My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 68


__ADS_3

Ceklek


Bela masuk membawa dua minuman namun yang ia lihat hanya david tidak ada putra pemimpin salvatrucha disana


"Dimana tuan muda?" Tanya david melihat sekeliling


"Sudah kembali"


"Kembali?" Tanya bela mengerutkan keningnya


David tidak menjawab, dia fokus menatap bela sembari memikirkan apa yang dikatakan vano tadi


Menggunakan sistem 3 M? Langkah awal mengancam Begitu kan?. Batin david


"David, kau baik-baik saja?" Tanya bela menggerakkan tangannya didepan wajah david


"Heuh?" David bengong sendiri dengan pemikirannya


"Kau baik baik saja?" Tanya bela sekali lagi


David mengangguk dengan cepat


"Tuan muda?"


"Sudah kembali"


"Haahh sayang sekali padahal aku ingin sekali berbincang banyak hal padanya"


"Baiklah ayo keruangan untuk melanjutkan pekerjaan" ajak bela tersenyum tipis lalu berjalan mendekati pintu


Lakukan sekarang. Batin david

__ADS_1


"Bela!" Panggil david sembari menarik lengannya lalu menggenggam tangan mungil itu


"Da,,, vid"


"start the game until the next Sunday" ucap david tersenyum menatap bela lalu keluar dari ruangan dengan menggandeng tangannya


"Aku tidak bisa!" Ujar bela tegas memberhentikan langkahnya


David memutar tubuhnya menghadap bela dengan tatapan yang tidak bisa di ungkapkan


"Pikirkan baik-baik atau kau akan tidur dengan ku malam ini, kau pasti tidak lupa dengan surat perjanjian yang mengatakan David Ferrero berhak meminta apapun" bisik david ditelinga bela hingga membuatnya merinding


"Turuti perkataan ku dan jangan membantah" imbuh david dengan seringai liciknya


Terpaksa bela mengiyakan apa yang dikatakan oleh david, dia tidak mau tidur dengan sembarang orang walaupun david pernah memeluknya dimalam ia mabuk


Cih jatuh cinta ala Mafia harus seperti inikah? Memang berhasil hanya saja aku tidak tega melihat ekspresi wajah wanita ku seperti itu. Batin david


Bela melihat kesamping menatap david


"Aku ingin membuat tantangan untuk mu" ucap david menatap lurus lorong lorong ke arah ruangannya


"Apa?" Tanya bela


"Aku akan membuatmu jatuh cinta padaku dalam waktu satu minggu" jawab david datar sembari memegang tangan bela


Bela tidak menjawab perkataan david sama sekali, wajahnya nampak biasa biasa saja saat david mengatakan itu


"Kenapa? Kau tidak percaya padaku?" Tanya david


"Aku percaya"

__ADS_1


"Lalu kenapa diam?"


"Aku tidak yakin bisa mencintai seseorang lagi" jawab bela memaksakan senyumnya


Lagi?? Berarti dia pernah jatuh cinta? Tapi dengan siapa?. Tanya david dalam benaknya


"Kau hanya perlu memberi ku kesempatan untuk memperbaiki segalanya, aku tidak peduli kau akan jatuh cinta padaku setidaknya aku berusaha" ujar david dengan tulus


Bela pun melihat tatapan tulus itu dari wajah david namun masih saja hatinya ragu dengan perkataan david yaa walaupun sebenarnya bela tidak pernah melihat wanita datang ke kantor atau ke apartemen david


"Kau hanya perlu menjawab iya atau tidak!" Imbuh david berusaha membujuk bela


"Kau bisa mendapatkan orang yang lebih baik, aku hanya orang miskin yang datang dari desa untuk bekerja. Derajat kita berbeda sangat jauh david, kuharap kau mengerti" ucap bela mengalihkan pandangannya


"Jangan bawa bawa tahta dalam cinta, jika memang harta menjadi penghalang untuk kita maka aku akan melepas segalanya" ujar david memegang bahu bela untuk meyakinkan nya


"Jangan bercanda kau adalah keluarga terpandang david" kata bela tersenyum sinis


"Maka aku akan menjadi keluarga kelas bawah menyamakan keluarga mu agar tidak ada perbedaan"


"Tidak jangan lakukan itu!!"


"Oleh sebab itu jangan pernah membahas harta atau tahta disaat aku ingin mendekati mu" ujar david kembali meyakinkan bela


Bela nampak berpikir sambil menatap manik hitam david


"Jika aku memberi kesempatan bukankah itu artinya sama saja menjatuhkan diri ku kedalam jurang yang sama?" Tanya bela ragu


"Memberikan kesempatan kedua bukan berarti harus jatuh untuk kedua kalinya bela, yakinlah aku tidak akan mendorong mu masuk kedalam jurang yang sama" jawab david lagi


Lagi lagi bela harus membisu karena jawaban david cukup logis dan bisa diterima oleh akal pikirannya

__ADS_1


__ADS_2