My Future

My Future
(Eps.7) Kamu Akan Menjadi Milik ku


__ADS_3


Febri mengambil inisiatif untuk memeluk Nathan dan pelukannya pun dibalas oleh pria yang dia rindukan selama ini.


"Ebi apakah selama aku tidak menjagamu, kamu sudah memiliki pria lain?"bisik Nathan ditelinga ku membuat buluku merinding, "itu karna kamu tidak menjagaku, aku sudah punya satu mantan, tapi aku dikhianati oleh mantan pacar dan temanku sendiri, tidak masalah aku sudah mulai melupakannya"ucap Febri sambil tersenyum menandakan semua baik-baik saja. "Aku akan membalasnya beritahu siapa orangnya"ucap Nathan kesal dan melepas pelukanku, "tidak perlu, aku sudah melupakannya"ucap febri menenangkan Nathan.


"Mau sampai kapan disini? ayo susul orang tua kita"ucap Febri sembari membuka pintu kamar dan menghampiri keluarga mereka dihalaman.


"Nathan, Febricia kenapa kalian lama sekali? kalian tidak berbuat sesuatu kan hahah"ucap Clara bergurau, "Tidak tante tadi hanya sedikit mengobrol dengan Nathan saja".


"Sayang kita sudah kelaparan"ucap Aldric, "Iya daging nya harus benar-benar matang sedikit lagi selesai"ucap Clara. "Oiya, kami lupa menyiapkan jus, Clarinta sama Febri tolong gantikan tugas tante dan mama dulu ya, kita akan membuat beberapa jus, ayo Elina kita kedapur"sambung Clara berjalan menuju dapur diikuti Elina.

__ADS_1


Saat di dapur


"Clara, Aku kira kamu hanya memiliki 2 anak laki-laki, ternyata kamu juga melahirkan anak perempuan yang sangat cantik"ucap Elina saat ingin mengambil beberapa cangkir. "Clarinta itu bukan anak kandung ku, aku mengadopsinya tapi aku sudah menganggapnya sebagai putriku, anak bungsuku, putriku satu-satunya, ibu kandungnya mengidap penyakit jiwa dan ayahnya bandar judi"ucap Clara menjelaskan "ah maafkan aku clara, aku tidak tahu akan hal itu, ini baru pertama kali aku melihat Clarinta, Oiya dimana anak laki-lakimu yang satunya?ucap Elina penasaran "Aah! Azka? Dia sedang dinas ke Singapura"ucap Clara yang sedang mangaduk juz. "Hebat ya punya anak laki-laki yang sukses, huh! kapan aku diberikan anak laki-laki, dua-duanya anakku perempuan"gurau Elina, "tidak apa-apa sebentar lagi kan Nathan akan menjadi menantu mu, hahah"gurau Clara.


Halaman rumah


"Baik! semuanya sudah komplit saatnya makan!!"ucap Clarinta tidak sabaran.


 


 

__ADS_1


Nathan pun mengantar Febricia sampai depan rumah.


"Em, Nathan"ucap Febri gantung, "Ada apa Ebi?"tanya Nathan, "Bagaimana kalau kamu mampir dulu"Ucap Febri sambil menggenggam tangan Nathan berharap keinginan nya dituruti, "Maaf Sayang, sudah malam besok kita bertemu lagi, sekarang kamu masuk dulu, diluar dingin"ucap Nathan lalu mencium kening Febricia dengan lembut. "Baiklah"ucap Febri dengan nada kecewa lalu berbalik badan kearah pintu rumah. "Tunggu Feb!!"teriak Nathan tiba-tiba, "Ada apa?"spontan Febri memutar badan.



"Sayang ini kartu namaku, kamu bisa menghubungiku jika kau perlu sesuatu, maaf hanya kartu nama dari perusahaan saja yang aku punya"ucap Nathan sambil tersenyum, "Nathan kan kamu masih sekolah, bagaimana bisa kamu punya kartu nama dari perusahaan?"ucap Febri penasaran, "Sudahlah sayang masih ada hari esok untuk mengobrol dengan ku"ucap Nathan sambil mendorong Febri agar masuk kerumah. Bagaimana tidak? dia tidak akan mau masuk jika tidak dipaksa. "Baiklah kalau begitu sampai jumpa besok ^^"ucap Febri sambil tersenyum dan masuk kedalam rumah.


Ditunggu kelanjutannya ya ^^ Klik Like dan Tombol Favorit ^^ Terimakasih


•SALAM AUTHOR•

__ADS_1


__ADS_2