My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 9


__ADS_3

beberapa jam kemudian bela menyiapkan diri untuk presentasi hari ini didepan klien yang berasal dari Jepang, jujur saja bela sedikit gugup tapi mengingat bosnya yang sangat judes membuatnya bergidik ngeri


bela mempersiapkan diri mulai dari penampilannya yang menggunakan rok selutut berwarna hitam dibarengi dengan kemeja putih dan rambut diikat membuat kegugupan bela memudar perlahan


"huuhh jangan gugup bela jika kau gugup maka bos mu akan menendang mu dari sini" gumam bela


bela langsung keluar dari ruangannya dan menemui david


"permisi tuan ini waktunya untuk meeting, mereka sudah menunggu diruangan sebelah" ucap bela dengan sopan


david acuh saja sambil berjalan keluar lalu diikuti oleh bela dari belakang


David dan bela sudah layaknya sepasang bos dan sekertaris saat dikantor, tidak ada pembicaraan apapun yang melibatkan hal pribadi kecuali pekerjaan


sampai diruang meeting mereka masuk dan memisahkan diri karena david duduk dikursi paling depan untuk menyaksikan presentasi sekertaris barunya


"selamat pagi tuan, perkenalkan nama saya bela senang bertemu dengan anda anda semua" sapa bela tersenyum manis kepada beberapa klien disana


para klien tersenyum melihat bela dengan penampilan sederhana namun sangat elegan dimata para klien

__ADS_1


"baiklah tuan saya akan mempresentasikan kerjasama tentang proyek baru yang akan kita kerjakan kedepannya jadi proyek ini berada disebuah kota kecil,,,," begitulah bela menjelaskan seluruh isi tentang proyek baru


para klien mendengarkan dengan hikmat karena penjelasan bela singkat padat dan mudah dipahami sehingga mereka hanya mengangguk paham


sedangkan david tetap dengan ekspresi datarnya mendengar presentasi bela yaa walaupun dia sedikit terkejut dengan kecerdasan yang dimiliki bela


"jadi begitu tuan, jika kita bekerjasama saya pastikan keuntungan nya 3 kali lipat dari biasanya" ucap bela mengakhiri presentasi


"baik saya akan menanam saham disini yaa walaupun tidak besar setidaknya saya bisa menanamkan saham agar mendapat keuntungan" ujar salah satu klien


"saya akan menanamkan 40% saham di proyek ini" ucap disebelahnya


david tersenyum tipis dengan hasil kerja dari bela, dia tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dengan proyek barunya dengan keuntungan yang berlipat-lipat


sedangkan bela tersenyum manis lalu menyodorkan dokumen untuk ditandatangani oleh pihak pihak yang berkaitan


selesai meeting david dan bela kembali keruangan setelah memerintahkan beberapa pembesar untuk mengantar klien


"tuaannnn akhirnya saya berhasil!!" teriak bela dengan semangat 45 sambil berjingkrak jingkrak dilorong menuju ruangan mereka

__ADS_1


hari ini david sangat sering tersenyum melihat tingkah sekertaris nya


"baru seperti itu sudah bangga" ucap david ketus


"tentu saja tuan, ini presentasi perdana saya didepan klien dan berhasil yeee" ujar bela bertepuk tangan kecil, dia melupakan jalan elegannya


"diam!! jaga etitut mu didepan pemimpin!" ucap david dengan tegas


bela langsung menghentikan tepuk tangannya lalu kembali tegak dan menghilangkan senyumnya


"maaf tuan reaksi saya berlebihan" kata bela


wajah david datar datar saja melihat perubahan bela yang sangat cepat


"pesan makan siang lalu bawa keruangan ku!" titah david


"tidak ingin makan di luar tuan?" tanya bela sedikit menatap david


"aah baiklah saya akan memesan makanan" jawab bela pada dirinya sendiri setelah mendapat tatapan mematikan

__ADS_1


David berjalan dengan elegan kembali keruangannya, yaa david harus makan siang di kantor karena jika dia keluar maka itu akan menghabiskan banyak waktu dan tentu saja david tidak ingin bersantai dengan menghabiskan waktu sebanyak itu hanya untuk makan siang


__ADS_2