple : War Between Two Worlds

Midnight Couple : War Between Two Worlds
Journey to the capital


__ADS_3

Di luar, terlihat dari jauh, Melech dan pasukan nya bersiaga di depan pagar pintu masuk desa. Para ksatria itu terlihat panik. Kemudian mereka samar samar melihat di depan pasukan Melech, datang segerombolan bandit yang merupakan sesama demon, langsung maju menyerang pasukan ksatria. Di belakang nya terlihat secara samar samar ada beberapa mobil dengan banyak orang membawa senapan mesin keluar dari dalam nya. Mereka diam saja dan tidak menyerang. Pertempuran pun terjadi.


Pasukan Melech mulai terdesak, bandit bandit yang berjumlah sangat banyak mendesak pasukan Melech yang kalah jumlah. Bandit bandit itu berusaha masuk dan terus medesak pasukan Melech sampai memasuki pagar desa, korban pun mulai berjatuhan. Melihat itu, Toshio dan Kyoko berjalan menuju gerbang desa melewati para penduduk yang melarikan diri ke belakang.


“Mulai Toshi san ?”


“Mulai…..”


Mereka berhenti dan berubah menjadi wujud demon mereka. Penduduk yang berlarian pun berhenti dan melihat mereka. Kemudian penduduk mulai menyoraki mereka. Toshio dan Kyoko langsung mengeluarkan sayap mereka yang berapi kemudian terbang keluar desa dan melihat mobil mobil di belakang pasukan bandit demon yang menyerang itu.


“Kyoko lihat, mereka anggota Yakuza kan ?”


“Ya, banyak yang pakai tato juga, tapi mereka sepertinya hanya gangster kecil…”


“Benar, lumayan juga jumlah nya, tapi kok bisa ya mobil masuk ke sini ?”


“Jangan banyak pikir Toshi san…maju…..”


“Hahaha ok, kita turun….”


Mereka mendarat di atas  dua buah mobil. Kedua mobil itu langsung hancur dan amblas. Orang orang yang berdiri di depan nya langsung menoleh,


“Si..siapa kalian….tembak tembak……”


“Mus..mustahil…kenapa kedua makhluk ini ada di sini……”


Para orang itu panik dan mulai menembaki mereka dengan senapan mesin nya.


“Hehehe…..” Keduanya tertawa.


Kemudian mereka langsung beraksi dan membunuh semua orang orang di belakang. Satu mobil berusaha untuk kabur dengan cara menabrak Toshio. Dengan mudah nya Toshio menahan kap mobil itu dan dengan tangan sebelah nya dia memukul kap mobil itu sampai terpental ke arah mobil mobil lainnya. Mobil yang terbang itu pun jatuh terbalik dan beberapa saat kemudian meledak. Ledakan nya menyambar mobil mobil di sebelah nya dan akhirnya semuanya ikut meledak, membunuh semua orang di dalam nya. Setelah memeriksa tidak ada yang tersisa, Toshio dan Kyoko berbalik menuju gerbang desa dengan ledakan besar di belakang mereka.


Pasukan bandit bandit yang menyerang pasukan Melech pun berbalik mendengar ledakan itu dan langsung berlari menyerang mereka yang sedang berjalan ke arah gerbang. Melihat itu, Toshio dan Kyoko pun terbang rendah dan maju menerjang pasukan bandit yang berlari ke arah nya. Begitu bertemu, keduanya langsung mengamuk dan menerobos nya.


“Hahahaha seru Toshi kun……”


“Hahahaha iya Renaa…..seru…….”


Mereka terus membunuh siapa saja di depan mereka sambil tertawa tawa dan menari nari. Melech dan pasukan nya yang melihat aksi mereka pun menaruh senjata nya dan berlutut.


“Mereka benar benar sesuai dengan yang di katakan legenda……” Pikir Melech sambil tersenyum.


Para penduduk pun mulai keluar dari gerbang, mereka melihat Toshio dan Kyoko sedang berdansa sambil membunuh semua gerombolan bandit itu sampai tidak ada sisa. Setelah selesai, dengan badan berlumuran darah mereka berjalan ke gerbang desa. Mereka kaget karena seluruh pasukan ksatria dan penduduk berlutut dan menyembah mereka. Lucian dan Haro pun ada di antara mereka.


“Demon lord sama, Demon queen sama…..terima kasih.” Teriak semua yang menyembah nya.


