
10 bulan kemudian
bela menjalani hari-hari nya seperti biasa bekerja sebagai sekertaris namun sejak ia tidak tinggal bersama bosnya. david juga tidak tinggal dirumah melainkan tinggal di apartemen miliknya
david sengaja memilih jalan itu agar bisa lebih dekat dengan bela, david menyerahkan seluruh urusan pribadinya pada bela. 10 bulan ini bela lah yang mengurus segala sesuatu keperluan david hingga bela kadang kualahan bahkan pulang ke apartemen nya larut malam
david juga tidak membahas soal pernikahan yang batal itu karena bela sangat benci masalalu di ungkit ungkit kembali
"selamat pagi tuan" sapa bela tersenyum dingin sambil berjalan kedalam ruang ganti mengambilkan david dasi
bela kembali lalu memasang kan dasi pada david, wajah datar keduanya memang sudah seperti itu sejak awal
"selesai, saya sudah menyiapkan sarapan untuk anda diluar tuan setelah itu berangkat ke kantor" ucap bela masih dengan senyuman dinginnya
david mengangguk tanpa senyum lalu keluar untuk sarapan seperti apa yang dikatakan oleh bela, setelah itu david langsung keluar apartemen menuju kantor
"silahkan tuan" ucap bela membuka pintu mobil penumpang
david masuk tanpa banyak bicara, mereka terlihat sama sama dingin setelah kejadian itu, david sebenarnya ingin membicarakan itu namun bela tidak mungkin
"tuan meeting dengan klien,,,"
__ADS_1
"fokus menyetir jangan berbicara diatas mobil" ucap david datar
"baik tuan"
bela melajukan kendaraannya menuju kantor baginya waktu adalah uang jadi bela tidak menyia-nyiakan waktunya untuk bercanda atau bermain-main seperti dulu. David membuat bela benar benar menjadi wanita tangguh selama 10 bulan ini bahkan dia belajar bagaimana cara menyetir karena perintah david
"Silahkan tuan" ucap bela sambil membuka pintu mobil
David mengangguk lalu segera masuk kedalam perusahaan diikuti oleh bela dari belakang membawa tablet untuk melihat jadwal david hari ini
"Hari ini jadwal meeting dalam perusahaan, kita melakukan penyuluhan tentang kinerja karyawan selama satu bulan dan anda memiliki andil besar dalam meeting ini tuan" ucap bela
David tidak menjawab sampai dia masuk kedalam ruangannya
"Meeting dalam perusahaan setelah itu persiapan proyek baru dengan LEA Group lalu istirahat untuk makan siang, setelah makan siang waktu anda kosong sampai malam" tutur bela panjang lebar
"File meeting untuk minggu depan?" Tanya david menyandarkan tubuhnya dikursi
"Sudah saya kerjakan tuan" jawab bela
"Berkas gambaran proyek lama dengan perusahaan asing?"
__ADS_1
"Saya simpan didalam laci anda" jawab bela menunduk
"Kontrak kerja dengan Horowitz Group?"
"Dokumennya ada di meja saya tuan, akan saya ambilkan" ucap bela lalu berjalan menuju pintu mengambil apa yang diinginkan oleh bosnya
Tak butuh waktu lama bela kembali dengan membawa dua dokumen ditangannya lalu memberikan dokumen itu pada david. Hening sejenak karena david sedang fokus membaca dokumen itu
"Bagus" ucap david meletakkan dokumen diatas meja
"Ada lagi yang anda inginkan tuan?" Tanya bela sopan
"Ada"
"Apa?" Tanya bela
"Tidur dengan ku" jawab david datar
"Anda butuh istirahat tuan, istirahatlah saya akan kembali nanti. Permisi" ucap bela dengan cepat memutar tubuhnya meninggalkan david
David tersenyum tipis melihat reaksi bela yang dingin dengan permintaannya tapi waktu untuk mempertahankan bela tinggal dua bulan setelah itu bela pasti akan mengundurkan diri seperti yang ia katakan dari awal
__ADS_1
Mengingat david sudah mulai sadar akan ketertarikan nya pada bela sejak beberapa bulan yang lalu saat ia melakukan menghadiri acara pesta pembukaan perusahaan cabang yang didatangi banyak petinggi petinggi lain dan menyapa bela. David mulai mengerti dengan perasaannya sendiri dan dari sanalah david menyibukkan bela dengan mengurus segala keperluannya mulai dari hal kecil hingga besar