My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 49


__ADS_3

Ceklek


"Da,,,, vid"


Bela seperti patung berdiri didepan pintu, Bela menutup mulut melihat pemandangan didepannya, pemandangan yang tidak pernah ia sangka sangka akan melihat itu dihari pernikahannya


"David" panggil bela dengan nada lemah


Pandangan david sedikit buyar menatap orang yang memanggilnya namun ia kembali melakukan aksinya


Ya bela melihat david sedang menindih pryzel dibawah sambil mencium leher dan bibirnya. Kancing gaun pryzel terbuka lebar hingga memperlihatkan setengah dadanya


"David a,,,apa yang kau lakukan" ucap bela masih menahan sesaknya


David tidak mendengar sama sekali, telinga dan matanya benar benar dibutakan karena nafsunya yang sudah memuncak, tidak peduli bela sedang berada didepannya dia tetap mencium bibir pryzel dengan tangannya yang sudah berjalan kemana mana


"Pelan pelan sayang kenapa kau nafsu sekali" ucap pryzel sambil melayani david dengan baik


"Daviid!!" Teriak bela mendekati david


"Diam, keluar sekarang!! Kau siapa!!" Teriak david mendorong tubuh bela sampai terjatuh di atas lantai hingga kepalanya membentur meja


"Ayo sayang kita lanjutkan" ucap pryzel menarik tubuh david dan kembali menciumnya


David dengan senang hati menerima ciuman dari pryzel, ciuman penuh nafsu yang berhasil memporak porandakan segenap jiwa dan raga ditubuh bela. Matanya harus melihat calon suaminya sedang berciuman bahkan diluar dugaan pryzel berani membuka pakaiannya didepan david


Bela menumpahkan air matanya melihat pemandangan ini. Bela memukul dadanya agar bisa sedikit bernafas, bela menangis namun tidak bersuara, ingin sekali bela berteriak dengan keras meminta tolong namun kepalanya benar benar pusing karena benturan keras dari david. Perlahan pandangan david sedang menatap tubuh pryzel kabur dan hilang. Bela tergeletak pingsan di atas lantai


"Ayo sayang kemarilah, mendekatlah kita akan menjadi pasangan suami istri setelah kau melakukannya" ucap pryzel mengulur tangannya


Alih alih peduli pada bela, David malah tersenyum dengan tubuh mulus didepannya dan tidak menatap bela sedikitpun, dia mendekati pryzel seakan sudah siap menerkam tubuh indah itu


"Bela ke,,,, astaga daviid!!" Mata dewi terbelalak melihat bela tergeletak di atas lantai sedangkan david sedang berusaha mendekati pryzel yang sudah mulus tanpa sehelai kain


"David apa yang kau lakukan hahh!!" Teriak dewi

__ADS_1


Mata pryzel terbelalak dan langsung menutup tubuhnya dengan selimut


"Apa yang kau lakukan hahh!!" Teriak dewi meraih lengan david menjauhi pryzel


Plakk


David meringis kesakitan dengan tamparan keras dari mamanya


"Ma, keluarlah jangan ganggu kami" ucap david kembali mendekati pryzel yang sudah pucat


"David!!" Mata dewi memerah emosi melihat nafsu putranya yang tidak bisa terkontrol


"Belaa!!" Teriak ibu tita histeris sambil menangis dari ujung pintu


"Bela bela sayang ada apa denganmu nak?" Kata ibu tita mengangkat kepala putrinya yang sudah bercucuran darah dibalik kepala


"Bela bela bangun nak" ucap pak toni


"Pak bawa putri kita kerumah sakit sekarang" kata ibu tita meraung-raung


Pak toni mengangguk lalu mengangkat tubuh putrinya keluar kamar dan menuruni tangga melewati para undangan, pak toni tidak peduli dari pebisnis kalangan level atas dia tetap membawa bela keluar dari rumah itu


"Maaf tuan, anda bisa melihat kondisi putra anda didalam" jawab pak toni dingin lalu masuk kedalam taksi bersama dengan istrinya diikuti oleh raka, riko dan rifa dari belakang


Ervan langsung masuk kedalam rumah dan membubarkan para tamu undangan setelah itu ervan langsung naik ke atas beserta syifa dan riki


"Astaga daviidd apa yang kau lakukan!!" Teriak ervan melihat seorang wanita sedang membungkus tubuh dan david yang sudah membuka kemejanya


"Kak, ka,,,kalian,,," syifa menangis melihat kakaknya yang tidak mendengarkan sama sekali


Ervan langsung mendekati david dan menariknya menjauhi pryzel karena sedari tadi dewi tidak bisa membandingkan kekuatannya dengan david


Bughh


Ervan memukul david agar dia sadar namun matanya masih saja memancarkan hawa nafsu

__ADS_1


"Sadar david sadar!!" Teriak ervan kembali memukul david hingga pingsan


"Paa jangan terlalu keras dengan david" kata dewi berhamburan memeluk putranya yang sudah babak belur


"Dia pantas mendapatkan itu ma, jika dia tidak ingin menikah kenapa dia tidak mengatakan itu dari awal atau menolak dengan tegas!! Biarkan dia mati sekarang!!" Teriak ervan emosi dan kembali mendekati david namun dihalangi oleh riki


"Om tenang Om, dia putra mu" kata riki memegang tubuh ervan


"Lepaskan aku, dan ya mana ****** itu aku akan membunuhnya!!" Ujar ervan kembali memasuki kamar david


"Siapa namamu?" Tanya ervan


Pryzel terkejut dengan kedatangan ervan, ini diluar dugaan dan rencana nya. Awalnya pryzel hanya ingin memperlihatkan itu kepada bela namun sasarannya mengenai seluruh keluarga Ferrero


"Jawab!!" Teriak ervan menatap tajam kepada pryzel


"Pryzel Om" jawab pryzel terbata bata


"Kau tau dia?" Tanya ervan menatap riki yang ikut masuk


"Dia adalah pewaris Fresh Gold, dia memiliki kontrak kerja dengan david beberapa waktu yang lalu" jawab riki menatap pryzel


"Hanya keluarga semut yang berani mengganggu keluarga Ferrero? Kulihat kau bisa dipercaya, urus semua tentang dirinya dan buat seluruh bisnis keluarganya hancur hingga ia dan ayahnya tinggal di jalanan. Buat rumor tentang dirinya sebagai wanita malam, kurasa itu yang dia inginkan sampai melakukan hal selicik ini pada putra ku" ucap ervan dingin namun mematikan


"Baik Om" jawab riki keluar dari ruangan untuk melakukan pekerjaannya


"Keluar sekarang dan pastikan kau tidak meninggalkan noda kaki kotor mu itu dirumah ini" kata ervan menatap tajam pada pryzel


"Om tolong jangan lakukan itu pada keluarga saya Om" ucap pryzel menyatukan kedua tangannya


"Keluar!!!" Teriakan ervan berhasil membuat pryzel memekik telinga


Ketegasan ervan berlaku pada siapa yang mengganggu keluarganya kali ini


"Om saya mohon Om" kata pryzel terisak

__ADS_1


"****** sialann!! Jika aku sudah bilang keluar maka keluar!!"


Pryzel tidak berani berkutik, dia berjalan kekamar mandi untuk memasang pakaiannya lalu keluar dari rumah keluarga Ferrero


__ADS_2