My Future

My Future
(Eps.15) Hari Bahagia


__ADS_3

Setelah 5 hari koma akhirnya Febri sadar. Walaupun masih lemas, ia sangat ingin mengikuti pelajaran sekolah, karna 2 hari lagi Ujian Nasional akan dilaksanakan.


"Maa, gimana keadaan Ebi?" tanya Nathan pada Elina. Nathan memanggil nya dengan sebutan Mama.


"Dokter bilang, Febri mengalami trauma, sehingga dia harus kehilangan sedikit memorinya saat kecelakaan itu. Maka dari itu kita tidak bisa menindak lanjuti kasus ini, tidak ada barang bukti dan Febri pun tidak bisa memberi penjelasan pada polisi. Mama takut Febri dicelakai lagi oleh orang itu" ucap Elina sedih. "Tapi kata Dokter, dia bisa mengingat kembali ingatannya itu jika dipacu oleh sesuatu" sambungnya.


"Tenang saja Maa, ada aku yang menjaga nya" seru Nathan meyakinkan Tante Elina, jujur Nathan juga khawatir jika ia lengah sedikit, membuat Febri celaka untuk yang kedua kalinya. Ia berfikir, siapa yang berani memusuhi bahkan mencelakai calon menantu keluarga Arion, keluarga yang sangat berpengaruh di kota ini.


Nathan langsung menuju ruangan dimana Febri dirawat.


"Ebi" suara Nathan terdengar bergetar.


"Maaf, aku sibuk sekolah dan bekerja, jadi tidak bisa menemanimu" sambungnya.


"Tidak papa" seru Febri singkat.


"Kamu . . . tidak lupa padaku kan Ebi?" seru Nathan khawatir.


"Aku mengingatmu, tapi sepertinya aku melupakan sesuatu yang sangat penting" Febri berusaha mengingat hal itu dan membuat kepala nya terasa sakit.


"Nathan kepalaku sakit" ucap Febri memegang kepalanya yang terasa nyut-nyutan.


"Ebi, jangan di paksa sayang, kamu istirahat dulu ya" seru Nathan kemudian merebahkan tubuh Febri agar berbaring.


"Apakah ada sesuatu yang aku lupakan? Sepertinya hal ini sangat penting dan berhubungan dengan Nathan" batin Febri, sambil mengingat kembali apa yang terjadi sebelum kecelakaan itu terjadi.

__ADS_1


"Ebi, kalau kamu tidak sanggup untuk ikut ujian, lebih baik ikut susulan saja, aku tidak mau kamu memaksakan diri" seru Nathan.


"Tidak, aku baik baik saja" serunya sembari tersenyum manis kearah Nathan. Nathan tidak bisa berkutip lagi saat wanitanya itu memperlihatkan wajah manisnya, membuatnya diabetes.


**** Hari Ujian Nasional pun tiba ****


Kondisi Febri terlihat lebih baik dari hari sebelumnya. Dan ia sedang mengikuti Ujian bersama para murid lainnya.


**** Jam pulang ****


"Akhirnya !!!" terdengar suara teriakan yang sangat memekik dari seluruh siswa kelas 12, seperti baru saja membuang beban yang selama ini mereka pikul.


"Hei!!, jangan girang dulu. Baru juga bahasa Indonesia, belum Matematika hahaha" teriak Kyra membuat para murid kompak berteriak, "Tidakkk!!!!"


"Febri, gimana tadi susah gak?" ucap Kyra sembari berjalan kearah gerbang.


"Semoga nilai kita memuaskan, Oiya kamu rencana mau kuliah dimana?" tanya Kyra.


"Aku gak kuliah, langsung nikah aja" seru Febri membuat Kyra tercengang.


"Nanti anakmu makan apa? baru lulus udah nikah? Hebat!!" ucap Kyra mengacungkan kedua jempol nya.


"Nathan selama ini sekolah sambil kerja, jadi aku tidak perlu khawatir" ucap Febri sambil tersenyum ke arah Kyra membuat bulu kuduknya merinding.


*****

__ADS_1


Waktu berjalan begitu cepat.


**** Empat bulan kemudian ****


Rencana pernikahan akan dilaksanakan bulan depan. Yaitu bertepatan bulan February, hari dimana usia Febri bertambah.


"Nak, kamu tidak khawatir kan menikah di usia dini?" ucap Elina, ia saat ini berada dikamar anak kesayangan nya itu, sembari menyisir rambut panjang berwarna coklat milik Febri.


"Maa, bukannya kamu yang merencanakan ini? Seandainya Mama tidak mengaturku setiap waktu, mungkin saja aku sekarang sedang kuliah seperti teman temanku" seru Febri ketus.


"Tapi Mama yakin kalau orang itu adalah Nathan, dia pasti menjagamu. Mama tau dia sangat menyayangi mu, apa kamu tahu saat dirimu terbaring koma, dia seperti orang yang kehilangan akal dan selalu menyuruhmu untuk bangun. Tidak mungkin kamu tidak memiliki perasaan pada pria setampan dia" ucap Elina menggoda anaknya.


"Mama!!!" teriak Febri kesal.


"Yasudah kamu istirahat lah. Semoga di mimpi kamu bertemu dengan pangeran berkuda mu itu" seru Elina kemudian keluar meninggalkan Febri yang masih menatap dirinya dipantulan cermin. Wajah nya tersipu malu, ia tahu perasaan nya pada Nathan bukan lah biasa.


*****


"Hari ini kamulah yang menjadi peran utama disini, aku akan membuatmu menjadi seorang bidadari yang cantik tak tertandingi" ucap tata rias yang sedang menyiapkan alat alat makeup.


Febri tersenyum bahagia, dia tidak menyangka sahabat masa kecil nya itu akan menjadi suaminya. Orang yang akan mendampingi hidupnya mulai sekarang.


Jangan lupa like ya temen temen ^^ masih banyak episode selanjutnya ^^ Ini belum tamat loh hehe bahkan belum seberapa dari episode diatas. Kita kan belum liat mereka bulan madu dan punya anak? WOKWOKK


Apalagi Febri mengalami Trauma berat. Dia lupa pada gadis yang ia temui sebelum kecelakaan itu terjadi ^^ Dan nanti mantan *sensor* bakal muncul loch ^°^

__ADS_1


Terimakasih yang sudah baca sampai sini, Author usahakan update setiap hari ^^ dadah!


__ADS_2