
Aku, Febricia Queensha Rosalie anak pertama dari pasangan Aaron Brigit Rosalie dengan Elina Rosalie dan memiliki satu adik perempuan Bianca Queensha Rosalie. Aku lahir pada tanggal 3 Februari tepatnya di Tokyo/Jepang. Yap! walaupun aku lahir di sana, kewarganegaraan ku tetap Indonesia karena kedua orang tuaku menetap di Indonesia, kebetulan saja saat itu mereka sedang liburan ke negara yang terkenal akan bunga sakura nya itu.
Kisahku baru saja akan dimulai ...
__ADS_1
11 Juni 2019
__ADS_1
Namun Ardi bukanlah orang yang punya banyak waktu senggang sepertiku, dia merupakan ketua organisasi dari sekolahku jadi wajar saja. Karena hari ini adalah hari bahagiaku dengan Ardi, Aku sengaja bangun lebih awal di pagi ini untuk membuatkannya bekal. Aku tahu Ardi sangat jarang bahkan tidak pernah membawa bekal dari rumah, dia selalu ke kantin jadi hari ini aku ingin memberinya sedikit kejutan.
Jam istirahat pun tiba! bel sudah berbunyi, kurogoh ranselku untuk mencari sebuah benda kecil namun sangat pintar, Yap! apalagi kalau bukan handphone, tidak menunggu lama Aku mencari nama "my boyfriend" di kontak WhatsApp ku lalu menelponnya tapi tidak ada jawaban sama sekali, aku chat berkali-kali pun tidak ada balasan. Akhirnya aku beranjak dari kursiku sambil membawa tas bekal berwarna abu-abu ini dan berniat memberinya ke Ardian, Aku berlari ke arah kelasnya (tidak jauh dari kelasku) tapi aku tidak melihatnya, bahkan batang hidungnya pun tidak nampak. Lalu aku menghampiri Naya (teman sekelas Ardi) "Nay, lo liat Ardi gak?" "Ardi? Ah! 10 menit yang lalu gua ngeliat dia buru-buru gitu keluar, gua gak tahu ada apa mungkin aja lagi ada masalah di organisasinya" "Oh gitu ya, oke Nay makasih ya" tidak tunggu lama lagi aku langsung berlari kecil menuju kelas di mana biasa Ardi beserta anggota organisasi nya itu rapat "Tapi kok kelasnya sepi banget ya" batinku. Tanpa mengetuk pintu aku masuk ke ruangan tersebut. Spontan aku kaget, mataku terbelalak, makanan yang sudah aku siapkan pagi tadi berserakan jatuh dan tidak ada harapan untuk bisa dimakan lagi, aku melihat Ardi dengan Puspa sedang berciuman.
__ADS_1
"ARDIAN!!!!!" Teriak ku. Spontan Ardi langsung mendorong Puspa yang bukan lain adalah wakil ketua organisasi. "Febri toh kirain guru bikin kaget aja" suara serak puspa. "Apa yang kalian lakukan?" Puspa hanya senyum cengingir sambil memegang pundak Ardi. "Ardi maksud lo apaan? kita pacaran tapi kenapa lo selingkuh di belakang gue!" sambung febricia. Ardi pun langsung berdiri dan menghampiri Febricia "Feb! gue nggak salah, apa yang gua lakuin semua karna lo!" Febricia hanya terdiam, terlihat air matanya sudah mengalir ke pipi chubby nya itu. "karena lo! selama kita pacaran gua gak pernah rasain namanya kenikmatan dunia, coba lu sadar deh ada gak orang di luar sana yang pacarannya kayak kita diam-diaman, nggak boleh orang tua tau, sentuhan tangan pun jarang ditambah lo susah banget di ajak jalan, Feb sekarang kita putus!!" sambung Ardian dengan lantang berteriak didepan Febricia. Febri tidak dapat menahan lagi, dia langsung keluar dan membanting pintu kelas dengan sangat kuat, terdengar isak tangis kecil dari gadis berambut coklat yang terbilang cukup panjang itu.