
Saat mendengar apa yang dikatakan oleh Gou, Furkada semakin penasaran di manakah putra nya itu berada namun ia sangat bersyukur ternyata sang putra berada di tempat yang sangat aman "Jika putra ku bersama dengan putri mu, berarti dia aman. Syukur lah" akhirnya Furkada bisa bernafas lega.
"Ya dia aman kau tenang saja" namun tatapan sang raja berubah datar "Tapi sebaiknya kau harus meluruskan kesalahpahaman ini secepatnya. Kau tahu Yu Lan begitu sangat membenci mu. Saat aku bertanya tentang mu dia seakan tidak ingin menjawab nya"
Furkada tertunduk, ia tahu ini akan terjadi
"Apakah jika aku mengatakan yang sesungguhnya, dia akan menerima ku? Gou dia itu sama seperti ku keras kepala"
Mendengar itu tiba tiba Gou tertawa "Hahaha hahaha, kau tahu akhirnya kau mengakui kalau kau itu keras kepala"
Mendengar Gou yang tertawa membuat pria itu menatap sinis "Bisakah kau sedikit serius? Kau itu suka sekali melihat ku dalam kesusahan"
"Hei Hei, aku tidak sejahat itu ya, aku ini adalah teman mu yang paling baik sedunia" ucapnya membanggakan diri
"Mulai narsis nya" sambil memutar bola matanya malas.
"Dengarkan aku Furkada, anakmu adalah calon menantuku, dan aku sudah tahu dia adalah calon raja negeri api yang sebenarnya"
Degh
Furkada terpaku saat mendengar ucapan Gou
"Jadi kau tahu tentang ramalan itu"
Gou mengangguk "Bahkan saat Rong belum meramalkan nya aku sudah tahu jika putra bungsu mu lah pemimpin sejati kerajaan api"
"Jadi benar kalau putra ku Yu Lan adalah raja sebenarnya, a aku bukannya tidak mempercayai nya Gou" jeda Furkada sambil menatap menerawang.
"Tapi aku takut jika dia dalam bahaya, kau tahu kan?" sambil menatap sahabat nya
"Aku sekarang mengumpankan putra pertama ku Incaru untuk memata mata Bong Lu, dan ternyata benar sang jendral mengatakan kalau memang ada yang aneh dengan Bong Lu"
__ADS_1
"Jadi sekarang Incaru yang dalam bahaya"
"Maksud mu?"
Sambil menatap dengan serius "Apa kau tidak menyadari jika saat ini Incaru lah target mereka?"
Furkada terdiam dan membenarkan ucapan Gou Ki
"Kau tahu, putri nya itu. Dia adalah putri siluman ular yang paling licik, dia saat ini mendekati pemuda dari kaum bangsa serigala Song Hu pemuda bangsawan yang sangat terkenal ketampanan nya, dan aku mendengar dari Sang pemimpin jika keluarga Song sudah terhasut untuk cepat menikah kan anaknya si Song itu pada putri Bai. Tapi karena dia sekarang ada di dunia manusia, maka pemuda tolol itu mau maunya menunggu hahaha" jelas Gou Ki sambil setengah tertawa
"Gou lalu aku harus bagaimana, bagaimana cara ku untuk menggagalkan perjodohan ini aku takut anakku Incaru menjadi korban kebusukan gadis itu" Furkada sangat khawatir.
Gou pun terdiam dan kini kembali ke tempat di mana Yu Lan berada dan saat ini pemuda itu di temani oleh Na Na
"Kau tenang saja yang mulia, ayahanda akan segera membuka matanya dan memberitahu kita apa yang ia lihat"
Yu Lan menatap gadis itu "Na Na, setidaknya kau jangan memanggilku yang mulia, kau tahu aku meminta mu seperti itu karena aku ingin kita hanya sebagai suami istri pada umumnya bukan raja maupun ratu. Apakah kau mau?"
Mendengar itu membuat pemuda itu tersenyum dan memeluk gadis itu dengan erat
Tidak lama Sang raja rubah pun membuka matanya dan melihat pemandangan yang begitu indah putri nya kini berada di tangan yang tepat
Selamat untuk kalian berdua semoga Tuhan melindungi cinta kalian
"Wah wah seperti nya ayahanda di sini jadi obat nyamuk ya"
Mendengar suara itu keduanya pun langsung melepaskan pelukan dan menunduk karena malu terlihat oleh sang ayah
"Hahaha tak apa hahaha" Gou tertawa bahkan di sela sela tertawa nya ia pun sempat sempat mengatakan. "Terus kan saja, anggap saja ayah ini patung"
__ADS_1
Hahaha hahaha
Dan benar setelah itu sang raja pergi sambil tertawa seakan sudah mengerjai mereka
"Maafkan kelakuan ayahanda ku, dia memang suka sekali usil" Na Na merasa tidak enak dengan sikap jahil sang ayah
"Tidak apa Na, aku malah senang mendapatkan ayah mertua yang seperti itu, beliau mudah untuk di ajak bercanda dan dia sangat bijaksana dalam memahami sikap ku yang arogan ini"
"Na, kau jangan memanggilku tuan ya, panggil aku dengan nama saja" pinta Yu Lan
"Kok begitu, kau kan akan menjadi suami ku, tidak mungkin jika aku harus memanggil ku dengan nama". sambil berpikir
Melihat raut wajah Na Na yang sedang berpikir membuat Yu Lan merasa gemas dan tiba tiba sebuah kecupan mendarat ke pipi Na Na dan itu membuat terkejut
Degh
"Apakah kau sudah menemukan panggilan cocok untukku Na Na ku sayang"
Mendengar panggilan itu membuat jantung Na Na berdebar lebih kencang
"K kau memanggilku apa, s sayang?" tanyanya memastikan apa yang ia dengar
"Kenapa, apa kau ingin aku mencari panggilan lain untuk mu istri ku?"
"Kau memanggil ku istri mu, tapi kita kan belum menikah, bagaimana bisa" ucapnya sambil menunduk malu
Tiba tiba dari arah belakang terdengar suara yang membuat Yu Lan maupun terkejut yaitu
"Kenapa tidak bisa, hari ini pun kalian bisa menikah" ucap mereka serempak
"Kalian"
__ADS_1
Siapa kah orang orang yang di sebut kalian itu??