
Mereka langsung membahas langkah mereka selanjut nya. Toshio dan Kyoko menceritakan apa saja yang mereka perbuat sewaktu masih di dunia demon.
“Jadi kalian berdua menyatukan dua benua di dunia demon untuk bersatu melawan musuh yang akan datang ?” Tanya Sho.
“Benar, kami lakukan itu untuk menyusun kekuatan di sana, selain itu, kita berdua juga menghapus sejarah mereka. Jadi sekarang kita berpikir untuk menyusun kekuatan di jepang juga, paling tidak yang bisa membuat mereka melirik kita, sebab kalau hanya mengandalkan pasukan dari dunia demon sangat kurang.”
“Hmmm….ada satu cara…..kamu ingat tidak Toshi, waktu kelas 3 middle school, karena badan kita berdua besar kita di jadikan ketua geng motor dan karena memang mereka kalah juga berkelahi sama kita….ingat kan ?”
“Iya aku ingat…lalu ?”
“Gimana kalau sekarang kita kumpulkan lagi sisa sisa geng kita, sisa sisa keluarga keluarga yang di hancurkan aniki mu dan di jadikan satu menjadi geng atau keluarga baru ?”
“Whoaaaah…gimana caranya ? kalau geng kita kebanyakan kan orang Gonzo juga, aku rasa itu tidak mungkin.”
“Hei hei…maksudku yang di sini….pulau Kyushu…” Sho menoleh kepada Kyoko.
“Oh maksudnya keluarga ku ?” Tanya Kyoko sambil menunjuk wajah nya sendiri.
“Benar, kita kumpulkan semua orang di sini, mantan anak buah papa mu yang setia, dan kita dirikan keluarga yang baru, bagaimana ? kita kuasai semua kota di Kyushu dengan kota kita sekarang Fukuoka sebagai awal nya, lalu kita ke Okinawa dan Kyoto…..menyatukan sisa sisa keluarga di sana.”
“Hmm bisa sih…..tapi pasti akan memakan waktu lama….” Gumam Toshio.
“Sekarang kita tidak bisa berbuat apa apa juga, daripada kita diam saja lebih baik lama kan….sekalian butuh waktu juga kan menyusun kekuatan di dunia demon ?”
“Ok aku setuju…ayo kita lakukan…dimulai dari kota kita dan seluruh Kyushu.”
“Suzu chan, bisa keluarkan Toppuku milik ku dan Toshi ? dan punya kalian juga….” Sho menoleh kepada Suzu.
“Oh baik, sebentar Sho san, Kyoko chan bisa bantu aku ?”
“Ok Suzu chan….”
Suzu dan Kyoko langsung bangun berdiri dan pergi ke dalam untuk mengambil baju nya.
Tak lama kemudian mereka kembali. Suzu dan Kyoko sudah memakai Toppuku milik mereka. Sho langsung memberikan bajunya kepada Toshio.
“Nih pakai……habis ini kita keliling hahaha….”
“Wah kamu benar benar mau menghidupkan geng motor kita lagi ya……”
“Sekalian, mumpung matahari belum terbenam kita keliling….”
Toshio menengok melihat Kyoko dan Suzu, mereka memakai toppoku berwarna putih, di dalam nya mekera mengenakan sarashi dan celana panjang putih besar, kemudian mereka memakai ikat kepala putih dan masker putih yang menutupi wajah mereka.
Toshio membalik tulisan di balik baju Toppoku milik nya, tulisan nya ‘Ryugaki’ yang artinya anak anak naga, di bawah nya ada tulisan kecil nama keluarga Yoshioka dan Amatora.
Sho dan Toshio langsung memakai pakaian nya, karena mereka tidak memakai kaos dalam badan mereka yang kekar sangat terlihat, kemudian mereka ber 4 langsung keluar rumah, kemudian Suzu mengajak semuanya ke dalam garasi yang berada di sebelah rumah kecil tempat dia tinggal dan disebelah kolam. Dia langsung membuka garasi nya dan di dalam banyak motor motor besar dari segala merek.
“Wow…aku tidak tahu di sini ada motor besar seperti ini.” Gumam Toshio.
“Iya aku juga baru tau hehehe hebat Suzu chan….” Tambah Kyoko.
