My Hidden Detective

My Hidden Detective
Bab 78


__ADS_3

.....................


Sudah satu minggu berlalu semenjak persidangan itu, banyak hal yang terjadi, berita keluarga Andrafana terus meramaikan media, potret Eca yang sedang merokok juga menjadi perbincangan panas.


Apalagi soal dosa-dosa Claudia dan Leon, mereka terkena kasus yang sangat berat, keduanya dihukum penjara seumur hidup.


Claudia


Leon


Ecalica


Karl


Shizea


Sandra


Semua media memberitakan keluarga Andrafana, banyak yang mengatakan bahwa keluarga Andrafana sedang dalam masa kehancurannya, keturunannya bertarung, membunuh dengan keji hanya untuk menguasai tahta penerus.


Semuanya demi harta.


Pandangan publik menjadi buruk terhadap keluarga Andrafana, bukan hanya itu, keluarga Andrafana dikeluarkan dari list 10 besar keluarga terbaik di negara ini.


Tidak ada habisnya, entah sampai kapan berita ini akan terus dibahas. Kekejaman Claudia, keserakahan Leon, Ecalica yang berwajah dua, semuanya dibahas tanpa henti.


Dan lagi, ternyata Amika yang membantu menyembunyikan kebenaran selama ini, dan bisa dibilang sedikit terlibat akan dihukum satu tahun penjara, sesuai hukum yang berlaku.


Membuat Amika bernapas lega, dia bisa bertemu putrinya Afiza selama satu tahun itu, dan satu tahun ini Afiza akan tinggal bersama dengan Sandra, sesuai anah


Dan yang paling meledak diantara berita ini adalah berita Sandra Andrafana yang ternyata adalah kapten Detektif YK71 yang sudah terkenal akan kehebatannya.


Berita Sandra mampu sedikit mengalihkan berita soal keluarga Andrafana, Claudia dan juga Eca.


Orang-orang yang semula sangat membencinya, kini memujinya bak pahlawan, poster dan tulisan soal kebencia mereka pada Sandra mendadak hilang, terganti dengan pujian kehebatan atas nama Sandra sang kapten Detektif YK71.


Tidak peduli apa hinaan yang datang padanya, Sandra tetap melakukan apa yang menurutnya benar, meski ini bukan akhir yang bahagia, tapi ini akhir yang pantas untuk segala perjuangannya.

__ADS_1


Walau pada akhirnya, kasus Claudia juga terus dibahas di banyak media dengan komentar berupa hujatan yang tidak ada hentinya. Mereka jug membenci Claudia karna dirinya Eca merasa terkurung, dan bahkan kematian Eca juga karna dirinya.


Tragedi ini, dikenal kemudian dengan nama Tragedi Andrafana. Claudia Andrafana, menjadi perempuan terkejam tahun ini.


Kasus ini tercatat sebagai sejarah paling kelam keluarga Andrafana yang sangat memalukan, tragis, dan tanpa hati yang harus mengorbankan banyak jiwa untuk mati.


Hanya karna harta dan posisi penerus, bahkan nyawa pun menjadi hilang. Bahkan kasih sayang antar saudara yang dibangun sejak kecil, bisa putus hanya karna harta semata.


Sandra duduk di sofa dengan laptop di pangkuannya, juga segelas kopi di depan, dia tidak bisa tidur, Fla bilang ada kasus, makanya Sandra sedang sibuk saat ini.


Kesedihan atas segala kehilangan dan kekacauan yang terjadi, ingin Sandra lupakan dengan memikirkan kasus yang ada di depan mata, itu lebih baik untuk dirinya dan orang lain yang akan ditolongnya.


Sampai hari ini, Sandra masih tinggal di rumah utama keluarga Andrafana dengan kakek, juga Gerald yang pindah kesini untuk menjaga Sandra dan juga kakek dari awak media yang mencoba masuk dan ingin mewawancarai mereka.


"Kau sibuk? Bisa bicara sebentar?"


Kakek datang, langsung duduk di sebelah Sandra. Sandra tidak bisa mengusirnya kan? Beliau yang punya rumah ini.


Sejak pulang dari pengadilan negri tinggi minggu lalu, ini pertama kalinya kakek mengajak Sandra bicara, karna selama satu minggu, Kakek Gheobalt terus mengurung dirinya di rumah, sedangkan Gerald sibuk dengan urusan luar.


"Sudah selesai, apa yang ingin kakek katakan?" Sandra menutup teleponnya, benar kok dia memang sudah selesai, kasus pencurian sebuah bank besar ini, setidaknya garis besar masalah ini sudah ada di benak Sandra.


"Sejak kejadian Levan, sudah agak lama, dan selama itu aku berusaha mengumpulkan bukti." Jawab Sandra sejujurnya.


Tak lama, Gerald datang dengan jas yang sudah terbuka, wajahnya tidak ramah, dia tampak lelah, kantung matanya agak menghitam.