“Eh…….” Toshio dan Kyoko menjadi bengong melihat nya.


Kemudian Melech dan Sherry menghampiri mereka.


“Demon lord sama, Demon queen sama, terima kasih sudah menolong desa ini..” Melech menunduk di hadapan mereka bersama dengan Sherry.


“Kan sudah kubilang namaku Toshio, Gonzo Toshio, dan di sebelah ku Kyoko,  Matsuoka Kyoko. Tolong di ingat dong…..”


“Eh Toshi san, kenapa pakai nama Gonzo…?”


“Soalnya kalau Yamishiki susah di ucapkan, lidah mereka nanti keseleo….”


“Oh hahaha…..benar juga….”


Melech dan Sherry pun tidak menunduk lagi.


“Maaf demo..eh Toshio sama, Kyoko sama, kami ucapkan terima kasih karena menolong kami semua.” Melech menghormat kepada mereka.


“Iya sama sama, sudah tugas kami…sekarang aku mau mandi….boleh mandi kan Sherry san ?” Tanya Kyoko kepada Sherry.


“Oh silahkan Demo eh Kyoko sama…kita mandi di rumah…”


Mereka pun masuk kembali ke dalam desa dengan wujud demon nya dan langsung menuju rumah Sherry. Melech dan pasukan nya bersama para penduduk memakamkan beberapa ksatria yang menjadi korban dan merawat yang terluka. Toshio dan Kyoko pun berubah menjadi wujud manusianya dan mandi bersama di bak mandi di dalam rumah Sherry.


“Demon lord dan demon queen ya……” Gumam Toshio sambil melihat ke langit langit di atas bak mandi mereka.


“Hihihi……”


“Kamu kelihatannya senang ya…”


“Lumayan…..habisnya baru pertama kali di sembah seperti tadi…biasanya tidak pernah…eh dulu pernah sih..tapi sudah lama kan haha.”


“Dasar….benar benar kamu ga berubah ya…..”


“Sama kamu juga…..”


Mereka pun saling pandang dan berciuman. Setelah selesai mandi, Melech dan Sherry sudah menunggu di ruang makan. Keduanya langsung menghampiri Melech dan Sherry, kemudian mereka duduk di meja makan. Makanan sudah tersedia dan mereka mulai makan bersama. Setelah makan,


“Demo…eh Toshio sama, Kyoko sama, kalau kalian berkenan, mau tidak besok ikut bersama saya ke ibukota, kita langsung ke istana menghadap raja ?”


“Wah…sepertinya tidak usa….”


Belum selesai Toshio berbicara, Kyoko langsung menyelak nya.

__ADS_1


“Setuju, besok berangkat jam berapa…..”


Mendengar ucapan Kyoko, Toshio menutup matanya dan mengelengkan kepalanya.


“Besok kita berangkat pagi pagi sekali, sebelum matahari terbit karena perjalanan memakan waktu 3 hari dengan kereta kuda, untuk kereta kudanya akan kusiapkan malam ini dan besok pagi di bawa di alun alun desa.”


“Baiklah, sampai besok Melech san….Sherry san ikut ?”


“Aku tidak ikut Kyoko sama. Aku akan tetap di desa ini, kalau Kyoko sama dan Toshio sama mau main ke sini aku dengan senang hati menyambut nya.”


“Baiklah kalau begitu, berarti besok pagi ya….wah aku harus tidur sekarang nih…”


“Baiklah demon que…eh Kyoko sama, saya permisi dulu, selamat tidur, Toshio sama saya pamit dulu.”


“Saya belum bicara apa apa loh…..”


Kyoko langsung menutup mulut Toshio.


“Kamu tidak usah bicara….ayo tidur…aku masih lapar……”


“Iya iya…..huh…dasar…”


Mereka pun langsung berdiri dan masuk ke kamar mereka. Sherry dan Melech yang masih di situ pun tersenyum dan tertawa kecil melihat mereka.


“Mereka benar benar persis seperti yang di ceritakan di legenda…..” Guman Melech.


“Iya benar…bahkan sifat kedua nya pun sama….yang satu kaku serius dan yang satu ceria…..benar benar legenda yang hidup kembali.” Balas Sherry.


“Berarti waktu terjadinya ramalan sudah dekat ya…..” Wajah Melech mendadak serius.


