My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 28


__ADS_3

"siapapun tolong datanglah kerumah ini, siapapun toloongg aku bisa mati jika david terus bertingkah aneh seperti itu" gumam bela mondar mandir setelah berganti pakaian


tok,,,tok,,,tok


bela tersentak dengan suara pintu yang diketuk dari luar seolah-olah bukan manusia yang ingin masuk


"si,,, siapa??" tanya bela hati hati


"david"


bela berlari kesana-kemari untuk bersembunyi namun percuma, semua sisi lemari atau meja kerja pasti akan keliatan


"buka atau aku buka sendiri!" ucap david mulai tidak sabar


"se,,, sebentar aku harus ganti baju!!" teriak bela padahal dia sedang membuat rencana


david langsung masuk kedalam kamar bela tanpa persetujuannya. sontak langkah bela untuk bersembunyi terhenti seketika


"ayo pergi" ajak david langsung menarik bela


"kemana?" tanya bela sedikit berlari untuk menyamakan langkahnya dengan david


"berkencan" jawab david singkat


bela langsung mematung ditempatnya menatap kosong ke arah depan


"a,,apa?? be,,, berkencan??" tanya bela


"kau bilang ingin memulainya dari sekarang ya sudah ayo kita coba" jawab david kembali menarik bela


"aiihh bukan begitu maksud ku mm kita bisa melakukan yang lain seperti bekerja atau apa kegiatan lainnya" ucap bela memberikan ide


"baiklah hubungi seluruh karyawan untuk datang bekerja jam 9 ini mereka sudah ada ditempat kerja" kata david datar melepas genggamannya

__ADS_1


aku salah bicara. batin bela


"mm begini ee itu anu aahh baiklah ayo pergi, kau ingin kemana?" tanya bela frustasi


"tidak, aku sudah memutuskan untuk bekerja" jawab david kembali menaiki anak tangga


"eehh tunggu tunggu" bela merentangkan kedua tangannya agar david tidak naik lagi


david menatap bela dengan kesal, jarang sekali bibir itu menyunggingkan senyum jika bukan sedang mengalami kenaikan untung


"mm ayolah jangan pasang wajah seperti itu, kau tau aku tidak pernah datang ke kota sekali datang langsung bekerja dan tidak tau tempat tempat yang bagus" ucap bela menurunkan tangannya


"pergilah, ganti pakaian mu kita akan bekerja" kata david masih dengan wajah datarnya


bela memasang wajah puppy eyes nya menatap david


"ingin menggoda ku?" tanya david


"apa" jawab david


cup


bibir bela menempel di kening david untuk beberapa saat


"ayo pergi" ajak bela dengan semangat menarik lengan david yang sedang bengong


mereka pergi ke sebuah taman tempat biasa orang orang berkencan, yaah sesampainya disana mata mereka harus ternodai karena melihat hal hal di luar dugaan


"mm kau yakin ini tempat berkencan?" tanya bela ragu ragu sambil melihat pemandangan didepannya


"ku rasa begitu tapii aku tidak membayangkan hal seperti ini" jawab david ikut salah tingkah dengan apa yang dia lihat


"kau tidak pernah kemari?" tanya bela lagi

__ADS_1


"tidak, aku hanya bergelut dengan layar komputer" jawab david dengan cepat


dugghh


david dan bela serempak menghadap samping dan melihat sepasang kekasih yang sedang berciuman penuh nafsu di kursi taman


glek


keduanya serempak menelan ludah dan merasa kepanasan melihat sepasang kekasih itu


"kurasa kita harus pergi" ucap bela


"aku juga berpikir begitu" saut david langsung menarik lengan bela


didalam mobil mereka mengatur nafas masing-masing berusaha menghilangkan apa yang mereka lihat


"kita harus kemana?" tanya david menatap lurus jalanan


"kemana saja, aku tidak tau apa apa disini" jawab bela dengan cepat


"aku juga tidak tau kemana biasa orang berkencan" ucap david putus asa


"mm kita pulang saja" kata bela memegang seat belt nya


"tidak, aku laki laki normal, kau mungkin bisa menahan diri tapi aku tidak" jawab david


"lalu?" tanya bela dengan polosnya karena tidak mengerti dengan perkataan david


"ke mall?" ucap david


"baiklah terserah kau saja" kata bela


akhirnya dengan kebodohan yang mereka miliki mereka pergi ke mall entah untuk apa intinya jangan dirumah berdua

__ADS_1


__ADS_2