“Ini koleksi papa ku yang waktu itu, semenjak dia melakukan ritual, dia sering membeli motor motor seperti ini untuk di koleksi hehe…..” Suzu menjelas kan sambil tersenyum.
“Dan sekarang semua milik kita, ayo Toshi, kita pilih mau yang mana….” Sho menepuk pundak Toshio dan melangkah masuk.
Kemudian Toshio dan Sho memilih 2 motor dan menaiki nya, Kyoko langsung naik di belakang Toshio dan Suzu naik di belakang. Kedua wanita itu berdiri memegang pundak suami suami mereka. Suzu membawa bendera jepang besar yang di selipkan antara Sho dan dirinya. Setelah itu, mereka langsung berangkat, menuruni tangga dengan sepeda motor mereka dan langsung berjalan jalan di kota sambil berteriak.
“Ora ora…..” mereka berteriak menghalau pejalan kaki yang menghalangi mereka.
__ADS_1
Kyoko dan Suzu melewati sekolah mereka yang masih ada aktifitas walau libur musim panas, semua siswa pun melihat mereka yang berdiri di bonceng motor oleh 2 pria berbadan besar, gosip pun merebak di sekolah lama mereka.
Kyoko dan Suzu terlihat sangat senang dan tertawa sambil mengangkat kedua tangannya. Mereka tetap berdiri di belakang Toshio dan Sho yang mengemudikan motor. Sasaran pertama mereka adalah bisnis bisnis, baik bisnis yang normal sampai hiburan malam yang di kelola oleh keluarga Matsuoka, Kyoko yang merupakan anak tunggal keluarga masuk ke dalam sebagai pemilik di dampingi oleh Toshio, Sho dan Suzu. Mereka langsung menemui pimpinan pimpinan bisnis bisnis itu dan menceritakan maksud mereka untuk membuat keluarga baru.
Kalau ada yang menentang, mereka tidak segan segan menghabisinya, apalagi kalau sampai bergabung dengan keluarga Gonzo yang merupakan keluarga nomor 1 sekarang. Sho dan Suzu juga bisa berubah di siang hari karena mereka mempunyai skill bonding, walau bukan memory bonding seperti milik Toshio dan Kyoko. Tapi setelah berubah mereka masih telanjang. Jadi untuk pembersihan sementara di lakukan oleh Toshio dan Kyoko.
Dalam satu hari mereka berhasil mendapat dukungan dari beberapa bisnis yang di kelola oleh keluarga Matsuoka di kota, bisnis bisnis yang masih setia kepada keluarga Matsuoka dan berjanji akan menyetor sebagian hasil bisnis ke keluarga Yoshioka. Malamnya mereka ke taman dan menemui geng geng kecil yang biasa berkumpul di sana, pelajar pelajar dari sekolah khusus pria yang nakal juga dari sekolah lainnya, preman preman pengangguran yang tidak mempunyai pekerjaan dan lainnya. Mereka berdiri di tengah taman dan berpidato kepada semuanya. Banyak dari pemimpin geng geng itu yang menantang mereka berkelahi, semuanya pun di habisi tanpa sisa jika menantang oleh Toshio dan Sho.
Tidak sedikit anak sekolah nakal yang mengenal Kyoko dan tidak sedikit yang malah menuntut balas kepada Kyoko. Mereka bisa di atasi oleh Kyoko yang di bantu Suzu. Akhirnya mereka pun bergabung bersama dengan Kyoko dan Suzu.
Markas awal mereka adalah kuil milik Suzu. Polisi pun tidak bisa mencegah mereka. Mereka terus lakukan hal ini sampai 6 bulan ke depan, sesekali mereka ber 4 pergi ke dunia demon selama 2 atau 3 hari untuk memantau kondisi di sana dan mengunjungi Irene. Mereka mendapat penghasilan dari bisnis bisnis malam dan perusahaan ayah Kyoko yang sekarang menjadi persh milik keluarga mereka. Dan geng geng mereka sekarang berjumlah 150 orang per geng yang terus bertambah setiap harinya. Toshio dan Sho membuat anak anak buahnya menyebar ke seluruh kota di Kyushu. Selain untuk mengumandangkan nama, juga untuk merekrut bisnis bisnis di kota lain.
