
Mereka berdua masih berpelukkan dan setelah Shin Tang pun tenang, tidak lama pelukan pun terlepas
"Apakah kau sudah tenang?"
Shin Tang pun mengangguk pelan
"Apa kita sudah bisa bicara?" tanya Gou Ki lagi
Shin Tang kembali mengangguk, dengan tatapan yang sangat lembut Gou Ki pun mulai bertanya
"Shin, sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kau begitu ketakutan. Apakah di sini telah terjadi sesuatu?"
Sambil menatap pria itu Shin Tang pun "Gou, a aku takut hiks~ pria itu hiks~ pria itu menyakiti mu"
Sambil menangis Shin Tang menceriterakan apa yang sebenarnya terjadi saat Gou Ki di kabar kan menghilang.
"Kau bilang apa Shin Er, kau lihat" sambil menatap gadis itu "Alu tidak apa apa, memang tadi saat aku jalan jalan dengan pengawal Tian Qing datang menghadang ku"
Degh
Mendengar Gou Ki berkata seperti itu Shin Tang terkejut "Jadi kau benar bertarung dengan laki laki itu?"
Gou Ki mengangguk. Lalu Shin Tang kembali bertanya "A apa kah kau terluka, apakah pria itu melukai mu?"
"Hei, tenanglah, aku tidak apa apa" sambil memegang kedua bahu gadis itu
"Kau lihat apa ada luka, tidak kan?"
Shin Tang menggeleng "Tidak ada. Tapi kenapa kau meninggalkan pedang mu Gou, kenapa kau tidak membawa nya? Kemana kau saat itu?' tanya nya beruntun
"Aku tidak apa apa, kau tidak perlu khawatir"
"Tapi, apa benar, ada seseorang yang menyelamatkan mu?"
Gou Ki mengerinyit "Dari mana kau tahu Shin Er?"
"Entah lah, saat itu aku merasa ada sebuah cahaya dan di sana sku melihat Tian Qing seorang diri memegang pedang mu"
Sambil menatap pemuda itu Shin Tang melanjutkan ucapannya
"Dia mengatakan kalau kau sudah mati hiks~a aku tidak mempercayai nya. Aku yakin kau akan baik bIk saja dan lihat apa yang aku katakan terjadi"
...☘️☘️☘️☘️☘️☘️...
Flashback saat Gou Ki menghilang
Saat itu Tian Qing seorang diri dia tertawa seakan sudah mengalahkan Gou Ki, karena pedang nya ada di tangan pria itu, saat itu Shin Tang yang melihat pedang sang calon suami ada di tangan Tian sangat terkejut
"K kau, kenapa bisa pedang Gou Ki ada fi tangan mu?!"
"Hahaha, Shin Tang ku yang cantik" sambil menatap pedang yang ada di tangan kiri nya
__ADS_1
"Kau ingin tahu di mana calon suami mu itu hm?"
Dengan tatapan mara, dan bercampur gelisah Shin Tang tentu saja ingin tahu di mana calon suami nya itu.
"Kau tahu Shin Tang, pria yang kau agung agung kan itu sudah aku binasa kan!"
Mendengar itu wanita tercantik di negeri para rubah itu menggeleng pelan
"Tidak, itu tidak mungkin! Kau pasti berbohong!" ucapnya tidak percaya
Tian pun mendekati Shin Tang dan. dengan mengarahkan pedang Gou Ki dia berkata
"Apa mata mu buta haah! Apa mata mu buta, kau tidak lihat pedang kebanggaan nya berada di tangan ku sekarang"
Sambil tertawa remeh Tian pun seakan bangga jika dirinya lah yang telah mengalahkan Gou Ki. Padahal kenyataannya dia lah yang kalah saat berhadapan dengan Gou Rei yang ternyata adalah Gou Ki itu sendiri .
Shin Tang pun tetap pada pendiriannya
"Aku tidak akan mempercayai mu, aku mungkin melihat pedang Gou Ki, tapi sebelum aku melihat jasad calon suami! Aku tidak akan mempercayai mu!'"
