Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
47 Aku Cemburu Karena Kau Milikku


__ADS_3

Kembali Ke masa sekarang๐ŸŒ™๐ŸŒ™


Lea Fa dan Incaru kini saling berpandangan


"Sejak kapan kau menyukai ku Lea?"


Mendengar pertanyaan itu Lea Fa menunduk


"Sudah lama yang mulia, aku terus mengawasi mu di atas sana" sambil menatap langit


Incaru menatap Lea Fa "Lea aku tidak menyangka kau menyukai sampai seperti itu"


Sambil menggenggam tangan gadis itu dengan


"Aku lah yang bodoh, aku tidak sadar jika ada gadis yang sangat cantik mencintai dan bersedia menunggu ku menyadari kalau gadis itu adalah kau Lea"


"Yang mulia, anda jangan berlebihan, ini semua takdir dari dewa"


"Ya itu benar takdir dan aku sangat bersyukur akan hal itu Lea"


Tiba tiba dari arah pintu ada yang menatap nya yaitu Harda "Ternyata cinta sudah tertambat dihati kalian"


Mendengar itu Incaru dan Lea Fa menatap ke arah Harda "Tuan Harda, bagaimana keadaan mu?"


Sambil memberi hormat kepada kedua nya


"Saya baik baik saja tuan putri"


Dengan tatapan menyelidik Incaru menatap mereka berdua Harda dan Lea Fa bergantian


"Seperti nya kau begitu mengenal nya Harda"


Mendengar itu lelaki tampan itu menunduk


"Maaf yang mulia, hamba hanya pernah bertemu saat saya di culik orang orang itu"


"Di culik? Jadi yang aku lihat itu benar?" tanya Lea Fa terkejut


Sedangkan Harda menunduk tidak berani menatap kedua nya.


"Kau begitu perhatian ya dengan nya Lea" Setelah mengatakan itu Incaru pun melangkah pergi


"Yang mulia! Anda mau kemana" Lea Fa langsung mengejar Incaru


Incaru begitu kesal, melihat gadis yang tadi bilang cinta kepadanya, bilang sangat menyukai nya malah mengkhawatirkan orang lain

__ADS_1


"Lea Fa, seharusnya dia tahu kalau dia itu sudah menjadi milik ku, tapi apa yang dia lakukan. Berani berani nya dia menggoda pria lain"


Saat itu Yu Lan yang kebetulan sedang mengasah pedang nya mendengar apa yang di ucapkan oleh sang kakak


Sreeng!!


Sreeng!!


Sreeng!!


"Kak, ada apa sih, dari tadi aku mendengar kau itu berbicara.dan seperti nya" sambil menatap raut wajah Incaru


"Kau sedang kesal ya?" tebak sang adik


Mendengar itu Incaru membuang muka


Dan Yu Lan tersenyum "Aku tahu kau pasti sedang kesal kan, karena Lea Fa mengkhawatirkan Harda"


Degh!


Incaru menatap sang adik "Kau tahu, aku cemburu dari mana, nggak ada yang cemburu" ucapnya membuang muka


Yu Lan tersenyum mendengar sang kakak yang tidak mau mengaku jika dia sedang cemburu


"Kenapa kau berpikir seperti itu Yu, kau pasti tahu sejak lama kan tentang adik ipar?" Incaru tidak menyangka jika sang adik akan mengatakan itu.


"Ya kak aku pernah berpikir seperti itu. Tapi itu semua terbantahkan saat dia mengatakan"


๐ŸŒบ Flashback ๐ŸŒบ


Saat itu Yu Lan sangat terkejut mendengar ucapan Tea Na "Aku turun ke dunia manusia karena saat itu aku melihat seorang pemuda yang bersedih"


Sambil menatap tidak percaya Yu Lan berkata


"Jadi kau hanya kasihan kepada ku Na?"


"Bukan begitu tuan" sambil memegang tangan nya


"Dengarkan aku sampai selesai" sambil menatap ke dalam mata pemuda itu


"Kau tahu aku kan tuan, aku sudah menceritakan segalanya padamu, aku turun ke dunia manusia, untuk menemui mu"


Yu Lan menatap gadis yang sudah mencuri hatinya


"Aku sudah lama mengawasi anda dan ya, saya tidak takut pada anda" sambil menunduk

__ADS_1


"Aku bingung, kenapa saat saya melihat anda, saya tidak takut, dan saat itu saya juga mendengar kalau anda saat itu sangat kesal masalah anda yang selalu di banding banding kan. Maka dari itu bilang ke ayahanda kalau aku ingin turun ke dunia manusia dengan niat untuk membantu mu. Namun selang beberapa lama rasa itu tumbuh"


Yu Lan yang mendengar itu menunduk


"Jadi selama ini kau sudah menyukai ku, dan aku aku tadi sempat berpikiran buruk" ucapnya menyesal



Tea Na memeluk Yu Lan "Tuan kau tidak perlu merasa bersalah, kau berhak berpikiran seperti itu"


Yu Lan menggeleng "Tidak Na, aku seharusnya percaya kepada mu"


๐ŸŒบ Flashback end ๐ŸŒบ


Incaru mendengar kan dengan baik apa yang di ucapkan oleh sang adik


"Kak kau harus mendengar penjelasan Lea Fa dan setelah itu baru lah mengambil keputusan"


Saat itu seorang gadis mendengar pembicaraan Yu Lan dan juga Incaru


"Tapi apa aku salah jika aku cemburu dengan laki laki yang berani menggoda Lea Fa ku, kau tahu sahabat mu itu..." ia tidak bisa berkata kata


"Kak, aku tahu kau cemburu, tapi Harda hanya menjawab yang ditanya Lea Fa saja kan?"


Incaru terdiam, ia membenarkan apa yang dikatakan sang adik


Saat itu Lea Fa dengan perlahan menghampiri pemuda tampan itu dan di sadari oleh Yu Lan


"Kak aku harus pergi ya, seperti nya Lea Fa dan kau harus berbicara dengan kepala dingin, dan" sambil menatap pedang nya.


"Dan pedang ku juga sudah selesai di asah, jadi aku sudah selesai"


Sambil mendekati gadis cantik itu


"Bicara lah, aku yakin kakak akan mendengar kan mu"


Setelah mengatakan itu Yu Lan pun pergi


Dan kini tinggal Incaru dan Lea Fa


"Yang mulia" panggil nya


Sedangkan Incaru memalingkan wajahnya dan tidak ingin melihat wajah sang gadis


"Apa kau marah?"

__ADS_1


__ADS_2