
Selepas Caca dan Qila meninggalkan taman kota, Ashley langsung berlari kecil ke arah Nicko yang menunggunya di bawah pohon besar.
“Jadi itu yang kamu bilang mau lari pagi di taman kota?” tanya Nicko sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
Sindiran Nicko membuat Ashley tersenyum kali ini. “Yaelaah bang. Abang gak liat kalo barusan Ashley juga lari pagi?” balas Ashley membuat Nicko langsung menoel hidungnya dengan gemas.
“Bisa aja kamu nih yaa! Ya udah, mau langsung pulang apa mau muter dulu sebentar cari keringet?” tanya Nicko sambil melihat ke arah jam tangannya yang sudah menunjukkan jam 8 pagi.
Ashley pun membuka botol minumnya dan memilih duduk di samping Nicko. Ia meminum air mineral yang dibawanya dan kemudian menoleh ke arah Nicko yang kini tengah memandangnya.
“Gimana kalo kita ngobrol dulu di sini Bang?” Ashley memberi tawaran kepada Nicko.
“Ada yang pingin Ashley obrolin nih sama abang!” lanjutnya lagi.
Tawaran yang diberikan Ashley kali ini membuat Nicko penasaran dan bertanya-tanya apa sebenarnya yang ingin Ashley bicarakan dengannya. Jika ini mengenai pengagum rahasia Ashley, Nicko harus mempersiapkan diri untuk membuka identitas yang ia tutupi selama ini.
__ADS_1
“Oh iya Ashley, kamu kenapa semalem ninggalin kotak hadiah di bawah gituh aja sih?” tanya Nicko sedikit memancing.
“Emang iya?” Bukannya menjawab, Ashley justru balik bertanya. “Kotaknya udah ada di kamar Ashley deh kayaknya!”
Deg! Kali ini Nicko harus menelan ludahnya kasar. Nicko lupa jika semalam ia sendiri yang membawakan kotak hadiah tersebut ke kamar Ashley.
“Cuma, Ashley emang belum buka isi kotaknya. Dan kali ini Ashley bukan mau ngomongin itu, Bang. Ada hal penting lainnya yang harus Ashley bicarakan sama abang.”
Ada sebersit perasaan kecewa di hati Nicko saat mendengar ada hal penting selain membahas secret admirernya. Ia merasa tersisih di hati Ashley saat Ashley tidak lagi begitu mempedulikan tentang pengagum rahasianya.
Ashley pun langsung menceritakan jika teman kampusnya besok malam akan menikah dan ia mendapat undangan khusus untuk menghadirinya. Kali ini, Ashley akan pergi dari Mansion dijemput oleh Caca dan nantinya pulangnya juga akan diantar oleh Caca.
Nicko sebenarnya ingin langsung melarang Ashley untuk pergi. Terlebih ia sama sekali tidak mengenal Caca yang tadi namanya sempat disebutkan. Namun, jika Nicko langsung melarangnya, sudah pasti Ashley akan merasa kecewa dengannya.
“Bang, Ashley boleh kan datang di acara nikah temen Ashley?”
Pertanyaan Ashley membuat Nicko menghela nafasnya panjang.
__ADS_1
“Acaranya mulai jam berapa sampai jam berapa emangnya?” tanya Nicko seolah memberi lampu hijau untuk Ashley.
Dengan semangat Ashley membuka ponselnya dan mencari undangan di grup yang tertulis namanya, kemudian ia memperlihatkan kepada Nicko.
“Acaranya dari jam 7 sampe jam 9 malem, Bang!” jawab Ashley.
“Trus kalo misalnya abang ngebolehin kamu pergi, abang dapet hadiah apa dong dari kamu?” tanya Nicko membuat senyum Ashley merekah sempurna.
Ia pun langsung memikirkan hadiah apa yang pantas ia berikan kepada Nicko yang sudah memperbolehkannya pergi malam menghadiri acara pernikahan teman kampusnya.
Karena tidak mendapatkan ide sedikit pun, Ashley pun balik bertanya kepada Nicko.
“Abang maunya dapat hadiah apa dari Ashley?”
🍄🍄🍄
Mohon maaf lahir dan batin ya semuanya. 🙏🙏🙏
__ADS_1