Setahun kemudian, setelah uang mereka sudah terkumpul, mereka langsung mendirikan perusahaan mereka sendiri dengan semua perusahaan dan bisnis yang sudah mereka rekrut di seluruh kota di Kyushu tergabung di dalam nya, yaitu Yokomaru Group, nama baru yang mereka buat dengan menggabungkan elemen dari Yoshioka dan Amatora dengan mereka ber 4 sebagai CEO nya atas permintaan Toshio dan Kyoko dan atas pemintaan Kyoko, Toshio harus mencat rambut nya menjadi hitam. Setelah itu mereka langsung ke Kyoto dan mengajak sisa sisa Yamashita goup bergabung dengan mereka. Sehingga wilayah kekuasaan mereka sekarang mencakup Kyoto. Mereka mendirikan gedung mereka sendiri di Fukuoka untuk operasional dan kegiatan mereka. Toshio dan Kyoko tinggal di pent house gedung itu, dan di pent house sebelah mereka Sho dan Suzu dalam satu gedung. Dalam waktu 2 tahun, mereka benar benar sudah menguasai pulau terbesar ke tiga di jepang itu di tambah Kyoto.
Mereka langsung bersaing bisnis dengan keluarga Gonzo di tokyo yang masih memperbutkan wilayah Okinawa dan wilayah wilayah lainnya, selain itu juga mereka kadang menjegal bisnis dari keluarga itu secara legal. Karena kuil Suzu sudah menjadi milik mereka, Toshio dan Kyoko kadang pergi selama 2 atau 3 hari ke dunia demon untuk terus memantau pasukan disana, mereka juga menyediakan senjata api untuk di gunakan para demon seandainya mereka di serang. Semua pasukan demon yang tergabung di komandoi oleh Irene anak mereka yang menjadi ratu baru di benua hitam.
Setahun kemudian terhitung waktu di jepang,
“Gimana Irene, selain magic, kita bisa menyerang mereka dengan senjata senjata dari dunia kami…..”
“Hebat papa, dengan begini kita bisa bertahan dan mungkin bisa menang…”
“Ini hanya senjata senjata yang di gunakan pasukan biasa, kekuatan militer dunia manusia jauh melebihi kita, kalau saja di sini ada peneliti yang bisa mengembangkan senjata senjata ini lebih bagus….”
“Tenang saja papa, di sini kita punya yang di namakan magic, aku sudah meminta peneliti dan alchemist istana untuk menggabungkan teknologi nya, dalam beberapa tahun sudah ada hasil.”
“Hebat memang Irene chan…mama bangga….” Kata Kyoko sambil memeluk Irene.
“Haha mama bisa saja….” Balas Irene malu.
“Ngomong ngomong ada kabar dari perbatasan ?” Tanya Tohsio.
“Belum ada papa, gabungan pasukan di perbatasan masih belum ada laporan pergerakan musuh.”
“Aku mengerti papa, mama, selamat berjuang ya…..jangan lupa, kalau semua berakhir ajak aku ke dunia papa dan mama hehe….”
“Iya Irene chan, pasti dong, lagipula mama mau bersama Irene chan…..”
“Hehe…aku senang jadinya.”
Tak lama kemudian cermin sihir pun menyala, ada wajah yang muncul di sana, ternyata dia adalah Aries, raja dari benua sebrang.
“Ratu Irene, aku baru dapat laporan dari perbatasan, kalau ada pergerakan dari pintu, tapi kemudian hilang, kita harus mulai waspada sepertinya.”
“Baiklah Raja Aries, kita akan perketat penjagaan, dan bawa sekalian senjata model baru yang di kembangkan di kerajaan.”
“Aku mengerti, terima kasih Ratu Irene, mohon kirimkan senjata senjata yang juga di kembangkan oleh istana anda.”
“Baik, aku mengerti, terima kasih Raja Aries.”
Kemudian pembicaraan berakhir dan gambar pun hilang. Toshio dan Kyoko pun bingung melihat cermin itu. Kyoko pun bertanya kepada Irene,
“Umm Irene chan, kenapa sekarang bisa berkomunikasi jarak jauh dari sini ke kerajaan di sebrang benua ?”
