
"Nak, apa yang dikatakan oleh ibu mu itu adalah benar, kalau kau bukan anak kandung kami"
Degh
Kang Fa yang melihat sang anak terkejut langsung memeluk nya "Tapi apa pun itu kau tetap anak kami, yang paling aku sayang, tidak ada yang berubah"
"Tidak ayah, saat aku tahu kalau aku memang bukan putra mu di saat itu lah semua nya berubah"
"Yaa aku tahu, tapi nak, kau harus dengarkan penjelasan dari ku terlebih dahulu"
Saat itu Wei La langsung memeluk Yu Lan
"putra ku, maafkan ibu, tidak seharusnya aku...."
Yu Lan membalas pelukan sang ibu
"Kau tidak salah ibu, bagaimana pun kau lah yang telah membesarkan dan ayah yang mengajari ku selama ini. Aku tahu pasti ini sangat berat untuk kalian" mencoba untuk menerima
Kang Fa sangat senang saat tahu kalau Yu Lan bisa menerima keadaan sekarang
Yu Lan pun. merenggang kan pelukan nya pada sang ibu.
"Ayah, kalau boleh tahu, siapa aku sebenarnya? Kenapa orang tua kandungku itu memberikan aku pada mu"
Mendengar pertanyaan itu Kang Fa terdiam sambil menatap Yu Lan
"Nak, apapun yang aku katakan nanti tolong dengarkan baik baik karena mungkin ayahmu memiliki alasan sampai beliau melakukan ini"
"Hahaha, alasan, lucu sekali ayah, mana ada orang tua akan melakukan ini. Membuang anaknya, ya seperti yang dikatakan ibu Wei kalau ayah ku itu membuang ku, karena aku adalah anak pembawa sial, bukan begitu ibu?" sambil menatap kearah Wei La
Wei La menunduk, wanita itu tidak bisa mengatakan apa pun
"Nak, ibu mu tidak tahu cerita yang sebenarnya"
"Apa maksud mu suamiku, jelas jelas saat itu yang mulia ingin membunuh Yu! Dan kau juga ada disana"
__ADS_1
"Apa yang kau katakan ibu? Yang mulia? Jadi.." Yu Lan sangat terkejut mengetahui kalau dia adalah anak seorang raja.
"Iya nak, kau adalah seorang pangeran, pangeran negeri ini"
"Tidak, tidak mungkin ayah! Aku bukan pangeran!" ucapnya tidak percaya
Kang Fa tahu sangat berat bagi Yu Lan saat ini di mana umur yang di bilang muda harus mengetahui jika dia adalah seorang pangeran.
"Nak, aku tahu, ini tidak mudah, tapi ini adalah kenyataan, kau harus bisa menerima" jelas sang ayah.
"Ayah kau kira aku senang mengetahui akan hal ini? Tidak!"
Yu Lan pun pergi meninggalkan kedua orang tuanya
"Nak, kau mau kemana! Yu!" panggil Wei, namun karena emosi Yu Lan tidak menghiraukan panggilan sang ibu
"Sudah, istri ku, biarkan Yu sendiri terlebih dahulu, aku tahu tidak mudah untuk nya mengetahui kebenaran ini" ucap Kang Fa memahami situasi sang putra
"Tapi suamiku, tidak seharusnya kau mengatakan ini kepadanya! Kau tahu" sambil menatap Kang Fa
"Aku tidak ingin kehilangan Yu, dia adalah hidup ku suami ku hiks~ bagaimana jika dia memilih tinggal bersama dengan raja Furkada?"
"Tidak! Aku tidak ingin Yu Lan pergi dari ku!"
Kang Fa memeluk Wei La "Sudah jangan seperti ini istri ku. Aku yakin Yu akan mengambil keputusan yang tepat"
Sedangkan saat di tempat lain Yu Lan mencurahkan seluruh emosi nya ditempat yang sangat sunyi
"KENAPA DEWA!!! KENAPA KAU MEMPERMAINKAN HIDUP KU!!" teriak pemuda itu
"Kenapa ayah dan ibu harus memberi tahu ku soa ini"
"Tidak, tidak! Ini semua tidak benar, aku tetap menjadi anak ayah Kang Fa dan ibu Wei La"
__ADS_1
Saat itu seorang pria berambut putih datang dan berkata "Kau tidak bisa mengubah takdir yang mulia"
Mendengar itu Yu Lan menoleh dan melihat Guru Rong lah yang berbicara
"P- paman, k- kau tahu akan hal ini?" tanyanya tidak percaya
Guru Rong mengangguk "Benar, aku tahu yang mulia, kau adalah seorang pangeran bahkan kau lebih dari seorang pangeran" jelas guru Rong.
"Apa yang kau katakan jika aku lebih dari seorang pangeran? Paman kau jangan berbicara omong kosong" ucapnya tajam
Sambil tersenyum Guru Rong berkata "Kau tahu Yu Lan, kau itu sangat spesial, kau adalah tonggak kerajaan api"
"Hahaha, apa yang kau katakan paman, jika aku adalah tonggak kerajaan api tidak mungkin ayah ku. Raja mu itu membuang ku!" ucapnya remeh
Sambil tersenyum Guru Rong pun menepuk pundak pemuda itu "Kau boleh tidak percaya Yu, tapi kau bisa lihat itu" . Saat itu para bangsawan dan juga rakyat sedang antusias menyambut sebuah acara penobatan sang pangeran mahkota
Mereka saat ini sangat antusias menyambut ke munculan pangeran Incaru
Yu Lan yang melihat dari atas bukit menatap datar
"Paman, mengapa kau mengajak ku ke sini?"
Guru Rong menunjuk kearah seorang pria yang kini sedang berdiri bersama seorang wanita cantik
"Kau lihat itu"
Yu Lan mengarah kan pandangan nya
"Itu adalah ayahmu raja Furkada dan ibu mu permaisuri Ming Xi"
Yu Lan pun mengarah pandangannya ke mereka berdua "Lalu aku harus apa, apakah aku berlari mengatakan jika aku adalah putra mereka? Heh, kalau pun mereka yang memohon kepada ku pun aku tidak akan sudi!"
Setelah mengatakan itu Yu Lan pun pergi meninggalkan Guru Rong
__ADS_1
Melihat itu Guru Rong tersenyum
"Kau tidak bisa menyangkal nya pangeran, karena kau adalah pangeran mahkota yang sesungguhnya bukan Incaru"