
“Ashley, sebelumnya abang minta maaf sama kamu karena sudah merahasiakan ini semua!” tutur Vanno membuka percakapan.
“Abang mengenal Gebi lima bulan yang lalu dan sejak saat itu abang sudah ada rasa dengannya. Ternyata saat abang bertugas di sini, abang bertemu lagi dengannya dan kami memutuskan untuk menikah!” jelas Vanno secara singkat.
“Lima bulan yang lalu kalian ketemu dimana?”
“Di hotel?”
“Di bar?”
“Atau di sebuah penginapan malam?” tanya Ashley dengan sorot mata yang sangat tajam.
“Terus abang juga melakukan one night stand sampai Gebi hamil lima bulan?”
“Sejak kapan abang kandung Ashley jadi murahan seperti ini?!” gertak Ashley dengan mata yang berkaca-kaca.
“Rasa apa yang abang miliki untuk Gebi?”
__ADS_1
“Rasa cinta?”
“Rasa kasihan? Atau rasa takut karena terintimidasi dengan perempuan seperti Gebi?!”
Vanno kini hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar. Serentetan pertanyaan yang dilontarkan dari mulut Ashley membuatnya tidak tahu harus menjawab apa.
“Jangan diem, Bang! Jawab Ashley atau Ashley akan juga akan meniru tingkah laku abang untuk tidur sama laki-laki lain sebelum Ashley menikah!” ancam Ashley membuat Vanno dan semuanya yang ada di sana langsung membeliakkan mata.
“Jangan gila Ashley! Abang gak mungkin meniduri wanita apalagi sampai menghamilinya!” sarkas Vanno.
“Abang bukan pria murahan! Abang hanya sudah masuk ke dalam jebakan yang dibuat oleh Gebi!” lanjutnya lagi yang sudah tidak bisa menutupi kebenaran di depan adik kandungnya sendiri.
“Dasar bodoh! Abang ini polisi macem apa sih!” ejek Ashley yang tidak suka mendengar abangnya tenggelam dalam jebakan yang dibuat oleh Gebi.
“Udah jelas anak yang dikandung Gebi bukan anak abang. Kenapa mau-maunya abang menikahi dia?!”
“Ashley sayang!” Mami Rychelle mulai mendekati Ashley dan mengusap punggungnya dengan sangat lembut. “Masalah kali ini cukup pelik, menikah juga bukan berarti masuk dalam jebakan Gebi lebih dalam lagi, sayang!” tutur Mami Rychelle.
“Ini juga sebuah trik untuk menguak keburukan papanya Gebi yang saat ini masih sebagai pejabat tinggi di kota ini!”
__ADS_1
“Tenang saja, Ashley! Pihak kepolisian juga sudah mengetahui masalah ini dan pernikahan ini akan digunakan sebagai perangkap untuk mereka semuanya!” jelas Mami Rychelle.
Kali ini Ashley mulai bisa sedikit tenang. Ia pun langsung memandang wajah abangnya dengan sendu. “Tapi aku tidak suka punya kakak ipar seperti Gebi!”
“Dia tidak akan menjadi istriku seutuhnya, Ashley. Ini semua pernikahan kontrak di bawah tangan yang dipublikasikan. Selepas masalah ini selesai dan terkuak semuanya, abang berjanji akan memberikan kakak ipar yang baik untukmu!” tutur Vanno.
“Tapi bagaimana jika abang tergoda dengan Gebi? Bukankah kalian nantinya akan tinggal dalam satu kamar yang sama!” timpal Ashley.
“Abang tetap akan bertugas di mess. Dan Gebi sangat tidak mungkin untuk menurunkan kastanya tinggal di mess seperti ini!”
“Tenang saja Ashley, ini semua tidak seperti yang kau takutkan!”
Ashley pun menimpali ucapan abangnya dengan menganggukkan kepalanya. Setelah itu mereka semua kini menikmati makanan yang sudah disiapkan oleh Vanno.
“Setelah ini, mami dan papi ada keperluan di luar. Vanno juga masih harus menyelesaikan tugasnya. Ashley istirahat di mess ya sama Bang Nicko!” tutur Mami Rychelle. “Kalo suntuk, kalian bisa jalan-jalan naik motor punya Vanno tuh di luar!”
“Oke Mami!” balas Ashley.
Sedangkan Nicko langsung bersorak dalam hati saat mengetahui ia memiliki waktu khusus untuk berdua dengan Ashley.
__ADS_1
‘Yes, kali ini aku harus bisa mengungkapkan kepada Ashley jika aku adalah pengagum rahasianya selama ini!’ gumam Nicko dalam hati.