Sherry pun hanya bisa menunduk dan mengangguk. Wajah keduanya pun menjadi serius dan cemas.


Keesokan hari nya, menjelang pagi, Toshio dan Kyoko sudah berada di alun alun di antar oleh Sherry. Tak lama kemudian pasukan ksatria datang dengan bersama Melech sebagai komandan nya. Mereka membawa sebuah kereta kuda. Kemudian Toshio dan Kyoko pun naik ke kereta nya dan langsung berangkat. Toshio dan Kyoko melihat keluar jendela dan melambai kepada Sherry yang melihat mereka dari alun alun. Sherry pun melambaikan tangannya. Para penduduk pun berdiri di sepanjang jalan menuju gerbang desa dan melambaikan tangan mereka, ada beberapa yang melemparkan bunga kepada mereka. Kyoko yang terlihat senang langsung melambai kan tangannya sambil memegang bunga bunga yang di tangkap nya dengan wajah ceria. Setelah melewati gerbang, Kyoko pun masuk dan duduk lagi di dalam.


“Toshi san…ini benar benar seperti manga…hahaha aku senang sekali…”


“Hmm kamu baca manga ?”


“Iya…khusus nya yang genre fantasi, light novel aku juga baca…rata rata tentang isekai hehehe…..”


“Anak yakuza kok baca manga dasar……”


Toshio bergumam sambil melihat keluar.


“Emang kenapa kalau anak Yakuza baca manga……kamu yang dasar Toshi san.”


“Ya sudah….eh aku boleh merokok ga ?”


“Kebiasaan waktu di penjara dulu…”


“Ngomong ngomong kamu dulu sempat di penjara berapa lama Toshi san ?”


“Hanya 6 bulan sebelum di tusuk sama 3 teman sel yang baru masuk sebulan.”


“Hmm di suruh ya….?”


“Mungkin….”


Mereka pun terus melanjutkan perjalanan. Ketika hari sudah sore mereka berhenti dan para ksatria mulai mendirikan tenda tenda untuk bermalam. Para ksatria juga mendirikan tenda untuk mereka berdua. Setelah itu mereka mulai membuat api unggun dan memasak makanan. Setelah malam tiba semuanya berkumpul di sekitar api unggun yang lumayan besar dan makan bersama.


Toshio dan Kyoko pun ikut makan bersama dengan mereka. Kyoko terlihat sangat senang, sebab dia benar benar penggemar manga dan light novel bertema isekai fantasi.


“Melech san..di sini kita bisa jadi bouken-ka ( dibaca boukensha, petualang / adventurer) ga ?”


“Kamu nih tanya apa sih…..”


“Hehe kali aja…..”


“Umm bisa sih di kota ada guild nya, memang Kyoko sama mau jadi petualang ?”


“Wah…mau mau…berpetualang melawan demon lord..eh kita ya demon lord nya hehe…..iya kan Toshi san…mau kan ?”


Kyoko menoleh ke wajah Toshio dengan antusias dan wajah berbinar.


“Ingat tujuan kita…..”


Toshio menjawab dengan wajah datar sambil menikmati makanan nya.


“Huuuuh iya iya…tapi nanti kalau sudah selesai mau ya…..”


“Ya….”


“Asik asik asik….makasih chayang….”


Kyoko langsung mengecup pipi Toshio.


“Hei Kyoko….ini kita lagi di hadapan banyak orang, tolong jaga sikap…” Balas Toshio sambil menoleh dengan wajah merah.


“Ih kamu mah gitu…..ne…ne…jangan marah.”

__ADS_1


Melech yang di samping mereka pun tertawa di ikuti semua ksatria yang melihat mereka.


Kemudian setelah selesai makan, mereka kembali ke tenda mereka dan bersiap siap tidur.


“Wah benar benar seperti ini rasanya camping….”


“Benar benar ojo sama ya kamu, belum pernah apa merasakan camping ?”


“Belum pernah, makanya aku senang sekali.”


“Padahal dulu sering…berdua juga seperti ini….jalan di tengah hutan…di pegunungan…di dunia yang sama lagi…..” gumam Toshio perlahan.


“Kamu ngomong apa ?”


“Ah tidak….”


Kemudian Kyoko mengambil tangan Toshio dan menggigit nya. Kali ini Kyoko menggigit nya agak kencang.


“Aw…kok…kenapa kencang kencang….”


