
Saat ini Incaru sedang berbicara empat mata dengan sang ayah. Incaru merasa memang ada yang di tutupi oleh pria ini
"Kenapa ayahanda, kenapa kau diam saja. Cepat katakan padaku yang sebenar-benarnya" desak Incaru
"Nak, jika kau jadi aku mungkin akan melakukan hal ini untuk putra nya"
Mendengar perkataan Furkada, Incaru semakin membuat pemuda itu bingung
"Apa maksud ayah apa, aku bingung dengan ucapan mu. Katakan dengan jelas"
Sebelum mengatakan Furkada memberikan sinyal pada sang anak "Putra ku dinding istana ini memiliki telinga"
Incaru yang mendengar ucapan sang ayah terkejut
"Apa, ayah kau..."
"Ssuusstt" mata Furkada menatap kearah lain dan Incaru mengikuti arah pandang sang ayah
"Kau lihat kan, ada yang mengawasi kita"
Incaru terkejut jika ada yang mengawasi sejak tadi
Apakah itu mata mata paman Bong Lu, astaga benar apa yang dikatakan ayahanda
"Lalu, kenapa ayahanda, apakah ayahanda takut dengan mereka?"
Furkada menghela nafas "Haah, nak ini bukan masalah takut atau tidak, tapi asal kau tahu ada sesuatu yang membuat perdana menteri itu..."
Furkada tidak melanjutkan ucapannya
"Ayah, sebenarnya, aku merasa jika dia bukan manusia"
Degh!
"Apa yang kau katakan putra ku?"
"Iya ayah, seperti nya ada yang aneh dengan kehidupan keluarga perdana menteri itu"
Furkada yang mendengar itu terdiam
๐บ Flashback ๐บ
__ADS_1
Memang benar Bong Lu memang lain dari yang lain, dia adalah pria yang memiliki sebuah kekuatan di luar nalar manusia.
"Hahaha hahaha akhirnya aku menjadi manusia, heh, sang pemimpin kau tidak akan bisa mengalahkan aku lagi"
...wujud Bong Lu...
Saat itu Sang pemimpin siluman serigala putih sedang bertarung dengan siluman ular
"Heh, mungkin aku kalah, tapi kau tidak akan mampu melawan bangsa rubah berekor sembilan"
Dengan tatapan tajam Bong Lu terkejut dengan ucapan sang pemimpin
"K- kau tidak mungkin bisa bekerja sama dengan raja Gou" tidak percaya
"Kenapa tidak, heh Bong Lu, kau adalah seorang penghianat kerajaan siluman! Karena ambisi mu ingin menduduki tempat ku kan?" tanyanya sambil menatap remeh
Bong Lu mendengus "Huh! Sombong sekali kau. Lihat saja akan ku buat yang mulia tidak mempercayai mu! Lihat saja" ancam Bong Lu
Sedangkan sang pemimpin menggeleng sambil tersenyum "Dasar serakah, kita lihat siapa yang akan. di percaya oleh raja"
Saat itu seorang pria gagah datang
Dan itu membuat sang pemimpin terkejut dan langsung membungkuk
"Yang...." ucapannya terhenti kala pria itu memberikan tanda
"Suusssttt" selanya cepat
Bong Lu yang melihat sikap aneh sang pemimpin
"Ada apa dengan mu heh, jangan bilang kau takut pada ku"
"Aku takut padamu?" Aku takuuuttt" ucapnya sambil berekspresi mengejek
"Kau! Berani mengejek ku" Bong Lu sangat marah saat sang pemimpin mengoloknya
Braakk!!
Blaaaarrrr
__ADS_1
Pertempuran pun fi mulai kembali, ledakkan demi ledakan pun dilancarkan oleh Bong Lu sedangkan sang pemimpin terus saja menghindarnya dengan sangat mulus
...Bong Lu...
Kini ia berubah menjadi manusia, dengan menatap tajam sang pemimpin
"Kau mungkin bisa memiliki kedudukan ini, dan mendapatkan kepercayaan raja Gou. Tapi" jedanya
"Tapi aku lah yang akan mendapatkan kepercayaan dari kerajaan api hahaha hahaha"
Setelah mengatakan itu Bong Lu menghilang
Saat itu seorang pria muncul dibalik pohon
"Yang mulia " sambil menunduk hormat
Sedangkan pria itu mengangguk sambil menepuk pundak sang pemimpin
"Kau tenang saja Pemimpin, Furkada bukan orang yang mudah terhasut"
"Apa maksud anda yang mulia, kau tidak tahu, jika Furkada itu bisa saja terhasut, dia saja tidak menerima putra bungsu nya yang belum lahir, tidak mungkin dia tidak..." ucapnya terhenti saat
"Kau tenang saja, dia melakukan itu hanya untuk melindungi putra bungsu nya, maka dia akan berubah menjadi kejam"
"Tapi yang mulia, mengapa anda begitu yakin?"
Raja Rou tersenyum tanpa mau menjawab pertanyaan sang Pemimpin.
๐บ Flashback off๐บ
"Jadi a- ayah melakukan semua ini demi melindungi adikku Yu Lan" ucap Incaru terbata dan merasa bersalah
Furkada mengangguk "Maafkan ayahmu ini nak, seharusnya aku jujur padamu"
Incaru menggeleng "Tidak ayah aku lah yang bodoh. Seharusnya aku tahu yang kau lakukan demi adikku"
Furkada menunduk "Aku juga bersalah padamu nak, kau harus menjadi umpan karena ku"
"Tidak ayahanda, aku akan melakukan nya dengan suka rela jika ini menyangkut adikku"
__ADS_1
Sambil menatap yakin kearah sang ayah
"Aku akan menjadi putra mahkota dan melindungi adikku dan juga kerajaan api dengan nyawa ku"