Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
37 Incaru terjebak dalam ilmu jahat


__ADS_3

"Suami ku, a aku ingin minta maaf kepada mu"


Degh!


Furkada terkejut dengan apa yang dikatakan oleh sang istri "Aku aku tahu semuanya" ucapnya sambil menunduk


Furkada menghampiri Ming Xi "Permaisuri ku, aku.. aku lah yang harus minta maaf"


Ming Xi menatap sambil menggeleng "Tidak suamiku aku lah yang bersalah seharusnya aku bertanya kepadamu, tapi aku... aku..." sebelum Ming Xi menyelesaikan ucapan nya


Furkada langsung memeluk nya


"Kau tidak bersalah istri ku, aku lah yang harus nya memahami situasi mu saat itu, aku yang tidak memiliki perasaan telah memisahkan mu dengan putra ku yang baru lahir"


Saat itu Yu Lan dan Tea Na melihat bersatu nya kedua orang tua suaminya tersenyum


"Akhirnya kesalahpahaman ini terselesaikan juga" ucap Yu Lan



"Benar suami ku, tapi musuh kita juga akan sudah mulai bergerak apa lagi ketidak adanya yang mulia ayah Furkada di istana dalam jangka waktu yang panjang" sambil menatap Tea Na melanjutkan


"Benar, dan saat ini kakak ku mungkin sedang kebingungan mencari ayah dan ibu"


"Yang mulia tenang saja, yang mulia pangeran Incaru sudah mengetahui keberadaan anda dan juga yang mulia raja dan ratu" ucap seseorang yang tiba tiba muncul dari belakang


"Ayah, kau sudah memberi tahu kakak?"


"Benar pangeran, dan sekarang beliau sedang berusaha mengulur waktu supaya Bong Lu tidak terlalu mencari keberadaan yang mulia raja"


Saat ini Incaru sedang berada di sebuah balkon dia sangat senang akhirnya dia tahu jika adik kesayangannya baik baik saja


"Aku tahu kau tidak akan dalam bahaya karena kau telah dilindungi oleh dewa


"Selamat atas pernikahan mu Yu Lan, semoga kau dan istri mu selalu dalam lindungan dewa" ucapnya pelan


Saat itu seorang gadis cantik menatap nya dari kejauhan "Ternyata kalau di pandang terus menerus tampan juga pria yang bergelar pangeran mahkota ini" saat itu gadis yang tidak lain Bai Ling


"Sebentar lagi aku lah yang akan ada di samping mu yang mulia"


Saat itu Incaru melihat gadis itu menatapnya


Si wanita ular ini mau apa dia


Melihat Incaru menatap nya Bai Ling pun membungkuk, sedangkan Incaru membuang muka


"Apa yang dia lakukan? Berani sekali membuang muka padaku, sadar tidak kalau aku adalah calon ratu negeri ini" Bai Ling merasa jika Incaru ini sombong sekali


Setelah itu Incaru pun pergi tanpa memperdulikan tatapan kesal gadis itu


Sedangkan Bai Ling malah semakin menjadi

__ADS_1


"Kau mungkin masih bisa bersikap dingin pangeran, tapi apa kau bisa terlepas dari pesona ku"


Saat itu ada sebuah cahaya yang menyelimuti tubuh Incaru, saat kekuatan pesona yang di keluarkan oleh Bai Ling


Sedangkan Incaru yang merasa tubuh nya ada yang aneh dan tidak lama "Bai Ling" nama itu lah yang ia sebut


Incaru terus menggunakan nama namanya dan itu membuat Bai Ling tersenyum senang


"Yes berhasil! Akhirnya kau sebentar lagi akan menjadi milikku Incaru"


Setelah mengatakan itu Bai Ling pun pergi


Sedangkan ditempat lain tepatnya fi kediaman sang perdana menteri "Aku yakin pasti ada yang sedang bermain main dengan ku, tidak mungkin Furkada menghilang begitu saja. Jelas jelas aku mendengar jika dia ada di dalam dan dia berbicara dengan seseorang"


Saat itu sang istri yang melihat sang suami berbicara sendiri pun mengerinyit heran


"Ada apa dengan nya, kenapa dia berbicara sendiri? Apakah ada yang salah dengan otaknya"


Kanti adalah istri dari Bong Lu, dia berasal dari bangsa manusia, namun karena suatu alasan dia menjadi pendamping seorang Bong Lu.


