
Tiba tiba hal yang tidak terduga pun terjadi Incaru pun menggendong tubuh Lea Fa dan membuat gadis itu terkejut dan tanpa sadar langsung memeluk leher pemuda itu
"Apa yang anda lakukan yang mulia, turunkan aku ayo turunkan aku" ucapnya sambil berusaha untuk turun namun Incaru malah tidak mendengarkan
"Yang mulia, apa kau tidak keberatan, kau tahu tubuh ku ini berat" Incaru membawa nya ke kasur
"Tidak berat, kau tahu tubuh mu itu ringan, jadi bagaimana bisa berat"
Sambil tersenyum Incaru pun duduk di samping gadis itu "Lea Fa, boleh aku mengatakan sesuatu"
Lea Fa mengangguk sebagai jawaban nya
"Aku ingin..' gadis itu menunggu apa yang akan dikatakan pria itu
"Aku ingin kau menjadi pendamping ku Lea Fa"
Degh!
Mendengar pernyataan dari Incaru gadis manis itu menutup mulutnya tidak percaya
"A apa yang mulia, kau kau..." dia tidak bisa berkata kata
"Ya Lea Fa, kau lah gadis yang ku cintai"
"T tapi bagaimana dengan gadis yang akan di jodohkan dengan mu?"
Incaru menatap dan berkata "Kenapa, jika ada orang yang sangat ku cintai, harus memikirkan wanita lain?"
"Dengar kan aku, dari awal kita bertemu aku sudah menyukai mu, tapi" jeda nya
"Tapi apa yang mulia?" Gadis itu menunggu apa yang akan fi katakan Incaru selanjutnya
"Kau tahu, waktu itu aku tidak memikirkan tentang cinta yang aku pikirkan adalah, bagaimana caranya membawa adikku pulang"
"Jadi kak Yu Lan adalah adik anda, dan aku baru tahu saat ayahanda mengatakan nya kepada ku"
Sambil menatap sang pangeran "Saat itu ayahanda memberi tahu ku kalau calon menantu nya adalah seorang pangeran dari negeri api"
Mendengar itu Incaru tersenyum "Kau tahu, semula aku mengira adikku tidak akan di temukan, tapi saat tahu jika dia menjalin hubungan dengan putri rubah berekor sembilan, aku yakin adikku aman dan ternyata dia adalah kakak mu"
Lea Fa pun tersenyum "Saya pun juga terkejut, anda tahu saat saya di minta untuk datang di minta membawa ramuan, saya terkejut anda lah kakak dari kak Yu Lan"
"Tapi kenapa anda bisa terkena sihir itu?"
"Entahlah, Lea Fa waktu itu pikiran ku kacau, aku memikirkan adikku, ayah dan ibunda sering bertengkar"
Lea Fa menjadi pendengar yang baik saat sang pangeran mencurahkan isi hatinya
__ADS_1
"Yang mulia, anda tahu, saya anak paling muda di keluarga, tapi kata ibunda walaupun paling muda aku memiliki tanggung jawab yaitu menjaga ibunda, dulu kami berdua dulu bersama sama melindungi nya tapi karena kak Tea Na sudah memiliki keluarga baru aku dan ayah lah yang melindungi ibunda"
Mendengar itu Incaru semakin ingin memiliki Lea Fa
"Lea Fa, jika suatu saat kau berkeluarga apakah orang jahat itu masih akan membahayakan kalian?"
Lea Fa menunduk "Entah lah yang mulia"
Tiba tiba sebuah tangan menggenggam nya
"Kita hadapi orang itu bersama sama, musuh kita sama yaitu Bong Lu dan juga istri dan anaknya"
Lea Fa mengangguk dan membalas genggaman itu
Flashback end
"Jadi anda mengatakan isi hati anda pada nya?" tanya Jendral Kong
"Yaa daripada menyesal" sambil menatap pria itu Incaru pun melanjutkan ucapannya
"Kami sudah lama kenal, namun aku tidak terlalu menggubris wanita karena aku sibuk mencari adikku. Tapi saat aku tahu jika gadis yang aku kagumi ternyata adalah adik ipar ku, aku semakin ingin melindungi nya"
"Yang mulia, aku punya cara" sambil menatap Incaru dengan serius
"Cara, cara apa? dan cara untuk apa?"
Sang jendral tidak habis pikir ternyata Incaru kalau jatuh cinta otaknya rada miring dan tentu saja Kong Ya tidak akan mengatakan itu di hadapan nya langsung
"Bagaimana caranya?" penasaran apa yang akan di lakukan sang jendral
Sambil menyeringai Kong Ya menatap penampilan Incaru dengan teliti
"Hei, kenapa kau menatapku seperti itu?" heran
"Caranya ya dengan menyamar sebagai anda"
"Aku, kau ingin menyamar sebagai aku?" tanya nya memastikan
Sang Jendral mengangguk
"Incaru tersenyum "Ide mu bagus juga tuan Jendra"
"Apakah anda tidak marah yang mulia?"
"Untuk apa aku marah, lagi pula wanita itu tahu nya aku terkena sihir pesona kan?"
"Benar juga, bagaimana yang mulia aku menyamar jadi anda ya?"
__ADS_1
Tidak lama kemudian sang Jendral pun berubah menjadi Incaru dan dengan tersenyum berkata
"Yang mulia bagaimana, apakah sudah mirip dengan anda?"
Jendral Kong pun menyamar sebagai Incaru dan meniru semua gaya dan prilaku sang pangeran mahkota
...
...
"Hm, kau mirip sekali dengan ku Jendral, tapi, apa kau tahu, ada lagi yang harus kau perhatikan"
"Apa itu yang mulia?" tanya nya penasaran
Sambil berpikir Incaru pun terdiam sejenak. Sedangkan jenderal Kong tersenyum senang
"Wah akhirnya aku bisa merasakan menjadi seorang pangeran, kapan lagi aku mendapatkan kesempatan ini"
Incaru tersenyum mendengar apa yang dikatakan oleh sahabat nya itu
"Kau senang manjadi diri ku tuan jendral?"
Jendral Kong tersenyum "Yang mulia, jika dilihat mungkin sangat menyenangkan menjadi seorang pangeran m, tapi aku yang tahu kehidupan seorang pangeran maupun raja jika suruh memilih. Lebih memilih menjadi rakyat biasa" jelas Kong Ya
"Karena kenapa, sebagai jendral saya pasti di minta untuk menjaga keamanan kerajaan. Ya saya tahu itu sudah menjadi tugas seorang jendral muda seperti saya. Namun saya juga memikirkan seseorang yang ada di hati saya"
Incaru terkejut mendengar apa yang dikatakan sang jendral "Apakah anda memiliki seorang istri tuan?"
Dengan malu. malu Kong Ya menjawab
"Iya yang mulia aku memang memiliki calon"
"Wah wah, aku senang mendengar itu tuan"
Kong Ya tersenyum "Yang mulia, anda harus memperjuangkan nona Lea Fa, dia begitu tulus dan hati nya begitu murni"
Incaru mengangguk "Ya dia sangat baik dan aku sangat mencintai nya, aku tidak akan melepaskan nya lagi"
Saat itu Lea Fa yang diam diam mendengar pun tersenyum senang
"Apakah ini rasanya jatuh cinta, dan orang yang kita cintai membalas perasaan kita?" tanyanya sambil tersenyum sendiri
Tiba tiba dari arah belakang terdengar suara
"Wah seperti nya akan ada yang akan nyusul nih"
__ADS_1
Betapa terkejut nya Lea Fa