
“Baru juga seminggu hidup bareng, udah akur aja sama musuh tampan!” ledek Vanno membuat Ashley langsung bangun dari duduknya dan membungkam mulut abangnya.
“Sssttt! Jangan keras-keras dong kalo ngomong!” pinta Ashley. “Abang nih yaa!” sungut Ashley.
“Coba deh sini cerita sama abang. Gimana ceritanya kamu bisa jatuh cinta sama musuh bebuyutan kamu?” Vanno menarik adiknya untuk duduk di tepi tempat tidur. “Biasanya kan kalian udah kayak anjing sama kucing!”
Ashley langsung melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap tajam ke arah abangnya. “Apa yang abang sembunyikan dari Ashley?” tanya Ashley.
Vanno dengan gemas langsung mencubit hidung adiknya. “Kamu nih ya, ditanya malah balas nanya!”
“Ck, selama enam tahun abang udah sekongkol kan sama bang Nicko!” tembak Ashley to the point.
“Bang Vanno, papa, dan mama juga pasti udah tau siapa pengagum rahasia Ashley selama ini. Tapi kenapa kalian tega bohongi Ashley selama enam tahun?” tanya Ashley membuat Vanno menelan ludahnya kasar.
“Kamu, kamu tahu darimana?” tanya Vanno.
Seingatnya saat kemarin memberi kabar mengenai pernikahan dadakannya, Nicko masih belum mengakui jika dirinya adalah pengagum rahasia Ashley selama enam tahun belakangan ini.
Ashley membuang wajahnya kesal dari Vanno dan mengacuhkannya dengan mode ngambek. Vanno pun langsung berpindah tempat dengan berjongkok di depan Ashley sambil menangkupkan kedua tangannya dan meminta maaf.
__ADS_1
“Abang minta maaf ya sayang! Abang gak bermaksud untuk bohongin kamu!” tutur Vanno.
“Nicko yang sedari dulu merencanakan ini. Dia bilang gak percaya diri kalo ada di deket kamu, Ashley. Bawaannya gemeteran dan dag dig dug gak menentu.”
“Ini karena Nicko yang bener-bener grogi dan hanya ingin memberikan segala perhatiannya lewat statusnya sebagai pengagum rahasia.”
Hati Ashley langsung berbunga-bunga mendengar cerita dari abang kandungnya. Ia sama sekali tidak menyangka jika cowok cool kayak Nicko ternyata sangat grogi saat dihadapkan dengannya yang nota benenya terpaut jauh di bawah Nicko.
“Sekarang kasih tau sama abang dari mana Ashley tau jika selama ini Nicko adalah pengagum rahasia kamu?” tanya Vanno penasaran.
“Seinget abang, Nicko belum mengutarakan semuanya loh sama kamu. Dari kemarin dia masih maju mundur aja!”
“My Addara?” tanya Vanno yang langsung diangguki oleh Ashley.
“Dan sekarang, Ashley harus balas dendam sama Bang Nicko yang udah mempermainkan Ashley selama enam tahun!” tutus Ashley.
Vanno pun mengacak rambut adik perempuannya pelan. “Tapi kamu beneran udah cinta sama Nicko?” tanya Vanno.
Dengan malu-malu Ashley menganggukkan kepalanya. “Bang Nicko itu perhatian banget sama Ashley. Perasaan ini tuh ada sebelum Ashley tahu kalo dia selama ini pengagum rahasia Ashley.”
“Dan setelah Ashley tahu semuanya, rasanya tuh nano nano banget bang. Antara seneng dan kesel yang campur aduk jadi satu!” jelas Ashley membuat Vanno merekahkan senyumannya.
__ADS_1
“Lebih banyak seneng atau keselnya dong?” tanya Vanno dengan nada yang sedikit menggoda Ashley.
“Lebih banyak senengnya sih. Gak nyangka aja gituh Bang. Emang bener ya kalo Ashley dijodohin sama Bang Nicko?” tanya Ashley.
“Emmm gimana yaaa?”
“Iiiih, abang nih yaa ditanya malah main-main gituh!” gerutu Ashley.
“Bener memang, dan setahu abang rencana ini ada saat kamu lahir dulu!” balas Vanno.
Ashley langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur begitu saja sambil menutupi wajahnya dengan bantal.
“Yaudah, ganti dulu tuh gaunnya. Nanti kusut loh!”
“Abang mau keluar dulu nemenin Nicko!” tutur Vanno yang bergegas keluar dari kamarnya.
“Jaga rahasia ya bang!” teriak Ashley.
“Beres deh!” timpal Vanno.
__ADS_1