My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 79


__ADS_3

Beberapa hari kemudian bela benar benar sudah pulih karena david memperketat pengawasan dan dia harus melihat dengan mata kepalanya sendiri bela menelan obat itu


Dan tadi malam bela memaksa ingin pulang ke apartemen nya kali ini david tidak bisa menghalangi bela karena wanita itu pergi walaupun david tidak mengizinkan


"Tersisa dua hari" gumam david memikirkan kontrak perjanjiannya dengan bela namun belum ada tanda-tanda jika bela membuka hati


"Selamat pagi" sapa bela


David sedikit terkejut dengan kehadiran bela, dia datang disaat David sedang melamun memikirkan bagaimana cara merebut hati bela dalam dua hari


"Sebutkan jadwal nanti malam" ucap David


"Bukankah sudah tidak ada jadwal malam?" Tanya bela heran


Bahkan aku lupa pernah mengatakan itu. Batin david


"Baiklah beritahu Riki dan Syifa kita akan dinner bersama nanti malam" jawab david


"Mm,,," bela ragu harus mengatakannya atau tidak


"Katakan saja" ucap David seakan-akan tau maksud bela


"Boleh mengajak raka dan rifa?" Tanya bela ragu


Bela tidak mendapat jawaban apa apa dari david, dia terus saja menatap bela kembali berpikir keras untuk merebut hati sekertarisnya itu


"Baiklah lupakan saja" jawab bela untuk pertanyaan nya sendiri


"Boleh saja aku tidak keberatan sama sekali" ucap David berjalan keluar apartemen mendahului bela


Dikantor pun david benar benar tidak fokus dengan deadline yang sudah sangat dekat itu, setelah dua hari kedepan bela akan kembali ke sifat dinginnya pada David


"Aargghh!!!" David melempar beberapa lembar kertas hingga berserakan di atas mejanya

__ADS_1


Bagaimanapun caranya David harus mendapatkan hati bela dua hari ini, dia tidak tau sebenarnya bela mulai membuka hatinya untuk david namun bela dilanda kebingungan apakah harus kembali pada David atau tidak


"Berikan cokelat, yaah langkah awal adalah cokelat kulihat syifa suka dengan cokelat mungkin bela juga begitu" gumam David


Tidak ingin menghilangkan banyak waktu David memesan cokelat untuk diberikan pada bela, setelah cokelat itu datang david memanggil bela masuk kedalam ruangannya


Ceklek


"Kau memanggilku?" Tanya bela sopan


"Kau suka cokelat?" Tanya David balik


"Aku alergi cokelat" jawab bela


Baru saja ingin mengeluarkan kotak cokelatnya david kembali menyimpan cokelat itu didalam lacinya tanpa sepengetahuan bela


"Kau ingin makan cokelat??" Tanya bela polos


"Bu,,,bukan mm kembalilah kerjakan pekerjaan mu tapi katakan padaku jika kau lelah" jawab david datar


"Cokelat alergi lalu apa yang disukainya" gumam David


David kembali berpikir lalu berniat membeli bunga untuk bela. Setelah bunga itu datang David kembali memanggil bela keruangannya


"Bagaimana jika seseorang memberikan mu bunga?" Tanya david mulai antusias


"Aku akan membuangnya" jawab bela singkat


"Kenapa?" Tanya David menyatukan kedua alisnya


"Aku tidak bisa mencium serbuk bunga" jawab bela lagi


David menepuk keningnya lalu memerintahkan bela keluar dengan telunjuknya, sebenarnya apa yang wanita ini sukai kenapa sulit sekali menebaknya pikir david

__ADS_1


Lama berpikir David belum juga mendapat ide bahkan seluruh pekerjaannya hari ini tidak ada yang tuntas satupun. David memutuskan untuk menghubungi Raka yang cukup dekat dengan bela, dia pasti tau apa yang bela tidak suka


"Ada apa tuan Ferrero, kau ingin menginvestasikan saham mu?" Tanya Raka dari balik sambungan


"Apa yang bela sukai" ucap David datar


"Hmm aku mengerti arah pembicaraan mu, mari kita bernegosiasi" ujar Raka


"Jangan main-main dengan ku"


"Tidak, aku hanya meminta salah satu karyawan mu untuk dipindahkan ke kantorku" ucap Raka santai


"Apa maksudmu?" Tanya david


"Rifa, aku meminta karyawan mu yang satu itu" jawab Raka seperti sedang menjual dan membeli barang


"Cih kau sudah candu dengan tubuh wanita?" Tanya david sekaligus menggodanya


"Ck mau tidak!!" Jawab raka kesal


"Hey jaga bicaramu!" Ucap david ikut kesal


"Baiklah baiklah jadi kau setuju atau tidak" kata raka tidak sabar


"Ambil saja semaumu sekarang beritahu aku apa yang disukai oleh bela" ujar David


"Mm bela itu suka makan dan makanan kesukaannya sangat banyak mulai dari ayam goreng, ayam kecap, ayam geprek, ayam bakar, ayam bumbu rujak. Dia juga sangat menyukai ikan" tutur Raka tanpa henti


"Sebanyak itu?" Tanya David terkejut padahal tubuh wanita itu sangat kecil


"Iya, ah ya dan untuk ikan ada tiga jenis ikan yang tidak boleh kau siapkan dimeja makan karena dia tidak akan memakannya" jawab raka dengan cukup serius


"Apa?" Tanya David ikut serius

__ADS_1


"Ikan paus, hiu, dan ikan ******" jawan Raka terbahak-bahak


"Setaann!!" Ucap david memutuskan sambungan nya tanpa persetujuan raka karena dia sudah cukup serius ingin mendengar jawaban raka namun ternyata hanya bercanda


__ADS_2