Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
45 Kecurigaan Furkada Terhadap Bong Lu


__ADS_3

Mendengar apa yang dikatakan Gou Ki, Furkada ingat apa yang dikatakan Yu Lan padanya saat itu.


🌺 Flashback 🌺


Saat itu untuk pertama kalinya Yu Lan memeluk Furkada dan itu membuat nya sangat bahagia


"Nak, akhirnya kau mau memelukku"


Yu Lan menggeleng "Aku lah yang bahagia ayahanda, kau tahu, aku lah yang sangat merindukan pelukan mu. Ku kira kau tidak akan merasakan ini"


Furkada menggeleng "Tidak putra ku, saat kau lahir kau tahu aku sangat senang, namun" Furkada menjeda ucapannya


"Namun apa ayahanda, katakan lah yang sebenarnya" pinta sang putra


"Nak kau tahu sebelum kau di lahirkan guru Rong pernah mengatakan


Pertemuan diam diam antara Rong dan Furkada secara diam diam


"Furkada putra itu bukan lah putra mahkota yang sebenarnya"


JEDER!


"A apa yang guru katakan, tidak tidak mungkin!"


"Yang mulia, kau tidak bisa menyangkal akan hal ini, yang mulia Incaru bukanlah pangeran mahkota"


""Lalu siapa yang akan meneruskan tahta kerajaan ini, kau tahu kan Rong, aku hanya memiliki satu putra" Furkada saat itu bingung karena dia baru menikah dan 6 bulan Ming Xi baru saja hamil.


dan dua tahun kemudian usia Incaru mencapai usia 3 tahun dan di nyatakan memiliki sebuah penyakit langka.


Rong pun menambahkan "Yang mulia, kau tahu seorang putra mahkota itu harus memiliki ketahanan fisik yang kuat, tapi bagaimana dengan yang mulia Incaru, dia sangat lemah"

__ADS_1


Furkada menatap tajam Guru Rong


"Apa kau mau mengatakan jika putra ku tidak layak menjadi putra mahkota penerus kerajaan ini, begitu?"


Rong menggeleng "Yang mulia, bukan begitu anda jangan salah paham"


"Jangan salah paham kau bilang, Rong aku tahu putra ku memang fisiknya sangat lemah, tapi walaupun ia di paksa kan untuk menjadi penerus tahta, dia juga tidak akan mampu"


Furkada terdiam, Rong mengerti apa yang di rasakan oleh sang raja, mana ada seorang ayah yang tidak ingin anaknya menjadi penerus tahta nya.


"Yang mulia, apakah kau tidak khawatir, jika nantinya yang mulia tidak bisa melindungi dirinya, anda tahu, yang mulia, ada yang aneh dengan keluarga Bai"


Furkada mengerinyit "Apa maksudmu Rong, apa yang aku tidak ketahui tentang klan Bai?"


Rong terdiam sejenak "Yang mulia, saya hanya merasa jika ada yang tidak beres dengan mereka"


"Tidak beres, apa maksud mu, alu tidak mengerti?"


"Jika, anda ingin tahu sejelas jelasnya, hanya ada satu orang yang tahu tentang tuan Bong"


"Siapa itu?"


"Yang mulia raja Gou, aku yakin beliau tahu sesuatu tentang Bong Lu"


Furkada terdiam, ia juga curiga dengan perdana menteri nya


Kembali kemasa sekarang


Furkada menatap sang anak begitu juga dengan Yu Lan "Jadi ayahanda, sudah curiga jika tuan Bong Lu itu bukan manusia?"


"Tidak nak, saat itu ayah, hanya curiga jika Bong Lu itu licik, sebab saat kelahiran kakak mu, dia langsung mengatakan"

__ADS_1


"Yang mulia, hamba yakin dia adalah calon penerus mu, aku merasa jika dia adalah anak ramalan itu"


Degh


Furkada terkejut saat mendengar itu


Apa katanya anak ramalan, kenapa ucapan nya sama persis dengan yang dikatakan Rong , apakah dia menguping?


Sambil menatap kearah pria itu.


Dan ternyata Bong Lu membalas tatapan itu dengan tatapan bingung


"Ada apa yang mulia, kenapa anda menatap ku seperti itu?"


Furkada menggeleng "Tidak, aku hanya terkejut kau tahu Bong aku tidak tahu soal anak ramalan, apa maksud mu?"


Bong terdiam sejenak, "Anda tidak tahu soal itu?"


Furkada menggeleng pelan. Ia bukannya tidak tahu tentang soal ramalan itu dia hanya ingin mengetes orang yang berada dihadapan nya ini


"Yang mulia, anda tanya kan saja pada tuan Rong, bukankah dia guru yang mengetahui segalanya, saya yakin kalau yang mulia pangeran Incaru adalah putra mahkota negeri kita ini" ucapnya yakin


Furkada hanya tersenyum sambil berkata


"Semoga ucapan mu itu benar perdana menteri" setelah mengatakan itu sang raja pun pergi.


Jika ramalan itu benar, aku akan menjodohkan Bai Ling pada Incaru, ya walaupun dia sakit sakitan , tapi aku yakin hidup pemuda itu singkat dan mau tidak mau putri ku lah yang nantinya menjadi ibu suri dari raja selanjutnya


Bong lu menyeringai seakan rencana nya menjadi kan putri nya sebagai ratu negeri ini akan berhasil.


Namun itu semua belum tentu, karena orang yang di anggap bodoh belum tentu dia benar benar bodoh, hanya saja ia menunggu waktu yang tepat

__ADS_1


__ADS_2