"Suamiku, ada apa dengan mu, kenapa sejak tadi aku melihat mu dari tadi berbicara sendiri"


"Kanti, seperti nya ada yang sudah berani melawan kita"


"Apa maksud mu, melawan bagaimana? bukankah selama ini tidak ada yang berani melawan kita, kenapa kau bisa berpikir jika ada ada yang berani melawan mu?"


"Aku curiga" jedanya


Bong Lu terdiam, namun ia yakin ada yang aneh dengan menghilang nya sang kaisar


Sedangkan di ditempat Yu Lan dan Tea Na saat ini sedang asyik bercengkrama


"Wah wah seperti nya kawan kita ini sudah baikkan ya"


semua menatap kearah Furkada dan Ming Xi, sedangkan yang ditatap malah menunduk


""Wah wah harus kita rayakan ini"


"Rayakan, tapi tanpa kak Incaru, seharusnya kakak juga ada di sini"


Saat itu Kang Fa yang mendengar itu pun tersenyum miris


Lain halnya dengan Incaru saat, pemuda tampan itu sedang....


Braakk


Duaakkk


buk


praank

__ADS_1


"Ternyata benar dia sudah dipengaruhi siluman ular itu"


Sriing


"Yang mulia, kau harus bisa melawan nya, kau itu sudah dipengaruhi oleh gadis siluman itu!"


Wang saat ini mati matian melawan Incaru yang dalam pengaruh kekuatan jahat yang di lakukan oleh Bai Ling


Saat itu tidak lama muncul seorang berambut putih dan dengan cepat memukul pundak sang pangeran mahkota


Buaakk!!


"Akkh!!


Bruukk


Incaru pun pingsan saat orang itu memukul nya


Wang yang melihat itu pun terkejut


"Tuan Li, apa yang terjadi dengan yang mulia, kenapa beliau seperti orang gila yang sedang jatuh cinta dan anehnya kenapa yang di sebut adalah Bai Ling" Wang merasa ads yang aneh dengan Incaru saat itu


Sang pemimpin pun tersenyum "Kau tenang saja, Incaru saat ini baik baik saja"


Wang yang mendengar itu pun bernafas lega


"Syukur lah, tapi tuan memangnya pangeran kenapa?"


Tuan Li pun menggunakan mata batin nya untuk melihat apa yang terjadi dengan sang pangeran


🌺 Flashback 🌺


Saat itu Bai Ling menggunakan kekuatan nya untuk menjerat agar Incaru menyukai nya dan memang benar Incaru sudah terkena jurus nya


Bai membuat Incaru tergila gila kepadanya


"Dengan ini, kau tidak akan bisa lepas dariku pangeran"


Sedangkan Incaru terus menyebut nama Bai Ling tanpa henti "Bai Ling kau di mana aku sangat merindukanmu mu" dia mengatakan itu tanpa henti


Sampai Wang menemukannya dalam keadaan seperti ini.


🌺 Flashback end 🌺


"Oh jadi karena si bocah sialan itu"


"Maksud anda tuan?" tanya Wang bingung


"Ya Wang Bai Ling lah pelaku nya, dia ingin membuat Incaru tergila gila kepada nya dan dengan begitu Incaru pasti membuat kesalahan dan kau pasti tahu apa yang di ingin kan Bong Lu?"


Wang mengangguk "Aku mengerti"

__ADS_1


Lebih baik kita bawa dia ke tempat yang aman, biar sisanya dipikirkan nanti


__ADS_2