Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
Ketulusan Cinta Kedua Pria


__ADS_3

Gou menatap penuh tanya ke arah Shin Tang


"Sayang apa yang kau lihat?"


"Aku takut jika sahabat ku Ming Xi tidak kuat menghadapi masa depan"


"Masa depan, kau melihat masa depan mereka permaisuri?"


Shin Tang mengangguk "Benar suami ku"


"Apa yang kau lihat?"


Sambil menatap kearah pasangan raja dan permaisuri negeri api "Kehidupan Ming Xi, akan ada pergolakan, entah apa tapi nanti di antara keduanya akan ada pertengkaran hebat"


Sambil menatap kearah Gou "Dan kau tahu siapa yang bahagia akan hal ini?"


Gou menggeleng tidak tahu, Shin Tang melanjutkan ucapannya "Kanti Dar, suamiku dia ingin membuat Ming Xi menderita dan aku yakin targetnya adalah sahabat mu Furkada"


"Furkada? Kenapa harus dia?" Shin Tang menggeleng, wanita cantik itu tidak akan memberi tahukan apa yang ia lihat


Semoga kau mampu Ming Xi, karena masalahnya Furkada bukannya berbagi wanita tapi, dia mengharap kan kesempurnaan


Usai acara penobatan Furkada dan Ming Xi menemui Gou dan sahabat yang lain


"Selamat ya, akhirnya kau menjadi pemimpin negeri ini" sambil memeluk Furkada dan pria tampan itu membalas pelukan nya itu


"Terima kasih sahabat"


"Cantiknya sahabat ku ini" puji Shin Tang


Ming Xi tersenyum dan Shin Tang tahu jika sahabatnya ini sedang galau


"Em, Ming Xi, kita bisa bicara berdua tidak?"


Ming Xi menatap Furkada sejenak, Furkada tersenyum dan mengangguk


"Tenang saja sku tidak akan membawa nya pergi kok yang mulia" canda Shin Tang


Dan sontak saja membuat kedua pria itu tertawa


"Gou, istri mu itu bisa bisa nya bercandaan"


"Oh tentu, istri ku itu adalah wanita yang selalu membuat orang yang berada disekitar nya bahagia"


Mendengar itu Furkada pun mengingat ekspresi sedih Ming Xi saat di pernikahan tadi


"Furkada, apa yang kau pikirkan, kenapa kau tidak terlihat bahagia?"


Furkada menatap sang sahabat "Tidak, kata siapa aku tidak bahagia, aku bahagia" namun tidak lama ia menatap kearah lain


Gou yang sudah diberi tahu oleh Shin Tang pun menepuk pundak nya.


"Kawan, apapun yang akan terjadi nanti, kau harus terbuka dengan istri mu, jangan ada rahasia di antara kalian"


Furkada menatap penuh tanya "Apa yang kau katakan Gou, apakah kau tahu sesuatu?" tanyanya penuh selidik


"Furkada, bukan aku, tapi istri ku lah yang tahu"


Degh


Furkada yang mendengar pun terkejut ternyata sahabat nya sudah bisa menerka apa yang terjadi di kehidupan nya yang akan datang


Furkada pun mendekat "Apa yang istri mu lihat Gou, katakan padaku?"


Gou terdiam, sedangkan saat ini Shin Tang mengajak Ming Xi duduk di sebuah kursi panjang


"Ada apa ini?" sambil menatap wajah cantik Ming Xi yang terlihat sangat sedih


"Entah lah Shin Er (nama kecil Shin Tang), aku merasa sangat takut saat ini"


Mendengar itu Shin Tang tersenyum "Apakah aku bisa menebak, kalau kau berpikir jika Furkada mu itu akan mendua?"


Ming Xi langsung menatap dengan pandangan terkejut "K kau tahu apa yang ku pikirkan?"


