
Tea Na yang saat ini sedang menyiapkan makanan pun terkejut
Praank!!
Piring yang di pegang nya pun terlepas saat ia melihat apa yang terjadi
"Sayang, ada apa?" tanya Ming Xi yang kebetulan ada di samping nya
"Ibu, itu em.." ucapan nya terhenti saat
"Apa yang kau lihat nak?" tanya sang ibu Shin Tang
"Ibunda, aku melihat sesuatu terjadi pada kakak ipar Incaru"
Saat itu Yu Lan yang mendengar pun langsung menghampiri sang istri "Sayang, apa yang kau katakan?"
"Lalu, setelah itu apa lagi yang terjadi apakah putra ku baik baik saja nak?" tanya Ming Xi, ia sangat khawatir
"Ibu, kau tenang saja di sana ada tuan Li dan pelayan pribadi kakak ipar" ucap Tea Na mencoba menenangkan sang ibu mertua
Sedangkan Yu Lan menatap sang istri "Aku tahu, kau pasti khawatir suami ku, tapi tuan Wang selalu menjaga kakak mu"
"Aku tahu itu, tapi kau harus berhati hati sayang untung saja pecahan tidak mengenai tangan mu"
Tea Na tersenyum dan membelai pipi sang suami
__ADS_1
"Kau tenang saja, aku tadi hanya terkejut, kau tahu suami ku yang melakukan ini adalah" Tea Na menjeda ucapannya
"Siapa Na?" Yu Lan sangat penasaran dengan pelaku yang sudah membuat kakaknya dalam bahaya
Saat itu Furkada pun muncul "Aku sudah dapat menebak siapa yang melakukan itu"
"Siapa suamiku?'
Sambil menatap ke arah sang istri "Bong Lu siapa lagi? pria licik itu pasti sudah merencanakan ini semua"
"Tidak ayahanda, bukan pria itu pelaku nya" sela Yu Lan
Semua yang ada di sana langsung menatap kearah pemuda itu. "Jika bukan pria itu lalu siapa lagi nak?"
sebelum Yu Lan menjawab terlihat sebuah sinar dan terdengar sebuah suara "Putri Bong Lu. Bai Ling yang melakukan nya"
Semua orang menatap ke arah sinar itu dan di sana muncul muncul pria berambut putih yang tidak lain adalah sang pemimpin.
"Istri ku kau tenang lah dahulu, kita harus baringkan Incaru ke kamar"
"Benar itu, yang mulia kita akan membaringkan yang mulia terlebih dahulu" ucap Wang
Dan mereka pun membawa Incaru kesebuah kamar dan di baringkan di sana
"Wang ada apa dengan Incaru kenapa dia pingsan, apakah dia terluka?" tanya Furkada panik
"Yang mulia ku mohon tenang lah, biar tuan Li yang akan mengatakan nya" ucap Kang Fa
__ADS_1
Saat itu Mi Ya pun menghampiri Li dan mengangguk "Putra mu terkena kekuatan pesona Bai Ling"
"A apa! Bagaimana bisa"
"Ya tentu saja bisa Furkada kau pasti tahu kan mereka bangsa sama seperti ku, dan kekuatan pesona juga ada pada kami" ucap Gou yang sejak tadi diam memperhatikan kondisi pemuda itu
"Kau lihat dipundaknya terdapat warna biru, aku yakin masih ada sisa aura gadis itu"
"Lalu bagaimana cara menghilangkan aura gadis itu, aku tidak mau putra ku dalam bahaya Gou, sang pemimpin tolonglah" ucap Ming Xi khawatir
Saat itu Tea Na dan Shin Tang pun menghampiri wanita itu "Kau tenang lah aku yakin putra mu bisa di sembuhkan"
"Iya ibunda, tolong bersabar lah, kita sama sama berdoa semoga kakak baik baik saja" ucap Tea Na
Ming Xi mengangguk "Yaa sayang terima kasih nak"
Sedangkan di dalam ruangan saat ini para pria sedang menatap kearah Incaru yang terbaring lemah tidak berdaya.
"Ayahanda Gou, apakah tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menyembuhkan kak Incaru?" tanya Yu Lan
Semua masih diam dan Yu Lan kembali berkata
"Aku ingin kak Incaru sembuh, aku sangat menyesal pernah memberinya"
Gou tahu pasti saat ini Yu Lan menyesal, namun semua ini tidak sepenuhnya salah pemuda itu
"Nak, kau jangan menyalahkan diri mu, semua ini adalah kehendak dewa"
__ADS_1
Dan mata sang raja rubah kini kembali beralih pada Incaru "Sebenarnya ada cara untuk menghilangkan aura jahat ini"
Semua menatap kearah Gou "Apa itu Gou Ki?"