Pangeran Dingin & Siluman Rubah

Pangeran Dingin & Siluman Rubah
51 Kebebasan Yang di inginkan Incaru


__ADS_3

Gou Shu tersenyum ia tahu jika Incaru adalah calon pemimpin yang sangat adil, namun bukan untuk kehidupan ini


"Nak bagaimana jika kamu bukanlah pangeran mahkota yang sesungguhnya?"


Lea Fa yang mendengar terkejut "Maksud nenek, pangeran Incaru bukan putra mahkota sesungguhnya?"


Gou Shu menganggu "Iya cucu ku, dia bukan putra mahkota negeri ini"


Lea Fa menatap sang pangeran dengan pandangan terkejut "Yang mulia"


Incaru menatap Lea Fa dan bertanya pada gadis itu


"Kenapa Lea, apakah kau tidak akan menerima ku?"


Gou Shu yang mendengar itu mengerinyit


"Jadi kau sudah mengetahui tentang ini Incaru?"


"Iya nek, aku tahu. Bahkan aku sangat senang saat paman Rong mengatakan jika aku bukan pewaris tahta kerajaan"


Sambil menatap wanita itu Incaru melanjutkan ucapannya "Kau tahu nek, aku sangat tersiksa saat itu aku di paksa mengakui jika aku adalah anak dalam.ramalan itu"


Incaru kembali menatap gadis itu "Lea aku ingin suatu saat bisa hidup bebas bersama gadis yang aku cintai"



Sambil menggenggam tangan Lea Fa, Incaru mencurahkan apa yang ia rasakan


"Apakah kau mau hidup sederhana jauh dari hiruk pikuk istana?"


Lea Fa tersenyum dan mengangguk pelan


"Bukankah saya pernah bilang, jika andalah yang saya cari. Saya akan ikut kemana pun anda pergi"



Mendengar apa yang di ucapkan Lea Fa Incaru tersenyum lalu memeluk nya



Mendengar itu Gou Shu tersenyum "Bagus lah jika kau sudah tahu, lalu bagaimana dengan kerajaan api? Jika nak Incaru di sini, lalu bagaimana di sana?"


Incaru melepaskan pelukan nya pada Lea Fa dan menatap Gou Shu

__ADS_1


"Nenek tenang saja, di sana sudah ada salah satu teman ku"


Mendengar itu Gou Shu mengerinyit "Maksud mu nak?"


Incaru tersenyum dan begitu pula dengan Lea Fa


Gadis manis itu menghampiri sang nenek


"Nenek tahu, jangan salah menilai pangeran Incaru"


Gou Shu mengerinyit "Apa yang kau katakan cucuku, apa maksud mu dengan jangan salah menilai Incaru?"


Sambil menatap Incaru dan kembali menatap sang nenek


"Iya nek, kau tahu pangeran Incaru itu sangat cerdik dia meminta salah satu jendral nya untuk menyamar menjadi diri nya"


Gou Shu terkejut mendengar apa yang dikatakan Lea Fa "Apa! Incaru palsu?"


"Iya nek, kau tahu yang berada di istana itu bukan Incaru yang asli"


Degh!


Gou Shu menatap selidik pada pemuda tampan itu


🌺 Flashback 🌺


Di kerajaan rubah sedang tempat raja Gou berkuasa seorang perempuan paruh baya sedang berdiri di sebuah ruangan


"Di mana raja kalian Gou Ki, kenapa dari tadi aku panggil dia belum juga datang"


Seorang pelayan menunduk hormat


"Yang mulia, mohon maaf sebelumnya i itu yang mulia raja se sedang..." ucapannya terputus saat


"Biar aku yang akan datang"


Dengan berjalan agak cepat


"Anak itu, masih saja seperti anak anak. Kalau di panggil pasti lambat datang" ucapnya mengomel


Saat itu memang benar Gou Ki sang raja rubah sedang kedatangan seorang tamu


"Hahaha, kau benar Li, teman kita ini memang kaku sekali" sambil menyenggol pria yang kini duduk tepat di sebelah nya

__ADS_1


Sedangkan pria itu memutar bola matanya malas


"Kau itu, raja kan?"


Mendengar pertanyaan itu Gou Ki tertawa


"Hahaha Furkada, aku memang raja. Tapi aku akan menjadi raja jika memang mereka datang menemui ku dalam keadaan serius dan membicarakan tentang politik"


Sambil menatap kedua sahabat nya "Aku adalah seorang teman bagi ke dua sahabat ku yang datang berkunjung untuk menengok keadaan aku"


Li dan Furkada tersenyum "Memang benar ya" sambil merangkul kedua orang itu Furkada pun kembali berucap


"Kau ternyata tidak pernah berubah, walaupun kau seorang raja, kau tetap rendah hati"


Gou Ki tersenyum "Kau itu, jangan terlalu memuji ku"


Sambil menatap sahabat nya "Kau tahu, aku memiliki seorang putra"


Sambil menunduk "Tapi kau tahu, putra ku memiliki sebuah kelainan yaitu masalah jantungnya"


Li oun ikut membenarkan ucapan sahabat nya itu.


"Iya Gou, mana semenjak sang adik Yu Lan di asuh oleh tuan penasehat, Incaru tidak bersemangat lagi untuk hidup"


Saat itu di kejauhan Gou Shu dan juga permaisuri Shin Tang yang mendengar itu pun terdiam


"Aku tidak menyangka, raja Furkada memiliki masalah sebesar ini. Dan putra ku juga mengetahui nya"


Shin Tang yang berada di samping sang ibu suri


"Ibunda, kau tahu aku ingin mengatakan nya, tapi aku takut jika ibu akan memikirkan hal itu dan membuat kau jadi pikiran"


Gou Shu menatap wanita cantik itu "Nak Ibunda seharusnya kau mengatakannya" ucap nya


"Kau tahu, aku juga bisa melihat masa depan, sama seperti suami mu"


Shin Tang mengangguk "Ya anda memang ibu dari suami ku ibunda"


Gou Shu menggeleng "Bukan itu nak, bukan itu yang ibu maksud"


Shin Tang mengerinyit "Lalu?"


Apa yang akan di katakan sang ratu??

__ADS_1


__ADS_2