My Enemy, My Secret Admirer

My Enemy, My Secret Admirer
Sama sama


__ADS_3


Nicko membuang nafasnya kasar dan kembali ke posisi duduknya yang semula. Mana mungkin ia menunjukkan wanita yang sudah dijodohkan dengannya jika wanita itu adalah Ashley sendiri.


Sedangkan Ashley sendiri juga tidak mungkin mengatakan jika cowok yang ia suka beberapa hari ini adalan Nicko, bosnya sendiri yang sangat perhatian dengannya saat di kantor maupun di Mansion. Bahkan Ashley merasa begitu dimanjakan oleh Nicko melebihi Vanno dan papa mamanya yang selama ini memanjakannya.


Kini keduanya sama sama saling menyukai dalam diam dan sama-sama merahasiakannya satu sama lain. Alasannya pun juga sama, karena mereka tidak mau kecewa jika cinta mereka nantinya bertepuk sebelah tangan.


“Kenapa? Bang Nicko takut ya mau nunjukin cewek abang ke Ashley?” tantang Ashley yang sebenarnya sangat penasaran dengan perempuan yang telah dijodohkan dengan bos sekaligus abang sementaranya.


“Bukan takut, Ashley. Abang cuma gak mau kamu merasa tersaingi dan cemburu. Yaaah, sementara ini kan abang harus fokus jagain kamu dulu!” balas Nicko sambil mengusap kepala Ashley pelan.


Deg!


Ucapan Nicko barusan sedikit mencubit hati Ashley. Selama ini perhatian Nicko tidak lain hanyalah karena janjinya terhadap Vanno dan juga papa mamanya. Namun, jika perhatiannya dengan Ashley yang bukan siapa-siapa saja sangat besar, bagaimana dengan wanita yang dijodohkan dengan Nicko sendiri? Kali ini Ashley benar-benar tidak bisa membayangkan sikap manis Nicko dengan perempuan tersebut.


Namun Ashley cepat-cepat menepis perasaan itu. Selama dia belum bertemu dengan perempuan itu, mana mungkin ia akan merasa tersaingi atau pun cemburu. Baginya rasa cemburu itu kini dipikir belakangan. Yang jelas, ia harus tahu siapa wanita yang dijodohkan dengan pria yang beberapa hari ini bertahta di hatinya.


“Gak akan deh Bang. Ashley janji gak akan cemburu atau merasa tersaingi!”


Ashley mendekatkan dirinya kepada Nicko dan terlihat seolah ia hampir mencium bibir Nicko. Posisi kali ini membuat Nicko harus menelan ludahnya kasar terlebih saat hembusan nafas Ashley mulai menyapu wajahnya.


Melihat Nicko diam tidak berkutik, membuat Ashley semakin berani meletakkan kedua tangannya di atas bahu Nicko. “Jadi, kapan abang mau kenalin aku sama calon kakak ipar?” tanya Ashley.


“Abang masih belum bisa kenalin, Ashley!” Nicko yang sudah berdebar-debar tidak karuan, kini langsung melepaskan tangan Ashley yang ada di bahunya.


“Abang ini udah dewasa, jadi pilihan abang tidak perlu mendapat penilaian dari kamu. Berbeda dengan kamu, Ashley!”


Ucapan Nicko barusan membuat Ashley sedikit tidak terima. “Maksud Abang aku masih kayak anak kecil ya?” sarkas Ashley sambil membulatkan matanya seperti hendak menelan Nicko hidup-hidup.


“Aduuh, gak gitu juga Ashley sayaaaang! Abang cuma belum siap mempertemukan kalian berdua!”


“Oke, fix abang bohong besar kali ini sama Ashley. Abang gak bener-bener dijodohin kan? Tuh buktinya abang gak bisa nemuin Ashley sama perempuan itu!”


“Oh iyaa, mendingan tanya Mami Ichel aja deh. Ashley yakin dia pasti langsung jawab!”

__ADS_1


Ashley langsung membuka ponselnya dan hendak mengetikkan pesan untuk Mami Rychelle. Namun, cepat-cepat Nicko merebut ponsel Ashley dan menyembunyikannya di balik punggung.


“Jangan tanya Mami, Ashley!” cegah Nicko.


“Iiiiih, balikin ponsel aku, Bang!” pinta Ashley sambil berusaha merebut ponselnya yang disembunyikan Nicko.


