
Sesampainya di rumah, Ashley langsung mengajak Nicko masuk ke dalam dan mempersilakannya untuk istirahat di kamar Vanno.
“Bang, istirahat di kamar Bang Vanno yaa. Abang bisa mandi di sana dan ganti baju punya Bang Vanno!” tutur Ashley. “Malam ini kita nginep di rumah Ashley gak pa-pa kan?”
“Kenapa gak pulang ke Mansion aja? Bukannya kamu udah janji mau makan malam sama papi mami?” balas Nicko yang sangat paham betul jika Ashley pasti tengah menunggu sesuatu dari secret admirernya.
“Iya juga sih, tapi ...”
“Besok kita pulang kerja langsung kesini dan menginap di rumahmu, Gimanaa? Yang peting harus dapat izin dari papi sama mami!” tawar Nicko yang langsung diangguki kepala oleh Ashley.
“Oke Bang. Bentar yaa, Ashley ambil sesuatu dulu di kamar!”
Ashley pun menaiki anak tangga dan mengambil sesuatu di kamarnya. Tak lama kemudian Ashley keluar dari kamarnya sambil menggendong boneka beruang yang ukurannya sangat besar.
Teddy bear berwarna mocca itu pemberian dari pengagum rahasia Ashley tepat saat Ashley berulang tahun di usia 17. Sejak saat itu, teddy bear selalu menemani Ashley tidur sampai saat ini.
Melihat hal tersebut, Nicko langsung menyunggingkan senyumnya. Bahagia? Tentu saja ia merasa sangat bahagia melihat semua barang yang ia beri selalu bernilai di mata Ashley.
“Ayok bang, kita come on!” ajak Ashley.
Nicko pun langsung mengikuti langkah Ashley dan mengunci pintu rumah. Keduanya langsung menuju ke Mansion Nicko. Sesampainya mereka di Mansion bertepatan saat papi dan mami Ashley yang juga baru tiba.
Ashley pun turun dari mobil dan langsung menemui mami Ichel.
“Hai mami!” sapa Ashley sambil menyalami Mami Rychelle.
“Hai sayang. Gimanaa hang outnya? Seneng kan?”
Pertanyaan Mami Rychelle langsung dijawab Ashley sambil menganggukkan kepalanya. Keduanya pun jalan beriringan masuk ke dalam Mansion.
“Mamii, Ashley boleh gak kalo besok tidur di rumah aja ditemenin sama Bang Nicko?”
“Loh memangnya kalo di sini kenapa sayang? Kamu gak betah ya tinggal di Mansion?”
Pertanyaan Mami Rychelle langsung dijawab dengan gelengan kepalanya.
"Bukan begitu, Mami. Ada yang Ashley tunggu di rumah."
"Mami tahu kan kalo udah 6 tahun ini Ashley punya pengagum rahasia yang gak pernah absen kirim notes kecil, surat, dan barang-barang yang sesuai dengan keinginan Ashley."
Mami Rychelle hanya berdehem dan menganggukkan kepalanya menimpali ucapan Ashley.
"Naah, udah 2 hari dia absen. Padahal biasanya gak pernah kayak gini."
"Jadi Ashley mau nunggu kabar aja dari dia. Setelah itu Ashley kembali lagi tinggal di Mansion."
__ADS_1
"Boleh kan Mi?" tanya Ashley sambil memperlihatkan puppy eyesnya.
Meski saat ini sudah berusia 21 tahun dan duduk di semester 7, Ashley tetap saja masih kelihatan sangat imut dan siapapun yang melihatnya juga pasti akan gemas.
"Ooooh, jadi hanya karena secret admirer kamu yaaa?" tanya Mami Rychelle.
"Iyaa Mamii. Gimana kira-kira menurut Mami?"
Rychelle menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.
"Sayang, bukannya mami gak bolehin Ashley tinggal di rumah sendiri. Tapi selama papa dan mama kamu bertugas, Ashley menjadi tanggung jawab Mami."
"Kamu sama Bang Nicko kan bukan muhrim, mana boleh hanya tinggal berdua saja dalam satu atap? Nanti kalo digerebek sama warga gimana?"
Ashley mulai menelan ludahnya kasar. Memang benar apa yang diucapkan oleh Mami Rychelle. Mereka berdua bukan muhrim dan tidak diperbolehkan tinggal berdua saja dalam satu rumah. Meskipun Ashley sudah menganggap Nicko sebagai Abangnya sendiri.
