
"Hey hey hey ada apa ini" ucap zoya mendorong tubuh lina lalu lina mendorong tubuh faris.
"Heyy ada ap,,,,"
Belum sempat melanjutkan kalimatnya, faris sudah menabrak tubuh Vira lalu vira menabrak tubuh vino hingga seluruh keluarga itu tersungkur didepan pelaminan.
"Aawwww!!"
Serentak ketiganya memegang pinggang masing masing sembari meringis kesakitan, lagi lagi mereka merusuh di acara pernikahan seseorang.
"Bisa lihat jalan tidak!" Ucap Vino kesal sembari memegang pinggang nya membantu vira berdiri.
"Hey siapa yang berani melakukan itu!!" Kata vino sedikit meninggikan suaranya.
"Dia" serempak mereka saling menunjuk hingga ujungnya terlihatlah 3 bocah disana sedang tertawa riang.
"Andre kau yang melakukannya?" Tanya vino sedikit emosi.
"Anak mu vino anaak muu" jawab andre meringis kesakitan memegang bokongnya.
Lagi lagi mereka merusak acara, kenapa keluarga terpandang serusuh ini diacara penting. Batin david
__ADS_1
"Maaf tuan ini diluar dugaan" ucap vino
Huuhh
David bisa berbuat apa, semuanya sudah terjadi dia mau marah tidak bisa karena vino merupakan partner terbaiknya dalam berbisnis tapi kesal juga rasanya saat mata para tamu melihat mereka tersungkur didepan pelaminan.
"Tidak masalah tuan, anda baik baik saja? Nyonya anda baik baik saja?" Tanya bela memegang vira, lina, dan zoya.
Lengkap sudah pesta ini, mendadak dan hancur. Batin bela
Beberapa saat kemudian david akhirnya memutuskan untuk membawa bela kabur, percuma berdiri menyambut tamu toh mereka semua ambyar lagipula pelaminan hampir rusak bekas peristiwa tersungkur nya keluarga Salvatrucha.
"Sayang!" Panggil david pada bela
"I,,, iya?" Jawab bela pelan
"Sekarang sudah bisa ayo lakukan" ucap david mendekati bela.
"Mm tidak menunggu acara selesai dulu?" Tanya bela.
"Malas" jawab david mulai merengkuh tubuh bela ke atas ranjang.
__ADS_1
Keduanya memulai hal sewajarnya suami istri, yaa dikarenakan usia mereka sudah matang tidak perlu lagi harus takut atau memaksa terlebih dahulu.
Saat david sudah mulai dari titik awal tiba tiba farel melewati kamar mereka, kebetulan farel baru saja selesai pergi ke toilet.
"Ya Allah kenapa harus hamba lagi yang melihat pemandangan seperti ini" gumam farel melihat dengan jelas apa yang dilakukan oleh david dan bela.
"Om lain kali tutup pintu terlebih dahulu baru mulai" ujar farel menutupkan pintu untuk david.
"Hey kau tidak menutup pintu?" Tanya bela menatap pintu didepannya.
"Aku lupa" jawab david menepuk keningnya.
"Aku sudah mengunci pintu dari luar dan ini kuncinya" kata farel melempar kunci dari bawah.
"Om aku sarankan kau mengaktifkan peredam suara dikamar mu terlebih dahulu lalu kunci pintu baik baik, cukup aku adalah anak terakhir yang melihat kejadian ini, aku sudah muak melihat kejadian kejadian aneh Om" imbuh farel frustasi.
Huuhh
"Semangat Om!!" Teriak farel kesal lalu berjalan menjauhi kamar tempat david dan bela sedang memadu kasih.
"Tidak orang tua ku tidak orang orang dirumah ku tidak mereka kenapa selalu aku yang menyaksikan kejadian itu, Tuhan percepatlah pertumbuhan ku" gerutu farel
__ADS_1
###
Nah karena bakal ada projek baru (ciee projek)😂 ini cerita bentar lagi tamat ya guys, demi memfokuskan karya yang akan rilis, yaa kalian taulah cerita apa itu. ya udah tunggu aja ya, bersabar sebentar lagi nunggu itu nggak sulit kok😘😘😘