Degh
Tian Qing tidak menyangka dengan apa yang dikatakan oleh Shin Tang
"Apa kau tetap akan menikah dengan dengan nya saat jasad nya ada Shin Er?"
"JANGAN SEBUT NAMA KU DENGAN MULUT MU TIAN QING!!!" teriak gadis itu
JEDEEERRR
"Karena yang berhak memanggil ku begitu hanya Gou Ki, bukan kau!"
Tian Qing yang mendengar itu pun mematung dan tanpa sadar menjatuhkan pedang milik Gou Ki
Dan dengan sihir yang di miliki Shin Tang akhirnya dia mendapatkan pedang itu. Shin Tang pun membersihkan nya dengan air yang ada di samping nya
"Aku tidak ingin pedang suamiku di sentuh oleh musuh licik seperti mu Tian Qing!"
Dan sambil menatap tajam pria itu Shin Tang pun kembali berkata "Aku tahu, kau kalah kan dengan pria itu?"
Degh!
Tian Qing mendengar itu pun terkejut bukan main, ia tidak menyangka jika Shin Tang mengetahui jika dia. kalah dengan pria misterius itu, dan yang membuat nya penasaran adalah tahu dari manakah Shin Tang akan hal itu?
Sambil tersenyum Shin Tang pun kembali berkata
"Kau pasti bertanya tanya, darimana aku tahu itu?"
Tian Qing terdiam menunggu apa yang dikatakan oleh gadis di depan nya ini
"Dengar, kau memang berada di istana, tapi seluruh bangunan ini memiliki telinga, bahkan bangun ini dapat berbicara, aku tahu Gou Ki tidak semudah itu dapat di kalahkan, dan kau "
__ADS_1
Dengan tatapan remeh Shin Tang pun melanjutkan ucapannya "Kau hanya bisa berbicara saja, berkoar koar jika aku adalah yang paling kuat heh, tapi apa, kau tidak dapat mengalahkan pria misterius itu, pria yang menyelamatkan suami ku!"
Mendengar ucapan Shin Tang, Tian tidak bisa berkutik dan tidak lama sebuah cahaya menyinari gadis itu
"Kau sangat hebat Shin Tang, kau memiliki cinta dan keyakinan yang tidak di ragukan"
Mendengar suara itu Shin Tang dan Tian Qing pun mencari asal muasal suara itu
"Siapa itu! Siapa lagi Haah!!"
Tiba tiba wujud Shin Tang berubah
"Kau mencari ku Tian Qing!!"
Dengan suara yang bergema Shin Tang dengan wujud yang berbeda dan tatapan yang sangat tajam membuat Tian terkejut bukan main
"S siapa kau! d dan di mana Shin Tang?" tanyanya dengan nada bergetar
Tanpa menjawab gadis itu yang tidak laun adalah Mei Lie pun mengarahkan pedang nya kearah pria arogan itu
"Kau mencari Shin Tang, aku! Akulah Shin Tang!"
JEDEEERRR!!!
Suara petir mulai menyambar nyambar dan itu membuat ketakutan pada pria itu
Bahkan para penjaga istana pun sangat terkejut
"Kenapa langit begitu gelap?" tanya salah satu penjaga
"Kau benar, padahal tadi langit cerah sekali"
Sedangkan saat ini Tian terpaku melihat Shin Tang berubah menjadi orang lain
"Tidak! Kau bukan Shin Er"
"JANGAN SEBUT NAMA KU DENGAN MULUT BUSUK' MU!!" teriak nya
Degh
Betapa terkejut nya Tian Qing mendengar ucapan gadis itu, ia teringat bahwa kata kata itulah yang di ucapkan oleh wanita yang begitu ia cintai
"Kata kata itu, kata kata Shin Tang"
Dengan tatapan tajam wanita itu kembali bersuara
"Kau percaya jika aku adalah Shin Tang?! Dengar! Aku akan membungkam mulut mu yang sombong itu jika kau menjelek jelekkan suami ku! Camkan itu!"
Saat itu Shin Tang pun mengarahkan pedang milik Gou Ki
__ADS_1
Wuussss
Dan melihat itu pun membuat Tian pun mundur beberapa langkah