My Enemy, My Secret Admirer

My Enemy, My Secret Admirer
Terlambat Menyadari


__ADS_3


Selama perjalanan pulang, Ashley sengaja menyandarkan kepalanya di headboard sambil memejamkan matanya. Sedangkan Nicko hanya bisa memandangi Ashley yang tengah tertidur di sampingnya.


🍄🍄🍄


Nicko’s Point of View


Aku tahu, kamu sedang berada pada titik jenuhmu menunggu seorang pengagum rahasiamu selama enam tahun ini Ashley.


Aku paham, kamu sedang kecewa karena apa yang kamu tunggu selama ini tidak kunjung datang. Tapi aku tidak mau kamu lebih kecewa setelah mengetahui jika aku adalah orang yang ada dibalik semua ini.


Dan sekarang, aku gak tahu harus bagaimana lagi, Ashley. Yah, aku akui jika aku benar-benar menyesal telah begitu lama bersembunyi dari mu.


Aku terima jika kau kini menyebutku sebagai seorang penyiksa paling tega yang pernah ada dalam hidupmu. Aku memang bos jahat yang hanya bisa mengekang pegawai khusus sepertimu untuk melakukan sesuatu yang kau inginkan.


Aku juga orang yang egois, yang hanya ingin kau menjadi pacarku tanpa memperbolehkan orang lain mendapatkan status itu. Dan aku memang lelaki yang payah dan tidak gentle, seperti apa yang kau katakan.


Mulai saat ini, aku akan mengungkapkan satu persatu identitas pengagum rahasiamu, Ashley. Dan apapun  keputusannya nanti darimu, pasti akan aku terima.


🍄🍄🍄

__ADS_1


Sesampainya di Mansion, Ashley terbangun saat Nicko hendak menggendong tubuhnya. Betapa terkejutnya Ashley saat membuka matanya dan melihat Nicko sudah hampir tidak berjarak dengannya.


“Abang mau ngapain?” tanya Ashley sedikit menjauhkan tubuhnya dari Nicko.


“A-aku, ehmm, a-aku hanya ingin membawamu masuk ke dalam kamar!” jawab Nicko. “A-aku tahu, kamu pasti lelah kan?”


“Oh, tapi aku bisa jalan sendiri kok Bang!” balas Ashley sambil mendorong tubuh Nicko.


Tak lama kemudian, tampak mobil mami Rychelle juga baru datang. Ashley pun keluar dari mobil dan sengaja menunggu mami Rychelle keluar dari mobil juga.


“Hai sayang!” sapa Mami Rychelle. “Kamu pasti lagi nunggu mami ya?” tebak mami Rychelle yang langsung dijawab Ashley dengan anggukan kepalanya.


Mamy Rychelle pun mendekati Ashley dan Ashley langsung mencium tangan Maminya. Keduanya pun jalan beriringan memasuki Mansion dan melewati Nicko begitu saja.


“Gimana kerjanya hari ini Mami?” tanya Ashley.


“Lancar sayang, makanya mami bisa pulang cepet. Apalagi mami udah bikin janji sama kamu.”


“Oh iya, mami bawain bawain sesuatu loh buat kamu!”


Mami Rychelle membuka tasnya dan mengambil sebuah chip di dalam dompetnya. “Ini kode rahasia dari tim hacker topi putih!” bisik Mami Rychelle.

__ADS_1


“Waaaah, thanks a lot, Mami!” balas Ashley dengan mata yang berbinar.


“Sama-sama sayang! Mami percaya Ashley pasti akan menggunakan kode itu dengan baik!”


“Of course, Mami. I promise!”


“Okey, kalo begitu kamu mandi dulu ya. Setelah itu mami tunggu di ruang kerja mami. Mami juga mau mandi dulu nih, udah lengket banget badannya!”


Ashley pun mengangguk setuju dan langsung menaiki anak tangga menuju ke kamarnya. Sedangkan tangan Mami Rychelle kini justru ditarik oleh Nicko dan membawanya ke ruang makan.


“Mami, aku mohon jangan buka rahasia. Aku janji mulai malam ini akan menguak pengagum rahasia Ashley satu persatu. Aku tidak mau Ashley tahu dari mami atau orang lain!” pinta Nicko sungguh-sungguh.


“Kamu yakin sama ucapan kamu sendiri?” tanya Mami Rychelle dengan nada yang sedikit ragu.


“Trust me, Mam. Aku akan mengungkapkan semuanya!”


“Kamu udah gak takut lagi kalau tiba-tiba Ashley menjauh dan malah membenci kamu?”


Pertanyaan Mami Rychelle kali ini membuat Nicko menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.


“Kali ini aku tidak takut dengan apa yang akan terjadi nantinya. Yang jelas, aku hanya ingin Ashley tahu jika aku adalah pengagum rahasianya selama ini. Dan aku juga ingin dia tahu jika aku benar-benar sangat mencintainya!” tegas Nicko yang mulai teguh dengan pendirian.

__ADS_1


“Baiklah, mami bersyukur karena akhirnya kamu sadar juga. Yaaah, meskipun kesadaran kamu ini datang terlambat!” balas Mami Rychelle sambil menepuk bahu putranya dan meninggalkannya.


 


__ADS_2