My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 85


__ADS_3

Satu jam kemudian bela sudah siap begitu juga dengan david yang sudah sangat siap dari 30 menit yang lalu.


"Aku tidak bermimpi kan? Kemarin aku masih bekerja sekarang tiba tiba menggunakan pakaian pengantin, aaahhh dada ku berdetak kencang" gumam bela memegang dadanya.


"Memang seperti itu nona, kita akan merasa gugup tapi nanti saat acaranya sudah mulai pasti akan baik baik saja" ujar salah satu tukang rias.


"Ibu saya mana mba?" Tanya bela tersenyum tipis.


"Akan saya panggilkan nona"


Tak lama kedua orang tua dari bela masuk kedalam ruangan, bela menatap ibunya tanpa ekspresi apapun dan sulit ditebak.


"Sayang kami sangat bahagia akhirnya kau menikah" ucap bu tita yang di angguki oleh pak toni.


"Ibu jangan sok sok sedih sekarang ceritakan padaku sejak kapan kalian merencanakan pernikahan ini" ujar bela ketus.


Ibu tita yang tadinya bersiap mengeluarkan air mata tiba tiba tercengir kuda tanpa dosa.

__ADS_1


"Mm hehe itu ibu,,,,,"


"Aaahh ibu suka berbohong, ayah saja yang bercerita silahkan ceritakan seluruh nya padaku tuan Toni Saputra" ucap bela mengalihkan pandangannya pada sang ayah dengan tatapan mengerikan.


"Ayah?" Tanya pak toni menunjuk dirinya sendiri.


Bela mengangguk pasti lalu duduk menyilangkan kedua tangannya menunggu pak toni bercerita. Pak toni menghela nafas panjang lalu mulai bercerita tentang kedatangan david satu bulan yang lalu untuk meminta maaf, awalnya pak toni dan ibu tita tidak menerima permintaan maaf david tapi david datang setiap hari sepulang bekerja bolak balik untuk membuktikan keseriusan nya pada bela.


Pak toni memberi tahu pada bela bahwa david pernah menginap selama satu minggu bolak balik dari desa ke kota untuk meminta restu pada kedua orang tuanya, david berangkat dari desa sangat pagi hingga sampai ke apartemen nya lalu berpura pura tertidur pulas saat bela datang. Dan malam hari setelah bela mengantar david pulang ke apartemennya, dia langsung pergi ke desa lagi untuk menginap dirumah bela.


Tentu perjuangan david tidak semudah apa yang dipikirkan bela, setelah kejadian itu kedua orang tua bela memberikan restunya pada david, mereka juga menyetujui permintaan david yang menyiapkan pernikahan sejak waktu itu.


"Tidak sama sekali sayang, pernikahan mu sudah disiapkan dari jauh jauh hari" jawab ibu tita


Ceklek


David keluar dari ruang ganti yang ada diruangan itu, dia tidak tau jika kedua orang tua bela sedang berada didalam.

__ADS_1


"Bersiaplah sebentar lagi acara akan dimulai" ucap bu tita pada kedua anaknya lalu keluar.


"Ayo acaranya akan dimulai" ujar david mendekati bela


"Aku tidak ingin menikah dengan mu" kata bela menghentikan langkahnya mengikuti david.


Tentu saja david sangat terkejut mendengar ucapan bela, matanya sangat mengerikan menatap bela saat ini.


"Jangan bermain-main dengan ku" ucap david menekan suaranya.


"Malam pertama langsung boleh tidak" goda bela mencairkan suasana.


David langsung mengubah ekspresinya, jantungnya hampir tidak bekerja dengan baik dengan lelucon yang dibuat oleh bela.


"Sah dulu baru ehem sudahlah ayo keluar kenapa otak mu tiba tiba memikirkan itu" ucap david malu sendiri membahas masalah itu.


"Hey kau malu?" Tanya bela semakin semangat menggoda calon suaminya.

__ADS_1


"Ck ayo sahkan dulu baru bahas yang lain" jawab david menarik bela keluar menuju tempat akad dimulai.


Mata bela bersinar terang melihat dekorasi yang sangat amat megah dengan tamu undangan yang tidak bisa ia hitung banyaknya, david benar benar tidak bercanda dengan pernikahan semegah itu.


__ADS_2