"Kecuali kalau kalian sudah menikah, Mami gak akan larang hal itu sayang!" lanjut Mami Rychelle membuat Ashley sedikit salah tingkah mendengarnya.
Kini Mami Rychelle mengajak Ashley duduk di kursi makan sambil menasehatinya seperti layaknya seorang ibu dan anak.
"Ashley gak marah kan Mami larang seperti ini?" tanya Mami Rychelle.
Ashley langsung menggelengkan kepalanya. "Mana mungkin Ashley marah sama Mami. Semua yang Mami ucapkan juga benar."
"Untuk masalah secret admirer kamu, Mami bisa bantu!"
Ashley yang matanya sudah berbinar dan hendak membahas masalah secret admirernya kini harus teralihkan ke Nicko yang batuk batuk di sengaja.
"Abang nih ganggu orang lagi ngobrol aja!" protes Ashley. "Kenapa bisa sampe batuk batuk kek gitu sih?"
“Memang nya kamu gak tau yaa. Nicko pasti... "
"Mamiiiii!" Nicko seketika menghentikan batuknya dan membulatkan matanya, memberi kode agar tidak membuka rahasianya selama ini.
Melihat hal tersebut, Ashley langsung mengerutkan dahinya.
"Abang kenapa sih? Sengaja pasti ya?" tanya Ashley.
"Jangan hiraukan Bang Nicko, Mami. Ashley yakin deh Bang Nicko pasti cemburu sama Ashley yang dapat perhatian dari Mami!"
Belum lagi Mami Rychelle menimpali ucapan Ashley, Nicko langsung menarik tangan Ashley untuk menjauh dari maminya.
"Diiiih, Abang nih kenapa sih? Aku tuh belum kelar ngobrol sama Mami!" protes Ashley dengan kesal.
"Emm, Abang kan udah janji mau bantu Ashley cari secret admirer kamu selama ini. Jadi, kamu gak perlu minta bantuan sama Mami."
"Loooh, bukan aku yang minta bantuan! Mami sendiri kok yang menawarkan diri!"
__ADS_1
Lagi-lagi Ashley melayangkan protesnya terhadap Nicko.
"Iyaa, gak perlu diladenin. Mami kan sibuk Ashley. Masa' kamu mau ganggu kesibukan Mami?" balas Nicko.
"Ck, Abang nih mencurigakan deh!"
"Jangan bilang kalo abang ..."
Deg! Nicko langsung dag dig dug tidak karuan saat Ashley sengaja menggantung kalimatnya.
"Emm, gini Ashley. Gimana kalo pulang kerja dipercepat dan kita tunggu beberapa jam di rumah kamu?" tawar Nicko.
"No! No! No!" tolak Ashley.
"Mami udah bilang kalo Ashley gak boleh tinggal satu atap sama abang. Kita bukan muhrim, bang!"
"Ini bukan tinggal berdua, kita cuma nunggu secret admirer kamu!" balas Nicko.
"Iya kalo dia tahu kalau kita nunggu dia. Kalo dia gak tahu gimana dong, Bang?"
"Dia pasti tahu, Ashley. Gak mungkin kalo dia gak tahu!"
Lagi-lagi Ashley mengerutkan dahinya sambil memandang ke arah Nicko.
"Kok abang bisa tahu?"
Pertanyaan Ashley kali ini membuat Nicko terdiam lama.
'Sial! Aku hampir saja membuka kartu. Duuuh, aku harus jawab apa lagi yaaa?' gumam Nicko dalam hati.
"Udah deh Bang, dari pada abang cari cara macem macem dan ujung-ujungnya gagal, lebih baik Ashley dibantu sama Mami aja!"
"Mami kan polisi, pasti bisa bantu Ashley untuk hal ini!"
Ashley langsung berbalik meninggalkan Nicko dan berjalan menuju ke ruang makan. Sayangnya Mami Rychelle sudah tidak tampak lagi di sana.
"Bik, Mami kemana?" tanya Ashley kepada Bik Tum.
"Naik ke kamar, Non. Kayaknya tadi udah mau mandi."
"Yaa udah deh kalo gitu. Ashley juga mandi dulu deh baru nanti ngobrol lagi." Ashley pun langsung menuju ke kamarnya.
Sedangkan Nicko yang tahu jika maminya sudah kembali ke kamarnya pun kini sudah berada di kamar papi maminya dan duduk di sofa kamar bertiga.
🍄🍄🍄
Sambil menunggu kelanjutannya, mampir dulu yuk ke Novel bestie aku.
__ADS_1