Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
40 Lea Fa si Ahli Pengobatan


__ADS_3

"Yang mulia jangan khawatir selama ada aku dan Wang" sambil menunjuk ke arah pemuda yang tidak lain adalah Wang Lee


Sedangkan Wang Lee yang ditunjuk pun terkejut


"Haah? Aku?" menunjuk diri nya sendiri dengan kagetnya


"iya lah siapa lagi di sini yang namanya Wang Lee, kau kan?" tanyanya santai


"Mohon maaf ya, tuan Jendral Kong, saya adalah pengawal pangeran mahkota Incaru, anda tidak berhak memerintah saya"


Dengan tatapan datar Kong pun berkata "Kau tetap ikut aku yang mulia raja dan permaisuri mau tidak mau harus kembali ke kerajaan dan kau tahu" jedanya


Bai Ling saat ini mungkin sangat senang"


Saat itu Rong pun ikut nimbrung "Senang kenapa?"


Dengan bersedekap dada "Dia pikir sudah berhasil membuat yang mulia pangeran kehilangan akal. Kalian tahu kan dia itu gadis dari siluman ular, jadi sudah pasti hati nya seperti ular juga"


"Benar apa yang dikatakan tuan jenderal, kau jangan menganggap remeh gadis itu Kong, kau lihat saja pangeran Incaru saja hampir dibuat gila oleh gadis itu" ucap sang penasehat


"Incaru menatap sang jendral "Benar tuan, anda harus berhati hati seperti nya gadis itu sangat licik dan jangan gegabah saat menghadapinya"


Saat itu seorang gadis seumuran dengan Tea Na pun menghampiri "I ini adalah obat untuk orang yang terkena sihir itu"


"Kau memiliki penawarnya nona?" Rong terkejut


Tea Na tersenyum akhirnya adik nya ini mau datang juga "I iya, kata kakak, kalau saudara kakak ipar terkena jurus sihir dan kebetulan aku tahu ramuan obat yang terkena sihir Seribu pesona itu" jelas adik dari Tea Na itu.


"Apa katamu tadi Seribu Pesona, bukankah kekuatan itu membuat orang yang terkena jurus itu selalu terbayang bayang si pengguna ya?"


"Li seperti nya kau tahu jurus sihir itu, kau pernah menggunakan nya?" tanya Gou penuh selidik


Li pun menatap tajam kearah si raja usil tersebut


Sembarang! Eh aku menyukai wanita, aku memiliki cara ku sendiri" sambil menatap kearah Mi Ya yang menunduk malu


"Oh iya sayang, kau punya ramuan itu ada berapa botol?" tanya nya pada sang bungsu


Mendengar pertanyaan itu membuat Tea Na mengerinyit "Kenapa ayah, tumben sekali kau bertanya tentang berapa jumlah nya"


Bukannya menjawab Gou Ki tersenyum menatap kearah Li yang kini bersama dengan Mi Ya


"Ayahanda, bisakah sekali saja kau tidak usil pada paman Li" ucap Tea Na


Saat itu Lea Fa, adik dari Tea Na mengeluarkan sebotol ramuan itu dan diberi kan sang kakak

__ADS_1


"Ini kak ramuan nya, semoga ini bisa menyembuhkan yang mulia putra mahkota"



Sedangkan Incaru terus menatap gadis itu, entah kenapa membuat hati yang selama ini kosong terasa hangat melihat senyuman gadis itu


Tea Na yang merasakan jika seperti nya ada pasangan baru yang akan berlabuh pun tersenyum


"Adikku Lea Fa, bagaimana kalau kau sendiri yang memberikan ramuan ini"


"Tapi kak a aku..." ucapan nya terputus saat sebuah suara mengagetkan dirinya


"Berikan itu pada ku nona" Lea Fa pun menatap sejenak lalu tidak lama menghampiri Incaru


Dan itu membuat Gou Ki dan Furkada tersenyum


"Kau pasti mengerti kan apa maksud ku kawan?"


Furkada pun melirik dan tersenyum


"Apakah kita akan, kembali melakukan acara besar, itukah yang sedang kau pikirkan Gau Ki"


Sedangkan Yu Lan dan Tea Na tersenyum


Tea Na tersenyum "Jika kedua sama sama saling menyukai, mengapa aku harus menghalangi nya suami ku"


Lea Fa pun memberikan botol itu pada Incaru


"Ini yang mulia"


Incaru pun menerima botol itu dan meminumnya, semua yang ada di situ pun menatap khawatir karena setelah meminum ramuan itu mata pemuda itu terpejam.


"Nak Lea Fa ada apa dengan putra ku, kenapa dia seperti ini?" tanya Ming Xi


Memang benar saat ini ada yang aneh dengan tubuh Incaru, tiba tiba saja bergetar hebat


"Ramuan itu sudah mulai beraksi, cepat! Berikan aku sebuah wadah kecil untuk mengeluarkan racun!" ucap Lea Fa


Dengan sigap Tea Na memberi kan sebuah wadah kecil dan tidak lama benar saja Incaru memuntahkan darah


"Yang mulia, bagaimana keadaan mu sekarang?


"Haah~ haah~ tubuh ku sudah mulai ringan, tidak seperti sebelumnya"


"Syukurlah, setidaknya ramuan ini sudah menghilangkan jurus seribu pesona"

__ADS_1


Mendengar itu Ming Xi pun mendekati Lea Fa


"Nak terima kasih kamu sudah menyelamatkan putra ku"


"Bibi, aku hanyalah perantara yang menyelamatkan adalah dewa" ucap gadis itu merendah


Saat itu Lea Fa hendak pergi namun "Tunggu"


Gadis itu menoleh "Kau akan pergi?" tanya Incaru


"Iya yang mulia, tugas saya sudah selesai"


Mendengar itu entah kenapa membuat hati Incaru tidak rela "Apakah kita bisa bertemu suatu saat nanti?"


Lea Fa terdiam sejenak namun entah kenapa ia melihat sesuatu di dalam mata batin nya


Apa yang ku lihat ini, tidak, tidak benar aku dengan yang mulia pangeran


Melihat keterdiaman gadis itu sang kakak pun menghampiri "Apa kau melihat sesuatu Lea Fa?"


Degh


"Kakak, kau sudah tahu ini?"


Tea Na mengangguk "Iya sayang, kakak sudah mengetahui nya"


"Tapi bagaimana mungkin" Lea Fa bingung kenapa harus dia yang akan terjebak dalam masalah ini


"Tapi kak, dia adalah pangeran mahkota, sedangkan aku, aku hanya lah gadis biasa" ucapnya sambil menunduk


Ini lah yang membuat Tea Na bangga terhadap sang adik, dia tidak pernah membawa nama besar sang ayah maupun ibunya, dia selalu berkata ingin menjadi gadis biasa saja.


Lea, kau tahu, semua ini kehendak dewa. Kau tahu dulu aku bagaimana?"


Lea Fa ingat bagaimana sang kakak sangat takut pada pria, tapi rasa takut nya itu malah membawanya bertemu dengan seorang pangeran yang begitu tampan, mau menerima kekurangan yang di miliki sang kakak.


"Lea Fa, aku tahu ini tidak mudah, rintangan mu nanti sangat berat"


Lea Fa tertunduk, pikiran nya menolak akan rasa suka kepada Incaru namun berbeda dengan hatinya


Aku memang menyukai nya, tapi apakah dia menyukai aku, aku kan rubah dan siluman


Saat itu di kamar Yu Lan bersama sang kakak Incaru "Aku tahu kau memiliki perasaan pada Lea Fa kan kak?"


Degh!

__ADS_1


__ADS_2