
"Hah?! K kau dan dan putra ku sudah mengetahui, bagaimana bisa?"
Shin Tang tersenyum "Ibunda, apa anda lupa, kalau waktu pernikahan permaisuri Ming Xi dan raja Furkada, aku dan suami ku di undang di pernikahan itu. Acara itu sekaligus penobatan Furkada menjadi raja, dan saat itu raja terdahulu meminta Tian Qing menjabat sebagai perdana menteri untuk raja sekarang"
Mendengar itu Gou Shu tidak habis pikir
"Kenapa raja'Sarta bodoh sekali, padahal kan dia itu adalah siluman kenapa bisa masuk ke dunia manusia"
"Ibunda, pria itu (Tian Qing) menyamar sebagai manusia dan Bong Lu adalah Tian, perdana menteri yang di pilih raja Sarta"
Dengan tatapan tidak percaya sang ratu kembali berkata "Apa mereka semua yang ada di sana buta kalau pria itu adalah siluman"
Shin Tang tersenyum "Ibunda, masalahnya bukan menyadari atau tidak, seharusnya kita tahu bahwa manusia tidak akan sama seperti kita ibu"
Ratu terus mendengarkan apa yang dikatakan oleh permaisuri Shin Tang
Sedangkan Gou Ki dan kedua sahabat nya masih dalam posisi yang sama yaitu berbincang bincang
"Gou, sampai kapan aku harus berpura-pura membenci Yu Lan?"
Keduanya menatap kearah Furkada
"Jadi kau masih berpura-pura membenci putra bungsu mu Furkada?"
Pria itu mengangguk "Kau tahu Li, Bong Lu menurunkan mata matanya yang sangat kuat"
Li pun menutup matanya dan tidak lama, ia melihat seorang pria yang sangat gagah dan tatapan nya sangat tajam
"Rugh" sambil membuka matanya
Furkada menoleh "Kau tahu pria itu Li?"
Tidak lama Li menyeringai "Aku tahu"
"Kedua pria itu mengerinyit "Li, kau seperti nya mengetahui banyak tentang pria yang bernama Rugh itu?"
Li, pria berambut putih itu tersenyum "Rugh adalah orang ku"
Degh
Furkada dan Gou Ki terkejut "APAA!!"
Sambil berdiri Furkada pun menarik kerah pakaian yang dikenakan oleh Li sang pemimpin
"Apa yang kau katakan haah, kau kau berniat ingin mengkhianati ku?"
Sedangkan Li tersenyum "Menurut mu?"
Li! Kau ingin melawan ku!"
Mendengar itu Gou Ki langsung melerai mereka berdua
__ADS_1
"Heei, kalian berdua bisa tidak tenang terlebih dahulu!"
Furkada pun dengan kesal melepaskan cengkeramannya pada Li
"Li kau tidak mungkin berbuat seperti ini tanpa memiliki sebuah alasan bukan?"
Li menatap Furkada dan mengatakan
"Kau sebagai sahabat jangan melihat apa yang aku katakan Furkada"
"Apa maksud mu, kau bukankah tadi mengatakan jika Rugh itu adalah mata mata mu" jedanya
"Dan mendengar itu saja, pasti kita berpikir nya kau bekerja sama dengan pria itu"
Sambil menoleh ke arah kearah Gou Ki
"Kau juga pasti berpikir seperti itu?"
Gou Ki terdiam namun tidak lama ia pun kembali berkata "Kau benar Furkada, tapi"
Sambil menatap Furkada "Kau sudah berteman lama kan?"
Sambil menatap keduanya "Kalian tidak mengenal kah satu sama lain?"
Mereka berdua saling tatap "Aku bukannya tidak mempercayai mu Li, hanya saja"
Sambil menatap serius "Katakan padaku Li, kau sebenarnya berpihak padaku atau pada Bong Lu?"
Furkada mengangguk "Tentu saja aku percaya kawan"
"Maka dari itu percaya lah padaku teman"
Furkada terdiam dan itu membuat Li si rambut putih itu tersenyum
"Baiklah, aku akan memberitahu mu"
Furkada mengerinyit heran, hatinya bertanya tanya
"Kau bertanya tanya siapa Rugh itu kan?"
Furkada mengangguk
"Dia adalah orang yang aku minta untuk mendekati Bong Lu, dengan niat untuk mencari tahu kelemahannya"
"Lalu apakah mata mata mu itu sudah tahu apa kelemahan Bong Lu?"
Li menggeleng, karena yang aku dapat informasi nya adalah dia hanya memberitahu tentang jika dia dibantu oleh Wan Ha"
Sambil menatap ke arah Furkada "Dia memiliki ambisi untuk menghancurkan mu atau lebih tepatnya ingin merusak hubungan mu dan Ming Xi"
Dengan tatapan tajam Furkada pun berkata
__ADS_1
"Wanita itu, dia sangat licik! Berani nya main belakang dan sekarang dia meminta bantuan pada siluman"
Tidak lama muncul seorang pria nan gagah
Sreekk
tap
"Maafkan aku tuan, aku tidak seharusnya muncul di sini" ucapnya menyesal
Dan saat itu Shin Tang pun muncul dan terkejut bukan main
"Dia?!" Terkejut dengan apa yang dia lihat
"Suami ku, kenapa orang ini ada di sini, kau tahu dia adalah mata mata Bong Lu"
Mendengar itu Rugh pun menunduk tidak tahu harus mengatakan apa
"Yang mulia Shin Tang, aku mohon tenang lah dahulu"
Sambil menatap tajam Li, Shin Tang pun melanjutkan ucapannya "Tenang, tuan saya melihat dengan mata kepala ku sendiri kalau dia itu mata mata Bong Lu "
Tiba tiba Rugh pun melangkah maju
"Maafkan saya yang mulia ratu"
"Apa maksud mu?"
Sambil menunduk Rugh pun berkata
"Waktu itu saya di minta oleh Bong Lu untuk mencari informasi, dan waktu itu anda melihat saya memberikan informasi kedatangan Bong Lu"
Sambil menatap kedua pria itu Shin Tang berkata
"Kau dengar apa yang dia katakan bukan, dia pasti mengkhianati mu"
Mendengar itu Rugh menggeleng cepat
"Yang mulia ratu, anda jangan salah paham"
Shin Tang mengerinyit "Apa maksudmu?"
Li pun menepuk pundak Rugh "Jelaskan pada mereka, mungkin sudah saatnya mereka tahu rencana kita"
Ketiga orang itu saling pandang
"Rencana?" ucap Furkada dan Gou secara bersamaan
"Iya, aku dan Rugh berencana ingin menjebak Bong Lu atau Tian Qing, atau siapa lah itu"
__ADS_1