Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
Kejujuran Tea Na Sebelum Pernikahan


__ADS_3

Tea Na menunduk seperti nya gadis itu takut untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan


Yu Lan menghampiri Tea Na "Kenapa, apa yang kau coba sembunyikan dari Na?"


"Kau tahu tuan" sambil memberanikan diri menatap pemuda itu


"Aku memang takut pada pria dan berkali kali ibu dan ayahku ingin menjodohkan dengan pemuda di luar sana, kau tahu apa yang terjadi?"


Yu Lan terus menyimak apa yang diucapkan oleh Tea Na


"Aku kabur sebelum aku melihat pria itu"


Mendengar penuturan gadis itu Yu Lan tidak habis pikir ternyata kekasih nya memiliki trauma terhadap laki laki


"Tapi Na, kenapa kau bisa takut terhadap pria, lalu kenapa sekarang kamu tidak lari!" tanya nya lagi


"Tuan, aku pun sebenarnya tidak tahu. Tapi ayahanda bilang kalau tuan adalah jodoh saya"


Mendengar itu Yu Lan terdiam dan menatap dengan intens wajah gadis itu


"Wajah mu memang tidak asing, Na"


"Apa maksud tuan?" tidak mengerti


"Ya, kamu seperti tidak asing bagi ku" ucap Yu Lan yakin


Sambil menyentuh wajah gadis itu "Kamu pernah datang di dalam mimpi ku"


Tea Na yang mendengar itu terkejut


"Aku?" sambil menunjuk diri nya sendiri


Kemudian Yu Lan mengangguk "Di dalam mimpi kita bergandengan tangan seakan kita adalah pasangan suami istri"



Mendengar itu Tea Na tersenyum ia ingat ramalan sahabat nya yaitu Alin pernah berkata demikian


"Kita seperti nya sangat bahagia, aku memang saat itu tidak kenal kamu tapi aku begitu mencintai mu"


Tea Na terus menatap Yu Lan bercerita


"Benarkah begitu tuan?"

__ADS_1


Yu Lan mengangguk "Tapi" sambil menatap Tea Na


"Aku sadar saat itu hanyalah mimpi" ucap nya sedih


Tea Na yang melihat kesedihan itu pun memegang pipi Yu Lan dengan kedua telapak tangan nya


"Tuan, aku ingin ikut bersama mu, kemana pun anda pergi aku akan ikut bersama mu"


Ucapan tulus dari Tea Na, entah kenapa membuat hati Yu Lan terasa berbunga


"A apa yang kau katakan Na, kau kau ingin hidup bersama dengan ku?"


Tea Na mengangguk dan Yu Lan yang melihat gadis yang ia sukai membalas cinta nya. Pemuda itu sangat bahagia.


"Terima kasih Na terima kasih aku berjanji" sambil menggenggam tangan Tea Na


"Akan terus setia kepada mu dan aku tidak akan kembali lagi ..."


Tea Na kembali menutup mulut Yu Lan dengan telapak tangannya


"Tuan, anda tidak boleh mengatakan itu. Bagaimana pun anda harus kembali ke dunia manusia"


"Na Na"


"Yu Lan menggeleng "Tidak Na, jika aku kembali ke dunia manusia. Aku tidak bisa bertemu dengan mu. Tidak! Aku tidak akan kembali" ucapnya tegas


Saat itu Perempuan tua yang tidak lain adalah permaisuri Shin Tang tersenyum dan di langit Lea Fa yang melihat kakak nya akhirnya mendapatkan cintanya pun juga tersenyum


"Akhirnya kakak mendapatkan orang yang di cintai nya"


Gou yang mendengar itu tersenyum "Kau benar putriku"


Tiba tiba raut wajah Lea Fa berubah menjadi sedih


dan Gou pun sadar jika ada yang berubah dengan sang anak


"Ada apa nak? Kenapa kau sedih?"


"Ayahanda, apakah aku bisa bahagia seperti kak Tea Na. Mendapatkan pria yang tulus mencintai nya"


Gou mengelus rambut sang anak


"Apa kau sangat mencintai nya putri ku, kalian saja belum pernah bertemu"

__ADS_1


Sedangkan Incaru saat ini telah kembali dari pencarian nya mencari sang adik dan para pengawal dan juga penjaga istana pun menyambutnya


"Selamat datang yang mulia" ucap mereka serempak


Incaru mengangguk dan ia pun menatap sang pengawal "Yang mulia lebih baik anda istirahat, kita pasti akan menemukan yang mulia pangeran"


Incaru kini berada di istana nya dan ia sudah berganti pakaian


Saat itu Furkada yang melihat sang anak begitu hancur pun sedih hatinya sakit


Nak maafkan ayahanda, ayahanda bersikap seperti ini karena ingin melindungi adik mu, tapi sekarang karena amarah adik mu pergi entah kemana


Sambil menatap langit Furkada pun memohon agar dimana pun sang anak berada dewa melindungi nya


Dewa aku mohon, di mana pun Yu Lan ku berada tolong lindungi lah dia


Saat itu Bong Lu yang melihat kesedihan sang raja pun menyeringai


"Kau mungkin tidak ada sangkut pautnya dalam dendam ku Furkada, tapi karena kau adalah sahabat Gou maka kau akan terkena imbas nya hahaha kasihan sekali kau" setelah mengatakan itu Bong Lu pergi


Lea Fa yang melihat itu pun sangat kesal


"Dasar laki laki licik!"


Gou yang mendengar itu langsung menghampiri Lea Fa


"Ada apa nak? Kenapa kau begitu kesal?"


"Ayahanda lihat laki laki itu" sambil menunjuk kearah Bong Lu yang menyeringai


"Dia begitu busuk, kau tahu dia bilang semua nya ayah. Niat dia sesungguhnya ingin menjatuhkan ayah!" ucapnya marah


Mendengar itu Gou tersenyum sambil mengelus pucuk kepala sang anak


"Sudah sudah jangan emosi sayang, kau tahu orang licik seperti nya itu harus kita lawan dengan ini" sambil menunjuk kepala nya


"Dia licik kan, tapi jangan salah putri ku yang mulia raja negeri api itu lebih licik dari yang kita pikirkan selama ini"


Lea Fa menatap dengan pandangan terkejut


"Maksud ayahanda?"


"Nak, sebenarnya, urusan ini bukanlah ranah mu, tapi kau ternyata memiliki perasaan pada Incaru maka aku akan menceritakan semua nya. Tapi nanti jika kau sudah tahu segalanya jangan kau katakan sebelum Incaru meminta nya" ucap Gou memperingat kan

__ADS_1


Lea Fa mengangguk "Baik ayahanda, aku akan. menjaga rahasia ini"


__ADS_2