My Enemy, My Secret Admirer

My Enemy, My Secret Admirer
Happy Ending


__ADS_3


Keesokan harinya Ashley bangun terlebih dahulu dari Nicko. Senyumnya langsung mengembang sempurna melihat ketampanan Nicko yang masih terlelap di sampingnya.


Ashley’s Point of View


Aku benar-benar merasa sangat bahagia hari ini. Aku terbangun dari tidurku dan memandangi ketampanan suamiku sendiri.


Suami?


Aku tidak menduga jika musuh bebuyutanku ini justru menjadi pria yang sangat aku cintai saat ini. Aku memang pernah kecewa karena tertipu selama enam tahun lamanya. Tapi rasa kecewa ini langsung sirna begitu saja menjadi syukur yang tiada tara.


Yaa, aku bersyukur dicintai oleh suamiku dalam diam. Bagiku, memiliki pengagum rahasia adalah pengalaman indah yang sangat berkesan selama hidupku. Aku juga sebenarnya tidak begitu serius menganggapnya musuh bebuyutan.


Alasannya hanya satu, karena Bang Nicko terlalu tampan untuk aku jadikan musuhku.


🍄🍄🍄


Perlahan Nicko mengerjapkan matanya pelan dan sedikit demi sedikit akhirnya terbuka.


“Selamat pagi suamiku sayang!” sapa Ashley membuat Nicko langsung menutup mukanya malu.


“Hei, kenapa ditutupi mukanya?” tanya Ashley sambil menyingkirkan tangan Nicko yang menutupi wajahnya.


“Aku malu, sayang! Kau tampak sangat cantik pagi ini dan membuat aku salah tingkah. Aku seperti tengah dipandangi oleh bidadari tercantik yang ada di bumi ini ini!”


“Diih! Gombal banget abang nih.”


“Aku serius sayang. Kau benar-benar tampak semakin cantik di mataku dan itu membuatku grogi!”


“Yakin nih salah tingkah dan grogi?” tanya Ashley yang langsung diangguki oleh Nicko.


“Padahal Ashley mau ngajakin abang mandi bareng loh!” tukas Ashley membuat Nicko membeliakkan matanya.


“What?!!!”


“Tapi bo-ong!” lanjut Ashley lagi.


Ia menyibakkan selimutnya dan meraih bathrobenya semalam yang dicampakkan oleh Nicko dan segera turun dari tempat tidur, menuju ke kamar mandi.

__ADS_1


“Moment seperti ini gak bisa dilewatkan begitu saja!” gumam Nicko yang langsung memakai celana pendeknya dan berlari mengejar Ashley.


Tepat saat Ashley hendak menutup pintu kamar mandi, Nicko berhasil mendorongnya pelan dan masuk ke dalam. Kini mereka berdua sudah sama-sama berada di dalam kamar mandi.


“Bang, yang tadi itu Ashley Cuma bercanda! Abang keluar dulu gih, Ashley mandinya gak lama kok!” Ashley mendorong tubuh Nicko untuk keluar dari kamar mandi. Sayangnya Nicko sama sekali tidak mau beranjak keluar.


“Tapi abang maunya serius sayang!” balas Nicko.


“Makasih ya udah bikin percaya diri abang kembali lagi!” Nicko langsung menyalakan air untuk mengisi bathtub.


Sedangkan Ashley diam-diam berjalan menuju ke pintu untuk melarikan diri.


‘Aku yakin jika kali ini aku tidak menyelamatkan diri, Bang Nicko pasti bakal ngelanjutin yang tadi malam!’ gumam Ashley dalam hati.


Gerakan tubuh Ashley yang hendak melarikan diri pun tertangkap oleh pandangan Nicko. Tepat saat Ashley hendak memegang handel pintu kamar mandi, tiba-tiba Nicko langsung berbalik dan menggendongnya ala bridal style.


“Mau kemana sih sayang?” tanya Nicko.


“Ayolah bang, biarin Ashley keluar. Abang dulu aja yang mandi, Ashley belakangan!”


“Enak aja mau kabur! Ini moment penting yang gak boleh terlewatkan oleh pasangan suami istri yang baru menikah!”


Nicko tersenyum sambil membuka tali bathrobe Ashley. “Maaf yaaa, abis enak banget sih sayang!”


“Pagi ini abang gak gempur kamu deh. Janji!”


“Beneran yaa!” Ashley memberikan kelingkingnya ke arah Nicko dan Nicko langsung menautkan kelingkingnya di kelingking Ashley.


“Nanti biar sarapannya aku bawa naik, plus aku akan panggilkan terapis wanita untuk massage kamu!” ucap Nicko.


Ashley pun langsung mengangguk setuju sambil melingkarkan tangannya di leher Nicko dan “Cup!” kecupan singkat Ashley mendarat sempurna di bibir Nicko.


“Makasih banyak sayang!”


Keduanya pun kini sama sama berendam tanpa melakukan hal panas seperti apa yang dijanjikan oleh Nicko.


Selepas mandi, Nicko juga langsung menepati janjinya untuk mengambilkan sarapan untuk Ashley dan juga memanggil terapis wanita.


🍄🍄🍄

__ADS_1


Saat terapis Ashley datang, Nicko pun memilih menunggu di taman sambil menikmati secangkir kopi hangat.


“Makin seger aja nih pengantin baru!” sapa Vanno sambil menepuk bahu Nicko yang tengah menikmati kopinya di taman. “Ashley mana?”


“Lagi masaage di kamarnya Bang!” balas Nicko sedikit malu-malu.


Vanno pun terkekeh mendengar panggilan yang keluar dari mulut sahabatnya itu.


“Berapa kali digempur emang? Pasti sampe Ashley su;lit jalan ya?”


“Iiiih, enggak lah bang. Masih bisa jalan ke kamar mandi kok!” balas Nicko. “Emang Abang Vanno ini kalo udah ngegempur istri sampe istrinya gak bisa jalan ya?”


“Enak aja kalo ngomong! Meski udah nikah duluan, gini-gini aku masih perjaka tauk!” balas Vanno.


“Waaah salut deh! Aku doain ya misi dan masalahnya cepet kelar. Jadi kita bisa merasakan kebahagiaan bersama-sama!” ucap Nicko sambil menepuk lengan Vanno.


“Kalo aku jatuh cinta sama Melva anaknya Pakde Rychand, kamu setuju gak?” tanya Vanno membuat Nicko menelan ludahnya kasar.


“Melvaaaa?” tanya Nicko menyebut nama kakak sepupunya dan Vanno langsung menganggukkan kepalanya.


“Yaaah aku setuju banget lah Vanno! Dia beneran cocok banget buat kamu!”


“Heeeh! Jangan asal panggil nama! Aku ini abang kamu loh yaaa!”


Keduanya pun terkekeh bersama sambil menikmati kopi. Meski status mereka sudah sebagai ipar, keakraban mereka berdua tetap saja terlihat layaknya sahabat.


🍄🍄🍄


Oke semuanya, novel MY ENEMY, MY SECRET ADMIRER author tamatain sampai di sini yaaa.


Rencana akan ada cerita antara DeVanno, Gebi, dan juga Melva tapi bukan bulan depan yaa. Karena bulan depan Author akan rilis dua novel di bawah ini.




 


 

__ADS_1


 


__ADS_2