Posisi mereka berdua kini seperti berpelukan dan Ashley yang ada di atas Nicko. Pak Ujang yang sedari tadi mengemudi hanya senyam senyum melihat kebisingan di seat belakang sejak keduanya naik ke mobil.


“Baang! Cepet balikin pon ...!”


Cup!


Belum selesai Ashley berbicara, bibirnya kini justru bertemu dengan bibir Nicko saat ia mendongakkan kepalanya. Saking terkejutnya, Ashley bukan cepat-cepat menjauh dari Nicko, melainkan justru memperlama kecupannya yang seharusnya bisa jadi kecupan singkat.


‘Aku seperti pernah merasakan bibir Kak Nicko sebelumnya. Meski aku merasakannya dalam mimpi, tapi itu terasa sangat nyata seperti saat ini!’ gumam Ashley dalam hati.


“Ups!” Ashley langsung menutup mulutnya sendiri saat ia sadar jika bibirnya kini menempel di bibir Nicko.


“Abang nih bukannya menghindar malah diem aja!” gerutu Ashley sambil mengusap bibirnya berkali-kali.


“Makanya, jadi cewek tuh jangan agresif!” ledek Nicko sambil mengusap bibir Ashley.


“Tapi ini first kiss aku, Bang!”


Lagi-lagi Nicko hanya tersenyum mendengar kekesalan Ashley. Ternyata Ashley memang belum tahu jika dirinya bahkan sudah pernah melakukan lebih dari pada saat ini saat Ashley terlelap.


“Yang barusan itu hanya kecupan Ashley. Kalo ciuman bukan seperti itu!” jelas Nicko.


“Apa bedanya kecupan sama ciuman, Bang?” tanya Ashley geram. “Bukannya sama aja ya?”


“Jelas beda dong! Kamu mau abang kasih tahu mana itu kecupan dan mana itu ciuman?” tawar Nicko yang langsung dijawab Ashley dengan gelengan kepalanya.


“NO! NO! NO!”


“Aku gak mau ya jatuh ke dalam perangkap yang abang buat. Enak aja!” balas Ashley.

__ADS_1


Kini mobil Nicko pun sampai di halaman lobby kantor. Seperti biasa, Ashley keluar dari mobil terlebih dahulu dan membukakan pintu untuk Nicko. Kemudian mereka pun masuk ke dalam lobby bersama-sama.


Namun baru saja langkah mereka terhenti di depan pintu, tiba-tiba ada seorang perempuan yang usianya sekitar 30 tahun mendekat kepada Nicko dan memeluknya dengan sangat erat.


“Hai Nicko sayang! Akhirnya kita ketemu lagi ya!” sapa perempuan itu sambil memeluk Nicko dengan erat.


“Dahlia, lepaskan aku! Aku mohon jangan seperti ini!” balas Nicko yang tampak sangat risih dengan penampilan Dahlia hari ini yang mengenakan Dress warna merah yang memperlihatkan lekuk tubuhnya.


“Siapa ini Pak?” tanya Ashley sambil menunjuk ke arah Dahlia. “Apa ini perempuan yang Pak Nicko maksud sudah dijodohkan dengan bapak?”


“Hai asisten kecil!” Dahlia melepaskan pelukannya terhadap Nicko.


“Kenalkan, aku Dahlia. Calon tunangan dan calon istri Nicko Lawrence!” Dahlia mengulurkan tangan untuk memperkenalkan siapa dirinya.


“Oh, hai Kak Dahlia!” sapa Ashley. “Aku Ashley, mahasiswi magang di sini!”


‘Aku pikir Kak Dahlia jauh lebih diperhatikan Bang Nicko dari pada aku. Tapi kenapa justru tampak diabaikan yaa?’ gumam Ashley dalam hati.


“Oh. Anak magang yaa. Dalam bidang apa?” tanya Dahlia lagi.


“Dia adalah asisten pribadiku!” tegas Nicko yang langsung menarik tangan Ashley untuk masuk ke dalam.


“Ayo Ashley, kita harus mempersiapkan bahan meeting sebentar lagi!”


Ashley pun hanya bisa menurut mengikuti langkah kecil dari Nicko.


“Aku duluan ya kak Dahlia. Ba bay!“ sapa Ashley sambil melambaikan tangannya.


💞💞💞


Siapa kira-kira perempuan yang bernama Dahlia ini?


Kenapa dia tiba-tiba datang dan memeluk Nicko?


 

__ADS_1


__ADS_2