“Cerita..apa yang kamu gumamkan barusan…..”


“Aku cuma bilang, kita kan dulu pernah seperti ini…….cuma berdua.”


“Hehe iya….tapi dulu ya dulu, sekarang ya sekarang, dan sekarang aku mau lagi bersama sama kamu juga hehe.”


“Hahaha dasar, itulah makanya aku jatuh hati padamu.”


“Hehe sama, itadakimasu….haup.”


Setelah Kyoko kenyang mereka pun langsung tidur dengan bergandengan dan berpelukan. Para ksatria yang menjaga tenda mereka pun menjadi merah karena mendengar percakapan mereka di dalam. Di pikiran para penjaga, keduanya melakukan sesuatu yang lain.


Pagi pagi sekali mereka bangun, para ksatria sudah sibuk mengemas tenda mereka. Mereka pun pergi ke sungai untuk membasuh wajah mereka. Ketika kembali semua sudah siap berangkat. Mereka pun masuk kembali ke dalam kereta dan meneruskan perjalanan.


“Aku masih memikirkan bagaimana mobil bisa masuk ke sini…..pasti ada jalan lain kan ?”


“Benar, pasti ada pintu lain yang bisa ke sini dari dunia kita dan pintu itu cukup besar untuk di lewati mobil Toshi san….”


“Mungkin di ibukota kita bisa cari tau, apa yang sebenarnya terjadi di sini dan aku juga mau tau, setelah aku mati dulu apa yang terjadi di sini.”


“Setuju, sebab sepertinya berhubungan juga……”


Mereka berdua pun terdiam dan melihat keluar menikmati pemandangan di luar. Tiba tiba kereta berhenti mendadak. Kyoko yang duduk di sebrang Toshio pun jadi lompat ke arah Toshio.


“Adu duh….ada apa….”


“Kita keluar Kyoko……”


Kemudian mereka langsung keluar kereta, ternyata di depan mereka ada seekor naga besar berwarna merah yang menghadang jalan mereka. Para ksatria yang di pimpin Melech sedang menghadang naga itu. Naga itu sangat besar, dengan sisik berwarna merah terang dan nafas yang berapi, kepalanya bertanduk dan di punggung nya berduri, wujud naga itu sangat mengerikan,  tapi di batas lehernya ada sebuah tempat yang tidak ada durinya dan bentuk nya seperti pelana.


Toshio dan Kyoko yang melihat nya kaget. Mereka langsung mendekat menghampiri naga itu.


“Draco ?”


“Iya itu Draco, Toshi san….”


Mereka langsung berlari dan menghalangi pasukan Melech dan merentangkan tangan di hadapan mereka.


“Jangan…..” Teriak keduanya.


Ksatria langsung menurunkan tombak dan pedang nya. Kemudian Melech menghampiri mereka.


“Toshio sama, Kyoko sama, kalian kenal naga ini ?”


Tanpa menjawab Malech, keduanya berbalik dan berteriak,


“Draco…duduk…..”


Naga itu hanya bengong dan melihat keduanya, kepalanya pun miring karena heran.


“Ah lupa…..” Pikir keduanya


Kemudian mereka berdua berubah dan menjadi wujud demon nya. Melihat itu, naga itu langsung mengibaskan ekor nya dan mejulurkan kepalanya kepada mereka.


“Draco duduk…..” Teriak keduanya dengan suara mengerikan.


Naga itu langsung duduk dan tenang seperti hewan peliharaan. Kemudian Toshio dan Kyoko pun menghampiri naga itu. Terlihat sekali naga itu senang di usap dan di elus mereka berdua, ekor nya bergoyang goyang kesenangan.


“Kamu ingat dia ?”


“Jelas lah…..yang menolong ku sewaktu perut ku bolong dan membawa ke singgasana waktu itu adalah dia….dan aku menyuruh dia pergi.”


“Oh begitu…hahaha……apa kabar Draco, kami kembali…..”


“Groaaaar……..”


Naga itu langsung menjulurkan kepalanya kepada mereka berdua.


“Hahahaha…..” Keduanya pun tertawa.

__ADS_1


Melihat itu, Melech pun lega, sebab legenda betul betul sudah kembali, karena naga itu pun masuk ke dalam legenda, naga yang menghabisi semua manusia setelah Demon Lord dan Demon Queen meninggal, dalam legenda nama naga itu adalah......


__ADS_2