Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
42 Rencana Konyol Gou Sang Raja Rubah


__ADS_3

Kembali Ke Masa Sekarang


Saat ini Tea Na sedang bersama dengan ibu mertua nya yaitu Ming Xi, gadis cantik itu sedang membantu wanita itu untuk bersiap menuju istana


"Putri ku sayang, kau kapan akan ikut ke istana?"


Tea Na tersenyum "Ibunda, aku akan ke istana anda jika suami ku pangeran Yu Lan mengizinkan aku"


Ming Xi menatap nya "Apa ibu bilang padanya saja?"


Saat itu Yu Lan kebetulan mendengar


"Ibunda, kau tidak perlu izin ku untuk membawa Tea Na, kau tahu aku akan ikut dengan mu"


"Benarkah nak, kau akan ikut?" memastikan apa yang ia dengar


"Iya ibunda, tapi, bagaimana dengan kak Incaru, dia pasti ingin ikut juga"


Saat itu Incaru yang mendengar pun langsung menghampiri tentu saja dengan Lea Fa


"Adikku, kau lah yang harus kembali ke istana"


Yu Lan yang mendengar nya pun menatap sang kakak "Kak, kau juga harus kembali"


Incaru menggeleng "Aku tidak bisa, adikku"


Yu Lan pun mengerinyit "Kenapa kak, apakah tubuh mu masih sakit?" Yu Lan sangat takut jika terjadi sesuatu pada sang kakak


Incaru menggeleng "Tidak adikku, aku baik baik saja, hanya saja" ucapan Incaru terhenti saat melihat seorang gadis datang menghampiri nya


Dan saat itu Yu Lan mengerti "Oh aku tahu"


Dan itu membuat Ming Xi, dan Tea Na menatap penuh tanya ke arah Yu Lan


"Kau tahu apa putra ku?"


"Ibunda tahu, hati kak Incaru itu tertinggal di sini, jadi dia tidak bisa meninggalkan tempat ini kecuali membawa hati itu bersamaan nya"


Mendengar itu Incaru langsung menatap kearah lain dengan wajah memerah karena malu ketahuan jika ia memang menyukai seseorang


Saat itu seorang pria paruh baya berkata "Sudah aku bilang yang mulia Incaru tidak bisa ikut dengan kita"


"Jendral Kong Ya, bisa kah anda tidak meledek yang mulia?"


"Aku tidak meledek nya, tanya saja pada pada yang mulia pangeran Yu Lan"


Dan itu membuat yang ada di sana tertawa, Yu Lan dan Incaru saling tatap

__ADS_1


Aku tidak menyangka rasanya begitu lega, melepaskan apa yang ku rasa, dan mencurahkan semua nya pada orang yang tepat, terima kasih kakak kau mau memaafkan aku


Sedangkan Incaru juga merasakan hal yang sama sambil menatap sang adik


Aku tidak menyangka, bisa berbaikan dengan mu Yu, aku berharap hubungan kita ini akan semakin kuat, dan terima kasih kau mau memaafkan aku


Saat itu Furkada datang dan memeluk kedua putra nya "Terima kasih putra putra ku, kalian sudah mau memaafkan ayahanda"


"Tidak ayah, kami lah yang harus nya meminta maaf, tidak seharusnya kami menentang mu"


"Seharusnya aku tahu, kau melakukan ini demi melindungi adik Yu Lan" sambil menatap sang adik


Sambil menatap sang ayah maupun sang kakak


"Maafkan aku kak Incaru, ayahanda, gara gara aku hubungan kalian merenggang"


Incaru dan Furkada menggeleng "Nak itu tidak benar, ayahanda tidak mengatakan yang sebenarnya, karena tidak ingin membuat Ibunda mu dan juga kakak mu kepikiran"


"Tapi ayahanda, kau jadi di salahkan oleh ku dan Ibunda" sambil menunduk


"Maafkan aku ayahanda" Furkada menggeleng dan kembali memeluk kedua putra nya


Lea Fa dan Tea Na yang melihat akhirnya hubungan anak dan ayah kembali membaik pun tersenyum


Saat itu Furkada yang melihat kedua gadis tersebut "Ayo sini" dan mereka berdua pun menghampiri Furkada, Yu Lan dan Incaru mereka saling berpelukan bersama.


"Ada apa?"


Lea Fa terdiam saat Incaru menanyakan ada aoa dengan gadis itu "Apa ada yang kau lihat adikku?'


Lea Fa terdiam, namun tidak lama "Kak mereka, curiga"


Tea Na yang mendengar itu menatap Yu Lan


"Mereka pasti curiga karena aku menghilang tiba tiba"


Tidak lama muncul sang raja rubah


"Kau tidak perlu khawatir, aku akan mengantarmu kembali ketempat mu semula"


"Dan kau" menunjuk Kong


"Apa yang mulia?" tanya nya dengan polos


Mendengar itu Gou menepuk jidatnya


Kau harus menyamar sebagai putra mahkota lah, apa lagi, ingat kau itu cerita nya masih terkena jurus seribu pesona milik Bai Ling"

__ADS_1


Mendengar itu Wang menahan tawa


"Prffftt, yang sabar, anggap ini ujian dari dewa"


Mendengar itu Kong melirik tajam "Lihat saja akting ku huh, pasti bagus"



Tidak lama jendral pun berubah menjadi pangeran Incaru dan membuat mereka begitu terkejut adalah entah dari mana dia mendapatkan kacamata hitam itu


"Heh, jendral, kau dapat benda itu dari mana?" tanya Wang Lee


Sambil memainkan itu Jendral Kong pun berkata


"Penasaran?" dan di angguki oleh Wang


"Ada deh, makanya jangan meremehkan seorang Jendral Kong Ya"


Saat itu Incaru yang melihat jendral Kong menyamar menjadi diri nya pun mengerinyit


"Aku tidak pernah bersikap seperti itu, tapi lihat dia kenapa dia malah membuatnya seperti orang yang aneh"


Saat itu Lea Fa pun mendekat "Yang mulia, biarkan saja, yang terpenting kita tahu bahwa yang asli sekarang ada di samping Lea saat ini"


Incaru menatap Lea Fa sambil berkata "Apakah kau akan selalu ada di sisi ku nona Lea Fa?"


Lea Fa pun membalas dengan menatap sang pangeran "Jika anda menginginkan nya, maka saya akan terus berada di sisi anda yang mulia"



Sambil menatap Lea Fa, Incaru pun berkata


"Aku menginginkan mu selalu ada di sisi ku"


Dan saat itu Incaru memeluk Lea Fa dan tidak jauh dari mereka berada seorang pria paruh baya tersenyum melihat pemandangan tersebut


"Yang mulia sebentar lagi kau harus mengadakan pesta yang sangat besar"


"Kau benar Kang Fa, putra ku m, Incaru mendapatkan orang yang mencintai nya setulus hati"


"Dan kita kembali menjadi besan ya kulkas? hahaha"


Saat itu Gou tertawa melihat orang yang ia minta tolong sudah memulai aksinya


"Kau lihat jenderal Kong Ya, dia sekarang akan menyamar sebagai putra mu dan manjadi orang gila karena terkena jurus perempuan ular itu hahaha hahaha"


Dengan tatapan kesal Furkada pun berkata

__ADS_1


"Dan ini kan semua rencana konyol mu yang mulia! hei!"


__ADS_2