
Nicko memandangi Ashley dengan sendu. Baru tadi ia merasa kehilangan Ashley yang sudah tidak lagi tinggal di Mansionnya. Kini ia harus kehilangan Ashley untuk selamanya.
Dengan langkah gontai, Nicko melangkahkan kakinya ke arah Ashley. Setelah sampai di hadapan Ashley, Nicko langsung mengulurkan tangannya. “Selamat ya!” tutur Nicko membuat Ashley mengerutkan dahinya.
“Selamat untuk apa?” tanya Ashley.
Nicko meluruskan lagi uluran tangannya yang tidak disambut oleh Ashley sambil menaik turunkan alisnya mengarah ke pria yang berdiri di samping Ashley.
“Abang nih aneh banget sih!! Abang lagi kasih selamat ke diri abang sendiri atau gimana?” tanya Ashley.
🍄🍄🍄
Beberapa waktu sebelumnya saat Nicko sedang berada di dalam ruang kerja bersama Kakek Aris. Mami Rychelle memeluk Mama Imelda dengan sangat erat.
“Selamat datang calon besan kesayangan! Aku bangga banget sama kamu mel!”
“Thanks a lot Ichell. Apapun itu tetap kamu juga lebih hebat dari aku. By the way, makasih banyak ya udah jagain Ashley selama ini. Makasih juga udah gantiin aku dan suami di pernikahannya Vanno!” balas Mama Imelda.
“Sama-sama Mel. Kamu tahu sendiri kan, aku sayang banget sama Ashley. Bahkan aku udah gak sabar pingin lamar Ashley jadi menantu aku!” ucap Mami Rychelle sambil mengendurkan pelukannya.
“Aku boleh gak lamar Ashley untuk putraku Nicko hari ini?” tanya Mami Rychelle kemudian.
Papi Arick dan Papa Teysar hanya saling melemparkan pandangan mereka melihat tingkah istri mereka masing-masing. Begitu juga dengan para kerabat yang hadir pada hari ini.
Sedangkan Ashley sendiri tengah menunggu jawaban apa yang akan terlontar dari mulut mamanya.
__ADS_1
“Ichell, kalo aku sih yes! Gak tau tuh kalo Mas Tey gimana!” balas Mama Imel sambil memandang ke arah suaminya.
Papi Arick langsung menepuk bahu papa Teysar, “Teysar, aku boleh gak lamar Ashley untuk putraku Nicko hari ini?” tanya Papi Arick mengulangi ucapan istrinya.
Papa Teysar langsung memeluk Papi Arick sambil menepuk punggungnya. Kedekatan mereka berdua membuat siapa pun yang mengetahui masa lalu mereka berdua pasti sangat terenyuh dibuatnya.
“Tentu saja sangat boleh Arick! Putramu adalah lelaki yang baik dan sangat pantas untuk bersanding dengan putri kesayanganku!” balasl Papa Teysar membuat semua yang ada di sana langsung bertepuk tangan.
Lamaran keluarga Nicko kali ini memang sangat unik dan sama sekali tidak sakral. Namun yang seperti ini justru membuat mereka semua merasa sangat berkesan.
“Loooh papi, mami, bukannya yang seharusnya Ashley ditanyain juga ya?!” celetuk Ashley membuat semua orang terdiam dan memandang ke arah Ashley.
Mama Imelda dan Mami Rychelle pun langsung mendekat kepada Ashley dan mengapitnya di kanan dan kiri. “Ya Ampun sayaang. Maaf yaaa, mami jadi lupa tanya sama kamu!” tutur Mami Rychelle.
Papi Arick pun langsung berdiridi samping istrinya.
Ashley pun langsung tersenyum malu-malu sambil menganggukkan kepalanya.
Tak lama kemudian Kakek Aris pun keluar dari ruang kerja sambil mengerutkan dahinya melihat semua orang bertepuk tangan.
“Ini tepuk tangan karena apa?” tanya Kakek Aris kepada istrinya.
“Lamaran dari keluarganya Arick udah diterima sama Ashley!”
Kakek Aris pun tersenyum mendengar informasi dari istrinya dan kemudian berjalan mendekati Ashley.
“Kakek udah balasin dendam kamu ke Nicko, sayang! Selamat yaa! Cucu kesayangan kakek sudah dipinang sekarang!” ucap Kakek Aris.
__ADS_1
Ashley pun langsung menghambur memeluk kakeknya. “Ashley sayang sama kakek, Makasih banyak ya kek!”
“Sama-sama sayang!” balas Kakek Aris sambil melepas pelukan Ashley. “Sebentar, kakek panggil sepupu kamu.”
“Adriel mana Adriel?” tanya Kakek Aris.
Pria yang namanya dipanggil oleh Kakek Aris pun langsung berlari mendekat.
“Siap hadir, Kakek!”
“Nah, kamu berdiri di sini sebelah sepupu kamu! Sebentar lagi Nicko akan keluar dari ruangan dan mengira kalian berdua sudah lamaran!” ucap Kakek Aris.
Kakek Aris pun kemudian menceritakan secara singkat apa saja yang sudah ia katakan kepada Nicko di dalam ruang kerja tadi.
“Maaf ya Arick, Rychelle, saya udah bikin anak kalian berdua gemetaran tadi!”
“Tidak masalah Jenderal. Terima kasih banyak untuk restunya kepada anak kami!” balas Mami Rychelle.
“Saya juga tidak mempermasalahkan hal ini Jenderal Aris! Justru ini yang membuat lamaran ini semakin berkesan!” timpal Papi Arick.
Dan benar saja, pintu ruang kerja pun terbuka dan tampak Nicko keluar dari dalam dengan wajah sembab. Terlebih saat melihat Ashley bersanding dengan pria yang sama sekali tidak dikenalnya.
🍄🍄🍄
Jangan lupa untuk mampir ke cerita maminya Nicko yaaa.
__ADS_1