My Future

My Future
(Eps.8) Cemburu


__ADS_3

Kehidupan Febri di kota ini berjalan mulus. Setiap hari Nathan mengantar-jemputnya seperti tukang ojek pangkolan.


Waktu berjalan begitu cepat, sekarang ia sudah menduduki bangku kelas 12 dan Ujian Nasional sudah di depan mata.


Di sekolah


Hubungan Brian dengan Febri semakin hari semakin dekat membuat Nathan risih terhadap itu. Apalagi Brian sempat menyuruh Febri untuk bergabung dengan anggota OSIS sewaktu ia masih murid baru, Nathan sangat tidak setuju, ia pikir dengan itu Brian dapat kesempatan besar untuk mendekati Febri. Nathan tahu bahwa Brian memiliki perasaan lebih pada Febri dari cara pandangnya kepada gadisnya itu. Padahal banyak kaum hawa yang mengantri mengapa harus Febri yang ia incar. Membuat Nathan benar benar geram.


Di atap gedung sekolah


"Mengapa kau memanggil ku kesini" tanya Brian pada Nathan.


"Apa yang kau mau dari Febri" seru Nathan tanpa basa basi.


"Apa yang kau maksud? Aku hanya menyukai nya itu bukan urusan mu, lagipula bukan kah kamu yang membuatnya malu saat di Mall?"


"Itu bukan urusanmu! Febri adalah calon tunangan ku, aku harap kamu menjaga jarak dengan nya" seru Nathan dengan tatapan dingin dan meninggalkan Brian yang masih terkujur kaku.

__ADS_1


 


Perjalanan saat Nathan dan Febri ingin makan malam bersama



"Ebi, aku tidak suka kau mendekati laki laki lain selain aku" seru Nathan tanpa meliriknya.


"Apa maksudmu? Memang nya aku dekat dengan siapa?" tanya Febri.


Tiba tiba mobil berhenti dipinggir, Nathan melepas sabuk pengaman nya. Wajah Nathan dengan Febri hanya berjarak beberapa centi saja.


"Nathan kenapa berhenti? Kita bukannya akan makan malam di resto?" seru Febri sambil mendorong sedikit wajah Nathan agar menjauh dari wajahnya. Sekarang muka Febri seperti kepiting rebus, entah apa yang ia bayangkan Febri hanya menutup matanya.


Terasa ada benda lembut terkena bibirnya, Febri membuka matanya, ternyata saat ini Nathan sudah menguasai bibir nya, Febri hanya diam dan membiarkan Nathan memperdalam ciuman nya itu.


"Ebi, tidak ada yang boleh merebut mu dariku" seru Nathan dan beralih menciumi leher Febri dengan lembut.

__ADS_1


"Nathan kita ehm... kita tidak bisa melakukan ini disini," seru Febri.


Nathan tidak mendengarnya, ia semakin memperdalam hasrat nya itu, Nathan kembali mencium bibir manis Febri, tangan nya mulai meliar ketubuh Febri.


Tiba tiba Nathan tersadar. "Ah, maafkan aku sayang, seharusnya aku melakukan ini saat kita sudah menikah nanti," seru Nathan, kemudian ia kembali memakai sabuknya.


Sekarang Febri seperti gadis Tsundere saja, wajahnya kini seperti kepiting rebus, apa yang ia harapkan? mengapa dia kecewa? tidak mungkin dia berharap lebih dari ini, kini ia hanya menunduk dan memainkan jari jarinya. Tanpa sadar Nathan memperhatikan nya.


"Ada apa dengan wajahmu ebi?" seru Nathan membuat Febri salah tingkah.


"Hahaha, tenang saja kamu akan mendapatkan semuanya setelah kita menikah nanti, aku akan segera melamar mu. Bahkan jika kamu mau, saat di siang hari pengumuman kelulusan sudah keluar, Malam nya aku akan langsung menikahi mu" seru Nathan sambil mengelus rambut Febri dengan lembut.


ps: Tsundere adalah seseorang yang tingkahnya kontradiktif dengan perasaannya, khususnya memiliki perasaan suka/senang, tetapi bersikap tidak suka/tidak senang.


JANGAN LUPA LIKE ^^


•SALAM AUTHOR•

__ADS_1


__ADS_2