My Future

My Future
Berkesan


__ADS_3

....Hallo semua apa kabar...?


sebelumnya author benar-benar minta maaf karena masih banyak sekali typo dan penggunaan kata yang tidak tepat🥺


sebenarnya author udah beneran hati-hati dalam setiap ketikan, tapi masih saja ada yang salah😫....


Mudah-mudahan readers mengerti maksud kalimat yang author ketik meskipun ada kata yang tidak tepat dan typo bertebaran dimana-mana 🥺🥺🥺🥺


author akan berusaha lebih baik lagi...


semoga sehat selalu semuaaa....


...


*Happy reading....


🌺🌺🌺*


Mendapat Tata bereaksi yang tak pernah Jaye duga, Ia pun bingung harus berbuat apa? Belum lagi jantungnya yang berdegup kencang tanpa mampu Jaye sembunyikan dari Tata, karena kepala gadis itu tepat berada di dadanya.



Tak berhenti sampai disitu keterkejutan Jaye, sebab kini Ia mendengar isak tangis dari mulut Tata. Bahkan beberapa Kakak Pembina dan para keluarga yang menunggu peserta kemah di posko juga mendengar tangisan Tata.



Jaye masih bingung harus berbuat apa dan harus bersikap bagaimana? Namun perlahan ia mengangkat kedua tangannya untuk mendekap punggung dan kepala Tata. Ia juga bingung karena mendapat tatapan dari orang-orang sekitarnya.



"Kami sudah terlalu lama tidak bertemu, jadi adik saya terlalu senang dan terkejut dengan kedatangan saya. hingga dia menangis" Jaye mencoba menjelaskan pada orang-orang yang menatapnya, dengan senyum di wajahnya untuk mengurangi kegugupan nya.



Dan tentu saja penjelasan Jaye tadi hanyalah karangan indahnya . Sepertinya bertemu dan bersama dengan Tata membuat dirinya menemukan keahlian baru yaitu '*Mengarang cerita*' .



Sedangkan Tata yang berada di pelukannya semakin terisak dan memeluk tubuh Jaye dengan erat. Mungkin terkesan lebay, hanya karena di jenguk seorang yang yang baru beberapa hari dia kenal saja Ia bereaksi seperti itu.


...


Keterkejutan bukan hanya terjadi pada Jaye dan orang-orang yang ada di dekatnya. Seluruh anggota Regu Teratai dan regu Scorpio pun juga sama terkejutnya. Mereka terkejut mengetahui siapa yang mengaku sebagai kakak Tata, juga terkejut dengan reaksi Tata yang tiba-tiba saja langsung memeluk Jaye.



Riko yang menyaksikan kejadian tersebut hanya menatap dengan perasaan yang tak bisa di gambarkan. Marah, kesal, kecewa, dan sedih, sakit entahlah. Perasaan nya tak menentu, Riko pergi meninggalkan posko dengan sejuta perasaan dan sejuta pertanyaan.


....


"Hei....kenapa menangis?" Tanya Jaye sambil mengelus-elus kepala Tata setelah beberapa saat tangis Tata tak kunjung usai.



"Makasih" lirih Tata.



Jaye memegang kedua pundak Tata dan menjauhkan dari tubuhnya. Ia memandang Tata dengan senyuman dan menghapus air mata Tata.



"Nangis nya mau lanjut, apa udah selesai" tanyanya.



Bukannya menjawab, Tata malah kembali memeluk Jaye. Antara malu dan ketagihan memeluk tubuh wangi Jaye. Tata menyembunyikan wajahnya di dada pria itu.

__ADS_1



"Sudah" bisik Jaye. "Ayo ke tenda kamu" ajak Jaye. "Malu disini banyak orang yang liat" ucapnya. Dan Tata hanya mengangguk tanpa melepaskan pelukannya.



Akhirnya mau tak mau Jaye merangkul pundak Tata dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya terulur mengambil jaket yang ada di kursi nya tadi.



Keduanya berjalan menuju tenda regu Teratai yang berada di sisi kanan posko. Tanpa percakapan, Tata begitu malu dengan reaksi spontan nya tadi, dan Jaye sendiri sebenarnya masih gugup, bingung, dan canggung. Hingga sampai di depan tenda, keduanya belum ada yang memulai percakapan.



Linda yang mengerti keadaan keduanya pun berinisiatif membuka percakapan.



"Oh...rupanya ini Kakak nya Tata" goda Linda, yang mengetahui bahwa pria itu hanya mengada-ada.



"Ck..." decak Tata menatap kesal pada Linda yang malah menggodanya dan membuat suasana menjadi semakin canggung.


"Hehehe.....santai aja kali..." Linda mencoba membuat suasana lebih santai. Ia mendekati Tata dan memeluknya. "Aku tahu kamu bahagia" bisiknya dan Tata hanya mengangguk.


"Lo gak sopan banget Lin, ada tamu bukannya di persilahkan masuk untuk duduk" ucap Yuli. "Ayo masuk dan duduk Bli" Yuli mempersilahkan Jaye yang masih di luar gapura untuk masuk ke halaman tenda yang tersedia tiga kursi plastik juga meja.


