
Saat ini Febri menyusun buku-buku nya ke dalam tas tapi pergerakan nya terhenti karna banyak sekerumunan wanita menatap kejendela "Ada apa ini?"tanyaku heran, "itu loh feb, brian, kamu gak kenal? Model itu loh feb!!"jawab Kyra sambil menggoyang-goyangkan tubuhku. Tapi, loh kok cowok yang dimaksud kyra tadi berjalan kearahku?. "Em, kamu Febricia ya? Kenalin aku Brian ketua OSIS" "Ah iya, ada apa ya kok rame begini"jawabku. "Tidak usah pedulikan mereka, jadi tujuanku mencari mu, karna kamu murid baru disini, pasti kamu belum mengikuti Ekstrakurikuler kan? Kalau begitu kamu ikut saya ke perpustakaan dulu, maaf ya jam pulang mu jadi lebih lama karnaku"kata brian menjelaskan.
Disini lah aku sekarang bersama ketua OSIS, memang pantas dia menjadi model terkenal, jangan salah! dadanya yang bidang, kulit nya yang bersih dan wajahnya tidak kalah tampan nya dengan Aliando syarief.
"Feb, silahkan kamu isi berkas ini dulu dan setelah itu konfirmasi ke saya jika sudah menentukan kamu mau mengikuti Ekstrakurikuler apa."terang Brian. "Ah baik terimakasih. em, aku masih bingung mau ikut ekskul apa, disekolah lamaku aku ikut ekskul melukis, tapi aku ingin ekskul yang berbeda disini, btw kak Brian ikut ekskul apa?"tanyaku, "Jangan panggil aku kak kita seangkatan. "Oh ternyata dia kelas 11 juga toh"batinku, "Aku ikut ekskul basket"Sambung Brian. "Aku serahin berkas ini besok saja boleh gak kak? Eh maksudku boleh gak brian? Aku masih mau mempertimbangkan nya"jawabku agak sedikit gugup. "Baiklah besok jam istirahat harus sudah disetor ya" "kalau begitu kamu saya antar aja, rumahmu dimana? barangkali kita searah"sambung Brian. "What? Gak salah artis ngajak pulang bareng?"batinku wokwk, "rumah ku didaerah rumkit ****"jawabku, "Kebetulan kalo gitu ayo!".
Langsung saja kami mengarah ke parkiran tapi tunggu! Mobil? Mobil Pajero? Anak SMA bawa mobil Pajero? Gilaseh ini orang. "Mari Feb maaf ya mobil ku agak sedikit buluk". *Mobil begini dibilang buluk? Apa kabar aku yang masih numpang mobil papa-_-.
Sesampai didepan rumah,
__ADS_1
"Thanks ya bri, kalo gitu aku deluan ya dahh!". Brian hanya tersenyum kearahku, Gilak ni cowo manis banget!!
"Maaam, princess mu pulang!"teriakku, "Iya sayang, langsung mandi ya jangan tidur dulu!" Mama sudah sangat hafal aku seperti apa, pulang sekolah bukannya ganti baju atau mandi, malah langsung tidur. "Oiya, nanti malam ikut mama ya, kita berkunjung ke teman kantor papa, kebetulan istri nya juga teman dekat mama saat SMA loh, kamu sama Bianca harus ikut!"terang mama membuat langkahku terhenti di anak tangga, "Ma kan itu temen mama sama papa, kok aku juga mesti ikut dipertemuan antara orang tua"jawabku tidak bersemangat, "Eh ngomong-ngomong ya temen mama juga punya 2 anak cowok loh seumuran sama kamu, ganteng pisan! Ikut mama ya jajanmu mama naikin 5%" tanpa respon atau jawaban aku langsung masuk kekamarku.
Pukul tepat menunjukkan 20:00
"Bianca! Febricia! Sudah siap belum? ayo berangkat! Keburu malem nih"Teriak mama dari bawah, "iya maa bentar lagi"jawabku sambil berteriak agar mama bisa mendengar ku dari bawah. Sekali lagi aku melihat wajah dan postur badanku di pantulan cermin, malam ini aku hanya memakai dress selutut berwarna abu-abu dengan sedikit hiasan bunga di ujungnya, dengan memperlihatkan seluruh pergelangan tangan ku, dipadu dengan rambut yang ku kepang kesamping kiri, namun terlihat sangat elegan.
Wahh!! Rumahnya gedek banget!
__ADS_1
"Halo Clara! yaampun awet muda banget sih kamu, wajah mu gak berubah sama sekali sejak SMA"Kata mamaku, "Hahaha kamu bisa aja, eh ini anak kamu ya Elin? Cantiknya, perasaan kamu punya dua anak gadis kenapa cuma satu yang datang?"tanya wanita yang umurnya seperti sebaya dengan mamaku, "Iya ini Febricia anak pertamaku, Bianca lagi ada sedikit masalah wajar lah ya perempuan pada umumnya"jawab Elina sambil tertawa. Tiba-tiba muncul seorang pria yang sebaya dengan papaku, mungkin beliau teman kerjanya papa yang dimaksud oleh Mama tadi sore "Loh kok diam aja disitu, ayo masuk dulu Aaron, Elin."
Erghh, sangat membosankan berada di antara para sahabat seperti baru saja bertemu,batinku
Papa membuka suara "Febri, ini dia temen nya papa namanya Aldric, dan dia Clara kebetulan teman SMA nya mamamu, wah seperti takdir ya haha" "Halo om, halo tante"sapaku sambil tersenyum kemereka. "Oiya kedua anak mu mana kok gak nongol ra"kata mamaku kepada tante clara.
"Mereka sedang keluar mungkin sebentar lagi pulang", tidak sampai 10 menit muncul dua orang yang mungkin adalah anak dari tuan rumah ini, yang satunya wahh! Cantik banget bak bidadari, dan satu nya lagi..... "What????? Nathan kok"ucapku membuat orang seisi rumah kaget. "Kamu?"ucap Nathan tidak kalah kaget nya.
Wokwowk ternyata oh ternyata Nathan adalah anak dari Aldric Arion dengan Clara Arion, wah wah bagaimana ya kisah selanjutnya???
JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENT YA TEMEN-TEMEN AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITANYA ^°^
__ADS_1