"Ada apa kakek tiba-tiba memanggil ku?" Gerald duduk di depan kakek dan Sandra, dia menatap Sandra dengan tanya, Sandra hanya menggelengkan kepala karna dia juga tidak tau apa-apa. Kakek juga tiba-tiba datang padanya.


"Maaf ..."


Suara parau dari wajah yang sudah sangat tua, garisnya kelihatan jelas, kantung matanya hitam, wajah lesu yang tidak bersemangat. Dia menunduk dengan ekspresi wajah seperti itu, entah kemana Tuan Gheobalt Andrafana yang berkharisma dan berharga diri tinggi selama ini.


Sandra dengan Gerald sama-sama terkejut, mereka nyaris tidak mengenali kakek tua yang baru saja berbicara ini, karna pada faktanya dia sangat jauh berbeda dengan kakek yang biasanya.


"Ini semua salah ku, ini kesalahan ku. Jika seandainya aku tidak mempertahankan prinsip keluarga tentang satu pewaris, mungkin Karl tidak akan mati, Claudia dan Leon tidak akan dipenjara karna berusaha membunuh Karl. Mungkin, tidak ada tragedi berdarah di rumah ini, mungkin saja Claudia tidak akan sebenci itu pada Karl dan juga Sandra, mungkin Eca juga masih hidup."


"Jika ada yang paling bersalah di rumah ini, itu adalah aku. Jika ada yang lebih bersalah dari Claudia, itu adalah pemikiran ku. Harusnya aku membagikan rata hak-hak mereka, harusnya aku adil."

__ADS_1


"Harusnya aku bijaksana agar Karl juga tetap hidup. Pasti tidak mudah kan untuk hidup sendirian, Nak?" Kakek Gheobalt menatap Sandra, wajahnya penuh air mata, tidak pernah terbayang oleh Sandra bahwa sang kakek yang tegas ini akan menangis pilu dengan suara yang menyayat hati.


"Bahkan setelah Karl pergi, aku masih tidak bisa menjaga mu. Maafkan aku ... ini semua salah ku, kau hidup sendirian juga salah ku. Gerald hidup penuh tekanan juga salah ku."


Kakek menangis sejadi-jadinya, tidak ada lagi harga diri, prinsip dan gengsi yang dia pertahankan, karna pada akhirnya prinsip yang dia jaga selama ini malah menuntun keluarga Andrafana menuju kehancuran.


Kakek Gheobalt sadar, bahwa keutuhan keluarga tidak bisa dipertahankan hanya dengan nama baik dan harta yang melimpah, keutuhan sebuah keluarga harus dibangun dengan kepercayaan, dan dijaga dengan kasih sayang.


Dan keluarga Andrafana tidak memiliki itu.


Semua penyebabnya adalah harta. Dan Kakek Gheobalt yang bertanggungjawab akan hal itu.


"Tidak mudah untuk mu kan? Terus hidup seperti ini, karna itu Sandra kakek mengizinkan mu melakukan apapun yang kau mau. Kakek tidak pernah menyangka bahwa kau akan tumbuh menjadi seorang detektif yang sangat hebat, kau begitu hebat Dan Gerald, kau boleh melakukan hal sesuka mu, selagi itu kalian berdua aku yakin kalian tidak akan melakukan kejahatan."


Sandra diam,


Tidak akan mudah baginya untuk memaafkan sang kakek, tidak akan mudah baginya untuk melupakan semua itu.


Karena Sandra adalah korban dari segala keserakahan ini, dan dia juga adalah pejuang yang mencari kebenaran untuk mengakhiri prinsip konyol keluarga ini.


Tidak mudah untuk Sandra berjuang sendirian selama ini, tidak mudah baginya untuk sampai di titik ini.


Tapi, Sandra juga tidak akan lupa, selain detektif YK, dia juga merupakan putri Andrafana, nama Andrafana selamanya akan melekat di dalam dirinya.


"Ya, semuanya sudah terjadi." Gerald hanya menunduk, dengan suara yang sama sedihnya.


Tes ...


Baik Sandra, Gerald, maupun Gheobalt pada akhirnya menunduk dan mengeluarkan air mata yang berjatuhan, tanpa mengatakan apa-apa lagi.


Mereka meresapi, menangisi, menyesali segala yang terjadi.


Tidak ada yang meminta akhir seperti ini, tapi akhir seperti ini memang harus terjadi agar menjadi pelajaran untuk Andrafana agar tidak terulang lagi.


Keserakahan akan harta,


kesombongan pada jabatan,

__ADS_1


Semua akan berakhir ketika tinggi hati merajai. Nafsu seperti raja yang ingin apa saja langsung menguasai, membuat banyak orang hilang akal dan pikiran, juga menyita seluruh hati nurani.


__ADS_2