"Masih ingat saya kan Bli? tanya Yuli yang tadi pagi sempat mengenalkan diri namun di kacau kan oleh Tata, yang tak memberikan ruang untuknya berkenalan apalagi bersalaman.


Jaye tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Lalu masuk dalam area tenda dan duduk di kursi plastik yang berada di sisi kanan tenda.


...


"Maaf, jika membuat kalian semua terkejut terkait pengakuan dan kedatangan saya" ucap Jaye yang mengerti bahwa mereka semua terkejut akan kelakuan nya tadi.


Dan semua anggota Regu Teratai mengerti dan memahami, baik tentang pengakuan Jaye juga reaksi Tata. dan hikmah nya adalah semua anggota Regu Teratai bisa berkenalan dengan Jaye serta mengetahui siapa nama pria itu.


...



"Bli bilang cuma asal ngomong saja" ucap Tata pelan. Tapi dalam hatinya senang, berbunga-bunga meletup-letup seakan ada pesta kembang api di dadanya.



"Eemmmm....ya memang asal ngomong aja sih" jawab Jaye. "Tapi tiba-tiba saja aku kangen kamu, jadi aku kesini dech" pungkasnya.



"Ishhh....bisa juga Bli membual" ucap Tata. sambil terus berjalan santai.



"Aku tak membual, juga tidak sedang berbohong" ucapnya.



"Iya dehhh...percaya" sahut Tata. dengan nada bicara yang memaksa.



Jaye tersenyum mendengar ucapan Tata. Ia meraih tangan Tata dan menggenggam nya. Tata yang terkejut saat tangannya di genggam oleh Jaye, otomatis ia berhenti berjalan dan menatap Jaye.



"Kenapa" seolah tak terjadi apapun. "Ayo jalan lagi" ucapnya sambil menarik tangan Tata agar gadis itu mengikuti langkahnya.

__ADS_1


"Memang mau nyebrang jalan?" tanya Tata dengan melihat tangannya yang di genggam Jaye.


"Nyebrang kemana" Jaye pura-pura tidak tahu.


"Itu.. Bli gandeng tanganku" ucapnya.


"Tanganmu terlalu berharga untuk aku abaikan" ucapnya.


"Ohhh ya ampunnn.... sejak kapan Bli jualan kain" tanyanya.


"Maksudnya?" Jaye tak mengerti.



"Barusan Bli menggombal" terangnya.


"Jika aku bilang kalau aku suka sama kamu apakah kamu percaya?" tanyanya.


"Tentu saja" jawab Tata. "Semua teman-teman ku juga suka sama aku setelah beberapa hari mengenal. Itu sebabnya aku punya banyak teman " jelasnya.


Jaye menghentikan langkahnya dan menatap tak percaya pada Tata. Ia tengah menimbang sesuatu yang ingin ia ungkapkan.


"Sepertinya memang terlalu cepat jik aku mengutarakan perasaan ku sekarang. mana mungkin Tata percaya jika aku jatuh cinta padanya padahal baru beberapa hari mengenal. Ada apa denganku? aku bukanlah ABG yang baru mengenal cinta, aku sudah sering pacaran bahkan beberapa kali jatuh cinta. Tapi kenapa kini aku tidak bisa menahan perasaan ku?" Jaye menggelengkan kepalanya, mencoba untuk sadar agar tidak salah langkah.


"Kau benar. aku suka berteman denganmu" ucapnya lalu kembali melangkahkan kakinya.


Sebenarnya Tata sedikit kecewa dengan pernyataan Jaye, tapi bagaimana mungkin pria seperti Jaye menyukainya? benar, Tata berharap Jaye menyukainya sebagai Wanita, bukan teman apalagi di anggap sebagai adik. Tidak, Tata tidak ingin menjadi adik Jaye.


....


"Kamu tidak ingin makan atau membeli sesuatu?" tanya Jaye setelah cukup lama mereka berjalan dan melihat-lihat.



"Pop ice" ucap Tata sambil memandang gerobak penjual es tersebut.



"Yang lain saja, ini sudah terlalu malam untuk minum es" saran Jaye.



"Aku sedang tidak ingin apapun Bli" ucapnya.



"Kita jalan lagi ke depan. siapa tahu di sana kamu berubah pikiran saat melihat pedagang yang lain" ucap Jaye. lalu keduanya kembali berjalan.



Tata memeluk kedua lengannya, ia hanya mengenakan seragam Pramuka dan sendal jepit. Sudah pasti ia merasa kedinginan karena kemeja pramuka itu lengan pendek dan rok pramuka nya juga pendek, tidak ada kaos kaki dan sepatu yang membungkus kakinya. Hanya beralaskan sendal jepit swallo🤭


"Eh..." Tata terkejut Jaye memasangkan jaketnya ke tubuh Tata.


"Dinginkan? tanyanya "Pakai yang bener jaketnya" perintah nya. Lalu Tata memakai jaket Jaye dengan sempurna di tubuhnya.


🌺🌺🌺


Terimakasih sudah mampir 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like


Vote


Dan

__ADS_1


Komennya


Salam kenal dari author 🌺🌺


__ADS_2