“Oh kan mama sering bawa buku ke sini, aku coba tiru apa yang ada di buku ini …..” Irene menunjukkan sebuah buku.
Toshio pun maju melihat nya dan dia langsung geleng geleng kepala.
“Jadi bungkusan yang kamu bawa setiap kita kesini berisi manga dan majalah tokutatsu ya…..?”
__ADS_1
“Hehehe…iya…..hehehe….”
“Oh ya papa, mama ikut aku sebentar deh, ada yang mau aku tunjukkan.”
Kemudian Irene mengajak Toshio dan Kyoko turun ke bawah dan keluar dari istana, di depan istana ada sebuah sepeda motor yang tidak memiliki roda tapi bisa melayang menggunakan magic.
“Astaga…ini kan…..motor ?”
“Iya, semua ada di buku ini papa…lihat deh…di dunia itu ada motor seperti ini dan bisa terbang melayang keluar angkasa tapi kita tidak membuatnya bisa keluar angkasa. Lalu lihat kesana papa…….”
Toshio pun menengok dan dia melihat sosok besar seperti mecha yang ada di jepang.
“Itu….robot ?”
“Iya papa, kita menyebut nya golem tempur, di kembangkan oleh magic juga, semua yang ada di buku buku yang di bawakan mama bisa kita realisasikan rupanya karena di sini ada magic…sama seperti buku ini yang meceritakan anak kecil reinkarnasi dari manusia di dunia papa dan mama, kemudian karena dia penggemar robot, maka begitu melihat robot di dunia barunya dia langsung membuatnya.” Irene tersenyum senang sambil menunjukkan buku nya.
“Jadi yang dimaksud senjata yang di singgung Raja Aries sedang di kembangkan di sini adalah…..”
“Ya dua benda ini papa…..hehe….”
“Grrrrr…….Kyoko….loh mana dia ?”
“Oh mama masuk ke dalam papa….hehehe……”
“Grrr…….” Toshio pun berbalik dan masuk ke dalam.
Sementara itu di jepang, Sho sedang berada di ruangannya sambil menandatangani beberapa berkas yang ada di depan nya. Tiba tiba Suzu masuk membawa sepucuk surat.
“Sho san, ini ada surat untuk Toshio san dan Sho san…..”
“Hmm dari siapa ?” Sho langsung mengambil surat nya.
Ketika membacanya mata Sho langsung melotot karena isinya adalah surat tantangan perang antar keluarga yang berkuasa di jepang. Tapi dari semuanya dia paling kesal melihat siapa pengirim nya.
“Gonzo Akito……akhirnya dia bergerak, setelah 3 tahun diam.” Gumam nya.
“Duh gimana Sho san, Toshio san dan Kyoko chan rencananya baru kembali besok.”
“Kita tunggu mereka dulu, jangan jawab dulu tantangan ini….sebetulnya aku ingin sekali menangani sendiri tapi saat ini aku tidak mau ada perpecahan antara Toshi dan aku…..jadi aku tidak mau bertindak duluan karena ini menyangkut aniki nya.”
“Baik Sho san, kita tunggu mereka kembali.”
“Berarti sekarang kita sudah di lirik oleh mereka ya…haha sesuai rencana….”
“Benar Sho san, semua sudah hampir berakhir, semoga di dunia demon juga sudah siap semuanya.”
“Ya, urusan di sana kita serahkan kepada Toshi dan Kyoko chan.”
Kemudian Sho menekan intercom di mejanya. Dan menyuruh dua anak buah nya masuk.
“Ada apa bos ?” Tanya salah seorang anak buah nya.
“Siap siap….kumpulkan semua anggota dan kepala bagian dari setiap kota, begitu bos Toshi datang kita meeting, sekaligus siapkan pasukan kita, hujan api sudah mau tiba.”
“Siap bos…..” Kedua anak buah langsung keluar dari ruangan.
Suzu langsung duduk di pangkuan Sho dan memeluk nya.
“Sudah waktunya ya Sho san….”
__ADS_1
“Iya Suzu chan…sudah waktunya……”
Mereka menyadari kalau sepucuk surat yang mereka terima barusan adalah awal di mulai nya perang dua dunia yang akan menjadi penentuan segalanya.