My Cruel Boss

My Cruel Boss
bab 75


__ADS_3

"Mm rifa maafkan aku" ucap bela menunduk sembari memainkan jarinya


"Aku tidak ingin membahas itu bela"


"Rifa aku mohon bantu raka, dia sangat membutuhkan mu" kata bela mengangkat kepalanya


"Bantu apa?? Membantunya untuk menikmati tubuh ku?" Tanya rifa sinis


"Sudah bela, aku bisa mencari yang lain" saut raka namun tak dihiraukan oleh bela


"Siapa? Kau ingin menggunakan tubuh ku?? Silahkan raka tapi itu percuma bukan? Tubuh mu tidak akan bereaksi" ucap bela meninggikan suaranya


Raka diam tidak tau harus menjawab apa tapi dia tidak bisa memaksa rifa melakukan itu


"Aku tidak mengerti apa yang kalian bahas" saut rifa


Bela mendekati rifa lalu mengajaknya untuk duduk kembali disofa lalu menceritakan segala kekurangannya raka selama ini, rifa hampir saja pingsan mendengar bahwa raka sebenarnya menyukai sesama jenis namun ia memiliki tekat untuk sembuh dengan menggunakan tubuh wanita


"La,,,lalu kenapa harus aku, di,,,dia bisa menggunakan tubuh wanita lain" ucap rifa terbata bata tidak berani menatap raka ataupun bela


"Jika bisa aku tidak akan meminta mu melakukan nya rifa, dia sudah mencoba beberapa wanita hanya saja tidak ada hasil, dia benar-benar tidak merasakan apapun kecuali saat bersama lelaki dan ada satu wanita yang membuatnya bereaksi yaitu dirimu. Oleh karena itu aku meminta bantuan mu" tutur bela menatap rifa dan raka bergantian


Hening dalam waktu yang lama berpikir masing-masing bagaimana cara memecahkan masalahnya


"Cukup!! Aku tidak ingin melakukannya lagi, biarlah semua berjalan apa adanya" ucap raka memecahkan keheningan

__ADS_1


Rifa menggigit bibir bawahnya ragu dengan keputusan yang ia ambil karena cukup mengerikan baginya untuk berhubungan dengan seorang laki laki yang tidak memiliki hasrat pada wanita


"A,,,aku akan membantu tapi dengan syarat tidak boleh melewati batas wajar, ada hal hal tertentu yang harus aku berikan pada suami ku nanti" kata rifa ragu


Bela tersenyum lalu memeluk rifa, lega rasanya rifa ingin membantu raka untuk pulih


"Mulai sekarang kau akan tinggal dengan raka, dan kau harus tinggal terpisah dengan riko" ujar bela


"Ha,,,harus tinggal bersama?" Tanya bela membulatkan matanya


"Mm jika kau tidak bisa tidak masalah"


"Baiklah baiklah tapi dia harus meminta izin pada orang tua ku, dengan alasan yang logis dan bisa diterima oleh akal sehat" ujar rifa


"Bagaimana raka?" Tanya bela


"terimakasih kalian mau bekerjasama terutama kau rifa" ucap bela kembali memeluk rifa


"baiklah aku harus pulang untuk berkemas" kata rifa


bela melepas pelukan nya lalu memberikan kode keras untuk raka menyusul rifa


"akan ku antar" ujar raka


"tidak perlu"

__ADS_1


"baiklah"


bela memukul kepala raka karena kebodohannya


"hisss sakit!!" gerutu raka


"bodoh!! beraksi malam ini, kau harus kembali mencobanya dan kau harus berhasil membawanya keluar dari rumahnya" bisik bela ditelinga raka


ceklek


david masuk kedalam kamar


"ini sudah malam, pulanglah bela akan beristirahat karena dia tidak boleh terlalu lelah" ucap david


"baik tuan permisi"


"hey kau akan di antar oleh raka, ini sudah malam tidak baik wanita sendirian diluar" kata david


Rifa ingin sekali membantah namun apalah daya ketika sang penguasa jagad raya yang memerintah


raka menepuk pundak david sebagai tanda terimakasih lalu keluar menyusul rifa


"istirahatlah!!" titah david datar


"terimakasih telah membantu" kata bela tersenyum manis

__ADS_1


aku tau kau diluar sejak tadi. batin bela


__ADS_2