My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 66


__ADS_3

Berat. Itu yang dirasakan oleh bela pagi ini, sakit dikepalanya terasa seperti telah dihantam batu besar bela tidak bisa bergerak sama sekali sembari memegang kepalanya


"Mmhh aww" gerutu bela menyipitkan matanya


"Selamat pagi" sapa david dari seberang pintu


Bela belum sadar penuh akan kehadiran david yang sedang menyeringai mendekatinya


"Sudah jam 07.30 telat setengah jam, kau sudah melupakan satu kewajiban mengurus bos mu" ucap david meletakkan minuman pereda pening diatas nakas


Bela langsung mengangkat tubuh beratnya menyadari akan kesalahan pertama dipagi yang buruk


"Ma,,,maaf tuan saya aww sshh" bela memegang kepalanya kembali


"Kau tidak apa-apa? Mana yang sakit" ujar david memegang kepala bela lalu menekan nekan kepalanya


"Ti,,, tidak lepaskan saya" ucap bela dengan cepat kilat menjauh


"Kembali atau aku yang mendekat!" Ujar david dengan seringai liciknya


Bela harus menunduk dengan ancaman david, matanya terus menatap kebawah. Tunggu kenapa bajunya berganti, baju tidur ini bukan pakaian yang ia kenakan semalam pikir bela


"Kau,,," bela memberanikan dirinya menatap david dan memperhatikan baju tidur yang sama dengan yang ia kenakan


"Daviiidd!!! Brengsek kau apakan aku hah!!" Teriak bela dengan suara lima oktafnya


"Sialan!! Pergi dari sini!!" Teriak bela emosi sembari berkaca kaca


Tidak ada lagi kata anda atau tuan dari bibir bela karena geram dengan perlakuan semena-mena david


"Cih kau yakin akan mengusir ku setelah ini?" Tanya david dengan santai


"K,,,kau apa yang kau lakukan" jawab bela menatap david waspada


Apa dia melakukannya? Tapi kenapa aku tidak merasakan apa-apa. Batin bela

__ADS_1


"Kau tidak ingat apapun? Haahh sayang sekali padahal tadi malam adalah detik detik terindah untuk kita" ujar david tersenyum seperti orang gila


Tidak mungkin ini tidak mungkin, aku tidak merasakan apapun tapi bagaimana jika memang benar dia melakukannya, bagaimana jika efeknya tidak menimbulkan gejala-gejala. Mati aku. Batin bela


"A,,,aku tidak mengerti" kata bela mengalihkan pandangannya


"Ayo menikah sebelum kau hamil" ucap david


"Jika kau melakukan itu aku pastikan tidak akan pernah menemui mu di masa depan" ancam bela berkaca kaca


"Haahh minum itu lalu ganti pakaian mu" ucap david mulai kesal


"Bagaimana dengan,,,,"


"Kau pikir aku laki laki brengsek yang memanfaatkan wanita mabuk? Sekarang ganti pakaian mu atau aku yang mengganti pakaian mu persis seperti syifa" kata david menyeringai mendekati bela


Dengan langkah seribu bela berlari masuk kedalam kamar mandi dan menggantikan pakaiannya. David terkekeh melihat wajah ketakutan bela, bagaimana jika dia benar benar melakukannya pasti bela tidak akan memaafkan nya


Ceklek


"Sudah selesai?" Tanya david menatap bela dari ujung rambut hingga ujung kaki


"Iya, mm anda tidak berangkat ke kantor tuan?" Tanya bela balik


"Satu minggu kedepan jangan panggil aku tuan, panggil namaku jika tidak kau tau akibatnya" jawab david datar


"Tidak bisa tuan anda bos,,,,"


David menarik bela lalu mencium bibirnya dengan lembut, hanya sebentar sebagai pemanasan untuk memancing getaran jantung bela dan itu berhasil sekarang


"Tuan,,,,"


David kembali mencium bibir tipis dan mungil itu berkali-kali


"David!!"

__ADS_1


"Good girl" ucap david tersenyum puas melepaskan tangannya dari pinggang bela


"Siapkan pakaian ku" imbuh david meninggalkan bela ke kamar mandi


"Perlahan aku akan mencintainya kembali jika seperti ini terus, tidak bela sebentar lagi kontrak kerjamu habis kau bisa bebas setelah ini" gumam bela


Tak lama david keluar dari kamar mandi dengan rambut basahnya terlihat sangat menggoda dimata bela. Tampan dan seksi adalah dua kata yang sangat pas untuk penampilan david kali ini


"Bela!" Panggil david


"Bela!!"


"Bela diana putri dimana pakaian ku!!" Ucap david sedikit berteriak karena bela terus menatapnya sedari tadi tanpa memberikan jawaban


"Aah anu mm itu, disana ya disana" jawab bela salah tingkah


"Hmm apa aku begitu menarik hingga kau tidak memejamkan mata melihat tubuh ku?" Goda david mendekati bela


"Ti,,, tidak" david tetap mendekati bela hingga deru nafasnya menampar pipi bela


Bela meneguk salivanya tidak tau apa yang akan dilakukan david dengan posisi sedekat itu daan david mengambil pakaian yang ada dibelakang bela. Wajahnya memerah karena salah sangka dengan david


Ting,,,ting


"Halo"


"Aahh ya meeting akan segera dimulai, kami akan segera kesana sekarang" ucap bela


"Ku rasa kita tidak punya banyak waktu disini, meeting dengan Salvatrucha Group tersisa 15 menit lagi. Mereka sangat disiplin waktu jadi kita harus cepat" ujar bela memutar tubuhnya menghadap david


"Ka,,,,kau" bela membulatkan matanya saat melihat david sudah rapi dengan pakaian nya


"Ganti baju dimana?" Tanya bela bengong


"Disini memangnya kenapa?" Tanya david balik dengan santainya tanpa merasa bersalah atau malu

__ADS_1


"Tidak, lain kali ganti pakaian diruang tertutup" jawab bela dengan cepat meninggalkan david keluar kamar menyiapkan segala kebutuhannya


__ADS_2