Shin Tang mengangguk sambil tersenyum "Ming, dayang itu sebenarnya hanya memberi gambaran saja, memang benar kita sebagai wanita bersuamikan seorang raja, harus memiliki sebuah mental, kita harus siap jika suami kita akan memiliki wanita idaman lain"


Mendengar itu Ming Xi menunduk "Apa aku siap, kau tahu, aku sangat mencintai Furkada dengan tulus. Aku tidak berharap menjadi seorang permaisuri. Tapi aku sadar suami ku adalah seorang raja mau tidak mau aku harus siap"


Shin Tang mengangguk

__ADS_1


"Tapi, kenapa hati ku tidak menerima ini Shin Er, aku tidak mau membagi suami ku pada wanita lain"


"Aku paham apa yang kau rasakan Ming Er, dulu saat aku menikah dengan Gou, aku juga berpikir jika dia akan memiliki selir"


Sambil menatap wanita cantik itu Shin Tang pun melanjutkan ucapannya "Namun saat aku bertanya kepadanya "Apakah dia ingin memilki selir, kau tahu apa jawaban Gou?"


🌺 Flashback 🌺


Saat itu adalah malam pertama sang raja rubah dengan permaisuri Shin Tang. Dan mereka saat ini berada di dalam sebuah kamar yang begitu indah


Saat ini Shin Tang sedang duduk dengan gelisah


"Bagaimana ini, aku kok gugup"



Saat itu tidak lama Gou pun masuk ke kamar itu dan tersenyum saat melihat istri tercinta nya begitu gugup


"Istri ku, ada apa?" sambil duduk di samping Shin Tang


Tanpa berani menatap Shin Tang hanya menggeleng pelan


"Apakah kau gugup sayang?" sambil membelai tangan gadis itu


Shin Tang pun terkejut saat Gou membelai nya, dia pun memberanikan diri menatap pria tampan itu


"A apakah aku boleh bertanya sesuatu padamu?"


"Silahkan saja istri ku" jawabnya santai


Dengan takut takut Shin Tang pun mengutarakan apa yang ia tanyakan


"Apakah kau mencintaiku?"


Mendengar itu Gou tersenyum "Apakah kau khawatir aku akan mengangkat seorang selir, sayang?"


Shin Tang pun mengerinyit "K kenapa kau bisa tahu?"


Mendengar itu Gou tersenyum "Sayang, lihat aku" Gou meminta Shin Tang menatap nya


"Aku, tidak akan mengangkat seorang selir satu pun. Karena aku mencintaimu setulus hatiku dan hanya ada satu wanita saja menguasai hati ini"


"Kau" ucap Gou yakin


Dan itu membuat Shin Tang tersenyum bahagia sambil memeluk Gou


🌺 Flashback end 🌺


"Dan dia membuktikan nya sampai sekarang, dia tidak mengangkat selir satu pun"


Mendengar itu Ming Xi tersenyum "Seandainya bisa seperti itu"


"Kenapa tidak?" Shin Tang mencoba memberikan pengertian pada sahabat nya


"Coba lah kau utarakan apa yang kau rasakan pada suami mu, jangan ada yang kau tutupi darinya, mungkin dengan begitu kalian berdua menemukan solusi nya"


Mendengar nasehat dari sahabat nya membuat hati Ming Xi pun lega "Kau benar, aku harus berani mengutarakan apa yang kita rasakan pada pasangan kita"


Shin Tang pun mengangguk tersenyum "Akhirnya kau tidak bersedih lagi kan?"


Ming Xi menggeleng "Tidak, terima kasih Shin Er"


Shin Tang mengangguk


Sedangkan Gou dan Furkada saat ini sedang berbincang bincang dan Furkada masih menunggu apa yang ingin dikatakan Gou kepada nya


"Aku hanya tahu, kehidupan mu akan ada beberapa rintangan besar Furkada"


"Rintangan, rintangan bagaimana Gou? Apakah ada yang ingin memisahkan aku dan istriku?" tanyanya was was


Gou menggeleng "Bukan, bukan itu"


"Lalu?"


