My Future

My Future
(Eps.13) Kemana?


__ADS_3

Ceklekkk!! suara kunci pintu utama terbuka. Nathan masuk, ia baru saja pulang.


"Kira-kira Ebi sudah tidur belum ya" batin Nathan menuju kamar Febri, tapi nihil tidak ada Febri di kamarnya.


"Mungkin saja malam ini dia ingin tidur bersamaku" ucap Nathan seperti kegirangan menuju kamarnya sendiri, ia berfikir Febri ada disana dan ingin tidur bersamanya. Alhasil tidak ada siapapun di kamarnya.


"Sayang!!!" teriak Nathan. Ia mulai khawatir.


"Febri!!!!" teriak nya lagi, namun tidak ada jawaban. Nathan menyelusuri dari dapur, toilet, hingga halaman tapi nihil, sosok yang dia cari tidak ada.


"Febri kamu dimana, jangan main main ini sudah malam sayang" teriak Nathan di tengah tengah ruang tamu.


"Sial!!!"batin Nathan kesal, dia sangat menyesal meninggalkan gadis nya itu sendirian dirumah.


Kemudian Nathan menuju ke ruang CCTV dia memantau kapan terakhir kali Febri ada dirumah.


Nathan melihat dari layar kalau Febri keluar dari kamar setelah melihat ponsel dan menutup pintu secara tergesa-gesa "Kemana dia pergi malam malam begini?" ucap Nathan berbicara sendiri.


Nathan kemudian mengambil Ponsel nya dan menelfon Febri.


Tut.. tut.. Maaf Nomor yang anda tuju sedang sibuk cobalah bebe.....


"Sial!! Mengapa telfonku kamu tolak sayang?" ucap Nathan kesal.

__ADS_1


"Dimana aku harus mencari mu Ebi" seru Nathan dengan nada menyesal.


"Diluar hujannya sangat deras, mungkin saja Ebi sedang berteduh dan marah padaku karna meninggalkan nya sendirian sebab itu dia menolak telfonku" ucap Nathan melihat ke arah jendela yang tembus pandang, dia mencoba untuk positif thinking.


Waktu sudah berlalu selama 2 jam, hujan mulai reda, Nathan belum tidur, dia masih menunggu orang yang sangat ia cintainya itu pulang.


"Sial!! jika terjadi sesuatu padamu aku tidak akan mengampuni diriku sendiri" umpat Nathan kesal, dia mengambil jas nya kemudian pergi melaju membawa mobilnya menyelusuri setiap jalan mencari seseorang yang sangat penting dalam hidupnya itu.


Semua toko sudah tutup, tidak mungkin Febri baik-baik saja kalau sudah begini kondisinya. Kini Nathan tidak bisa mencerna isi fikiran nya lagi, dia hanya memijit jidatnya yang terasa agak pusing.


Drrrttt Drrttttt Drrtttt Suara ponsel Nathan.


Dari Kak Azka.


"Nathan, aku tidak tahu mau memberitahukan ke siapa lagi selain kamu, Papa mama sedang di Singapure, dan aku tidak memiliki nomor telfon orang tua Febri, jadi hanya kamu saja yang bisa. Sekarang Febri sedang dirumah sakit karna kecelakaan. Alamat rumah sakitnya akan aku kirim melalui email" Isi pesan itu.


Nathan terbujur kaku, Bagaimana bisa?


Nathan mengumpat dan mengutuk dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga wanitanya.


Nathan langsung menancap gas menuju rumah sakit yang dimaksud kakaknya itu.


** Di depan ruang operasi **

__ADS_1


"Kakak!!!" teriak Nathan ke arah kakaknya, ia terlihat ngos-ngosan


"Kak... bagaimana bisa?" tanya Nathan


"Atur nafas mu dulu" ucap Azka. Azka merupakan putra sulung dari keluarga Arion dan orang yang membawa Febri sampai kerumah sakit.


Tiba-tiba suster keluar dari ruang operasi.


"Sus, apa operasi nya berhasil?" tanya Azka


"Gadis ini mengalami luka berat dibagian kepala. Kami kekurangan darah sehingga operasi nya terhambat, sedangkan stok darah dirumah sakit sedang kosong untuk golongan darah tipe langka" ucap suster itu


"Bagaimana bisa rumah sakit sebagus ini tidak memiliki stok darah jika tahu itu langka, hah!" ucap Nathan kesal. "Kalau saja Ebiku kenapa-napa, rumah sakit ini mau tidak mau akan aku ratakan" sambung nya dingin


"Nathan, sabarlah, sekarang kita cari dulu, tidak ada waktu lagi. Sus golongan darah apa yang dimiliki pasien?" ucap Azka


"Golongan darah pasien (AB-), kami hanya punya waktu 24jam, dan tipe darah (AB-) tersebut hanya ada 0.6persen dimuka bumi" ucap Suster itu.


"Nathan, aku akan utus seseorang untuk mencari golongan darah Febri, walaupun se-pulau ini tidak ada, aku bisa menyuruh bawahan ku untuk mengirim nya dari luar negri" ucap Azka


"Baik kak, aku juga akan mencarinya. Aku pergi dulu, jangan lupa kabari aku jika terjadi sesuatu" seru Nathan, ia langsung keluar dari rumah sakit.


HALO JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN. TERIMAKASIH^^

__ADS_1


•Salam Author•


__ADS_2