Sambil menatap sahabat nya itu. Gou pun melanjutkan ucapannya


"Apa kau lupa ada seorang wanita berambisi ingin mendapatkan mu, apa kau ingat?"


Furkada pun mencoba mengingat siapa gadis yang begitu memuja nya selain istri nya.

__ADS_1


"Ah, iya aku ingat" Furkada akhirnya mengingat satu orang gadis yang begitu tergila gila kepada nya


"Wan Ha, gadis itu begitu berambisi ingin memiliki ku, kau tahu dia tidak mencintai ku, tapi dia hanya ingin menjadi seorang permaisuri saja"


Gou mengangguk "Kau tahu Furkada, dia itu sangat berbahaya"


"Apa maksud mu Gou Ki?" Furkada tidak mengerti


"Dia sekarang sudah menikah, gadis itu dipersunting oleh musuh ku"


Mendengar itu Furkada terkejut "Apa! Bagaimana bisa?"


"Kau tahu musuh ku Tian Qing ingin mengambil kekuasaan yang di berikan sang dewa melalui Wan Ha" ucap Gou


"Jadi suami gadis itu memiliki niat tidak baik, begitu?"


Gou mengangguk


"Dan sekarang mereka berdua berencana membuat mu dan Ming Xi salah paham, aku yakin saat ini mereka sedang menyusun rencana"


Gou pun menepuk pundak Furkada lagi sambil berkata "Ingat pesan ku, kau harus terbuka pada istri mu apapun yang terjadi. Ingat itu baik baik"


Setelah itu Shin Tang pun membawa Ming Xi ke kediaman istana Yue "Ini istana mu, indah sekali"


Mendengar itu Ming Xi tersenyum


"Ya sudah, aku harus pulang ya"


Ming Xi mengangguk, tidak lama salah satu dayang menghampiri Ming Xi


"Yang mulia, silahkan masuk dan tunggu yang mulia raja di kamar"


Mau tidak mau Ming Xi masuk ke kamar


"Ternyata apa yang dikatakan Shin, benar, hatiku gugup sekali"


Sambil menatap sekitar, ia menunggu kedatangan sang raja.


Sedangkan diluar Furkada pun datang dan melihat dayang menyambut nya


"Yang mulia raja"


"Kenapa kalian ada di sini?"


Mendengar pertanyaan itu membuat para dayang terkejut lalu "Mohon maafkan kami yang mulia, kami di minta yang mulia permaisuri Hun untuk mengantar anda ke kamar yang mulia permaisuri Ming Xi"


"Tidak perlu!"


Mendengar itu para dayang pun tertunduk takut


"Aku bisa sendiri, dan kalian kenapa masih di sini, cepat pergi"


Mendengar nada pengusiran itu, para dayang pun mau tidak mau mereka pun meninggalkan istana Yue.


"Astaga Ibunda, sampai segitu nya ingin melakukan ritual"


Tidak lama sampai lah sang raja sampai di depan kamar pengantin


Kreaatt


Dan itu membuat Ming Xi terkejut sambil memainkan jarinya ia berusaha untuk tidak gugup


Furkada yang melihat gadis itu menunggu nya tersenyum "Xixi, apa kau gugup istri ku?"


Ia duduk tepat di sebelah gadis itu


Dan saat itu ia membuka dengan perlahan penutup kepala yang dikenakan oleh Ming Xi


Dan akhirnya mereka saling bertatapan dan Furkada pun berkata


"Wajah ini lah yang paling aku cintai"



Mendengar ucapan itu Ming Xi tersenyum


"Senyum ini lah yang membuat ku tidak bisa berpaling dari mu"


"Yang mulia, apakah kau hanya mencintai paras ku saja?"

__ADS_1


Apa jawaban Furkada saat Ming Xi bertanya seperti itu??


__ADS_2